image
Login / Sign Up

Pengamat: Penutupan Kashmir oleh India Dapat Picu Pemberontakan

Muslimin

Image

Gas air mata ditembakkan ke arah pengunjuk rasa di Kashmir | AP

AKURAT.CO, Pengamat wilayah Asia Selatan dari Universitas Indonesia (UI), Agung Nurwijoyo mengatakan penutupan Kashmir yang dikuasai India dapat memicu pemberontakan dari kelompok pegaris keras sehingga warga sipil berpotensi jadi korban pertempuran antara petempur dan aparat.

Menurut Agung mengatakan pembatasan ruang gerak dan akses komunikasi justru membuat ketegangan di Kashmir makin memanas.

"Dalam kondisi yang tertekan, represif, potensi munculnya insurgency (pemberontakan, red) justru besar. Untuk itu, berhenti mengisolir Kashmir sebenarnya jadi upaya memitigasi adanya masalah baru itu," terang Agung di Jakarta, Rabu (14/7/2019).

baca juga:

Pemerintah India menutup akses ke negara bagian Kashmir dan membatasi ruang gerak serta jalur komunikasi di dalamnya sejak 4 Agustus atau sehari sebelum Perdana Menteri India Narendra Modi mencabut otonomi khusus daerah tersebut pada 5 Agustus.

Pembatasan itu dilakukan dengan menetapkan jam malam serta menerjunkan 10.000 pasukan militer di Kashmir guna mengantisipasi aksi protes pencabutan otonomi khusus. Selain itu, pemerintah India juga menutup sekolah dan kampus, meminta wisatawan meninggalkan Kashmir, memutus akses telepon dan layanan internet, serta menahan pemimpin negara bagian itu di  rumah.

Selama 70 tahun, Kashmir memiliki otonomi khusus yang memperbolehkan pemerintah negara bagian mengatur izin tinggal, pengurusan kepemilikan tanah dan properti, serta urusan lainnya kecuali membangun hubungan luar negeri, pasukan keamanan, dan komunikasi. Namun saat status itu dicabut, pemerintah negara bagian Kashmir tak lagi mengendalikan pemberian izin jual beli lahan dan properti.

Narendra Modi yang berasal dari partai Hindu-nasionalis Bharatiya Janata Party (BJP) telah menjadikan pencabutan status istimewa Kashmir sebagai agenda utama saat terpilih sebagai perdana menteri India untuk periode kedua. Bagi banyak warga Kashmir, rencana Modi itu merupakan upaya mengubah demografi negara bagian itu agar tak lagi didominasi oleh penduduk muslim.

Walaupun pemerintah India berjanji akan mengakhiri pembatasan setelah 15 Agustus, penutupan di Kashmir kembali memancing ketegangan antara India dan negara tetangganya, Pakistan.

Tak hanya mengecam pencabutan otonomi khusus di Kashmir, Pakistan sempat mengancam akan menarik perwakilan negaranya di New Delhi dan mengusir duta besar India untuk Pakistan di Islamabad.

Rivalitas India dan Pakistan terkait Kashmir telah berlangsung sejak dua negara itu merdeka dari Inggris pada 1947. Keduanya sempat sepakat untuk membagi Kashmir melalui Perjanjian Simla pada 1972.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Terlibat Korupsi, Penangkapan Mantan Menteri Keuangan India Berlangsung Dramatis

Image

Iptek

Amazon Bangun Markas Baru dan Terbesar di India

Image

News

5 Negara Paling Doyan Makan Mi Instan, Indonesia Jadi Runner Up

Image

News

Dua Orang Tewas dalam Baku Tembak Pertama Sejak Blokade India

Image

Ekonomi

Santer Kabar WhatsApp Dekati Mandiri, Sudah Ada 'Deal' Sistem Pembayaran?

Image

Ekonomi

Sampai Saat Ini, WhatsApp Belum Minta Izin BI Soal Digital Payment

Image

News

Sering Tuai Kontroversi, Ini 5 Fakta Menarik Zakir Naik

Image

News

Meluncur 22 Juli, Pesawat Luar Angkasa India Chandrayaan-2 Telah Capai Orbit Bulan

Image

News

Potret Menegangkan Penyelamatan Nelayan yang Terjebak di Sungai Meluap India

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Berhubungan Seksual di Hutan, 1 Wanita dan 5 Pria Lansia AS Ini Diseret Kepolisian

Mereka kemudian dibebaskan oleh kepolisian

Image
News

Polri Selidiki Pelontar Kata Umpatan Berbau Rasisme kepada Mahasiswa Papua

Kita mulai dari bukti yang ada dulu. Kita dalami dan kembangkan.

Image
News

Yandri Sebut Pemerintah Belum Penuhi Unsur Kepatutan Terkait Pindah Ibu Kota

"Jadi menurut saya, PR terbesar hari ini, PR utama pemerintah adalah segera mengajukan rancangan undang-undang pemilihan Ibu Kota"

Image
News

Anies Santai Tanggapi Isu Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim

Anies pun mengaku siap seandainya Ibu Kota sudah pindah ke Kalimantan Timur, karena hal itu merupakan perkembangan perubahan zaman

Image
News

5 Bedah Transplantasi Paling Menghebohkan, Ada yang 'Permak' Wajah Total

Usai Katie Stubblefield kehilangan wajah karena mencoba bunuh diri, dokter memberikan beberapa organ termasuk jaringan kulit wajah penuh

Image
News

Polri Dalami Peran Korlap Aksi Massa Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Ya kita masih lakukan pendalaman ya terhadap informasi itu.

Image
News

Fadli Zon Duga Pemindahan Ibu Kota Tanpa Ada Kajian yang Mendalam

"Jadi jangan mengada-ada. Mungkin lebih fokus dululah perbaiki dulu persoalan kemiskinan, pengangguran, ketahanan pangan kita"

Image
News

KPK Geruduk Kantor Dinas DPUKP Yogyakarta

Sekitar pukul 14.38, para petugas KPK yang jumlahnya sekitar 6-7 orang itu keluar dari kantor DPUKP lewat pintu belakang.

Image
News

5 Negara yang Berlakukan Cuti Haid, Perempuan Indonesia Berhak Libur 2 Hari

Undang-Undang no. 13 tahun 2003 yang mengatur tentang haid di Indonesia telah disahkan sejak 2003

Image
News

Setelah Kivlan Zen, Giliran Berkas Habil Marathi Diserahkan ke Kejaksaan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono membenarkan pihaknya menyerahkan Habil Marathi bersama Kivlan Zen

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Ditanya Menyesal Jadi Mualaf, Deddy Corbuzier: Sakit Mendengarnya!

  2. Kritik Jokowi, Ini 6 Fakta Sepak Terjang Karier Gubernur Papua Lukas Enembe

  3. Pembangunan Stadion di Lahan Sengketa Berlanjut, Gubernur Anies Dinilai Tak Hormati Proses Hukum

  4. Jaksa Satriawan Masih Ditemui Warga Sedang Ibadah Salat Magrib saat Hari OTT KPK

  5. Hubungi Wagub Papua Barat, Sandiaga Uno Tawarkan Bantuan

  6. Sindir Kinerja Jokowi, 5 Fakta Menarik Sherly Annavita Rahmi

  7. Setelah Getah Getik, Kini Terpampang Batu Bronjong Senilai Rp150 Juta di Bundaran HI

  8. Gak Jadi Diperiksa, Ternyata Nikita Mirzani Sudah Kirim Surat ke Polisi

  9. Perlukah UAS Minta Maaf? Ini Dua Pandangan Berbeda Yunarto dan Budiman Sudjatmiko

  10. Lawan Jorgensen, Jonatan Tak Ingin Anggap Remeh

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Adek Berry, Memahami Kehidupan saat di Daerah Konflik

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Sosok

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin

Image
News

5 Ustaz Ini Pernah Bikin Heboh Tanah Air karena Kontroversinya

Image
News

Tutup Usia, 6 Fakta Pencipta Komik 'Panji Koming' Dwi Koendoro