image
Login / Sign Up

HUT RI, Pemprov DKI Siapkan 75 Bus untuk Angkut 4.000 PNS ke Pulau Reklamasi

Yohanes Antonius

Image

Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur sipil negara  (ASN) usai mengikuti upacara (apel) pagi di Kementrian Dalam Negri, Jakarta Pusat, Minggu (10/6/2019). Libur cuti bersama Lebaran 2019 sudah berakhir, bagi aparatur negeri sipil (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) wajib masuk kantor. Ketentuan wajib berkantor per Senin (10/6) tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri PANRB. Untuk itu akan ada sanksi tegas diberikan kepada oknum PNS yang masih saja bolos pada hari pertama kerja. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pemerintah Provisnsi DKI Jakarta bakal menggelar upacara apel bendera memperingati hari kemerdekaan RI di pantai Maju atau pulau D Reklamasi pada 17 Agustus 2019 mendatang.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Luar Negeri (KDH dan Kerjasama Luar Negeri) DKI Jakarta, Muhammad Mawardi mengatakan acara itu bakal diikuti oleh semua jajaran pegawai Pemprov DKI. Jumlahnya mencapai 4.000 orang.

"Ada sekitar 4.000 pegawai yang ikut, karena kan semua SKPD akan hadir kecuali yang lima wilayah Kota dan 1 kabupaten," kata Mawardi saat dikonfirmasi Rabu (14/8/2019).

baca juga:

Lantaran jumlah pegawai yang mengikuti acara itu sangat banyak Pemprov DKI Bakal menyediakan 75 bus untuk mengangkut para pegawai ke pantai Maju untuk memeriahkan hari kemerdekan RI ini

"Kita akan fasilitasi bus jakarta sekitar 75 bus dengan 12 keberangkatan," tuturnya.

Sejauh ini Pemprov DKI sudah melakukan berbagai perisiapan untuk menyambut acara ini. Mawardi menyebut pihaknya sudah mulai memasang berbagai ornamen dan mendirikan tenda di atas lahan pulau palsu itu.

"Besok kita akan gladi. Nanti ada beberapa orang yang gladi. Termasuk paskibra dan teman - teman SKPD yang terlibat dalam pelaksanaan apel itu," ujarnya.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan alasan dirinya menggelar upaca bendera diatas lahan reklamasi tersebut adalah simbol bahwa lahan itu milik negara bukan milik swasta.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menegaskan penyelenggaraan upacara bendera di pulau reklamasi untuk mengirimkan pesan kepada masyarakat bahwa saat ini pulau buatan itu bukan tempat ekslusif bagi golongan tertentu saja.

"Kita menyelenggarakan upacara disana sebagai simbol bahwa itu tanah kita, itu air kita, itu tanah air kita dan kita selenggarakan peringatan kemerdekaan tanah air ini di hasil tanah yang dulunya dikuasai dan tertutup oleh swasta," kata Anies.

Namun kebijakan menggelar upacara bendera di pantai maju ini dikritik Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. Dia menilai kebijakan ini sangat politis

Menurut Gembong, upacara di atas lahan pulau palsu itu merupakan upaya Anies melegitimasi kebijakan-kebijakannya sudah ia ambil mengenai lahan reklamasi semisal penerbitan ribuan sertifikat izin mendirikan bangunan (IMB) beberapa waktu lalu.

"Itu Kebijakan yang sangat politis. Dia mencari legitimasi. Padahal faktanya, di tengah masyarakat masih menjadi perdebatan," kata Gembong.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Olahraga

Rasisme

Solskjaer: Pelaku Rasis Bersembunyi di Balik Identitas Palsu

Image

Gaya Hidup

Tak Hanya Kecanduan Medsos, Anak-anak Kini Mulai Terobsesi jadi Viral

Image

Gaya Hidup

Begini Terapi Terbaik Jika Anak Sudah Kecanduan Gadget dan Media Sosial

Image

Gaya Hidup

Sakit Kepala hingga Mual, Kenali Ciri-ciri Anak Kecanduan Medsos

Image

News

Yunarto: Saya Dukung Mas Anies Gantikan Habib Rizieq Urus FPI Sebelum Mau Pulang

Image

Ekonomi

Ini Keuntungan dan Kerugian Jika PNS Kerja di Rumah

Image

News

Di Hadapan Petinggi FPI, Anies Singgung Kedaulatan Tanah Reklamasi

Image

Gaya Hidup

Jeny Tjahyawati Ungkap Pandangan Dunia Barat Terhadap Modest Fashion

Image

News

Video Pemuda Berlumur Cat Putih, Warganet: Mau Ngakak Takut Dosa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jelang Pelantikan, Ratusan Karangan Bunga Banjiri DPRD DKI

Ratusan karangan bunga ucapan selamat kepada anggota DPRD terpilih terpampang di halaman Gedung DPRD DKI Jakarta

Image
News

ASN Terancam Hukuman Seumur Hidup Karena Simpan Narkoba di Kendari

Tersangka TR alias Upik yang saat ini mendekam didalam sel tahanan menerima insentif sebesar Rp20 ribu per gram sabu sabu.

Image
News

Hari Ini, Anggota DPR dan DPD Terpilih Diberi Materi Pengenalan Kedewanan

Acara rencananya dibuka Presiden Jokowi.

Image
News

IPW Sebut Kasus Pelanggaran Etik Firli Bahuri Belum Terbukti

IPW berharap, mereka menyebutkan secara jelas, kapan sidang etik itu berlangsung dan apa isi keputusannya.

Image
News

RSPAD Siapkan 40 Tim Dokter untuk Tes Kesehatan 20 Capim KPK

Terawan menegaskan pihaknya tetap bekerja profesional dan merinci, sehingga tidak ada hal yang akan terlewatkan.

Image
News

Hendardi Jawab Tudingan Koalisi Kawal Capim KPK yang Singgung Integritas Anggota Pansel

"Integritas saya dibangun lebih dari 3 dasawarsa sejak saya jadi pimpinan mahasiswa."

Image
News

Cekcok Berbuntut Penusukan, Polisi Amankan Pelaku di Mal Pluit

Pelaku pulang ke kosan untuk mengambil pisau panjang yang ditaruh di belakang punggung diselipkan ke dalam baju.

Image
News

IPW: Oknum KPK and The Gang Jangan Tebar Fitnah pada 20 Capim KPK

Pelanggaran yang dimaksud seperti ketidakpatuhan dalam Laporan Harta Kekayaan Peneyelenggara Negara (LHKPN), dugaan penerimaan gratifikasi.

Image
News

Ada Pelantikan Anggota Baru, Pegawai Pemprov Dilarang Parkir di Gedung DPRD DKI

Tetap saja ada pegawai Pemprov yang parkir di area parkiran DPRD DKI.

Image
News

Karyawan Resto Banainai Cekcok di Mal Pluit, Satu Orang Terkena Luka Tusuk

Kejadian itu juga sempat terekam kamera handphone pengunjung mal dan langsung viral di media sosial.

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Perjuangan Aktivis Tionghoa Pulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia

  2. Jika Isu Referendum Papua Jadi Agenda PBB, Sebaiknya Jokowi Nyatakan Berhenti Sebagai Presiden

  3. Apresiasi Pencopotan Polwan Berikan Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Berharap Tidak Menjadi Persoalan Baru

  4. Arya Sinulingga Sindir Sandiaga Uno sebagai Tokoh yang Kurang Kerjaan

  5. BPIP Jawab Sindiran Habib Rizieq, Teddy Gusnaidi: Orang yang Nggak Berani Pulang, Jangan Ditanggapi

  6. Rohingya di Myanmar Terperangkap Perang Baru Antara Militer dan Tentara Arakan

  7. Ferdinand: Dinas Kehutanan Tidak Tahu Jenis Batu dalam Instalasi Gabion, Ini Pemda atau Makelar yang Pesan?

  8. Yunarto: Saya Dukung Mas Anies Gantikan Habib Rizieq Urus FPI Sebelum Mau Pulang

  9. Kuasa Hukum Minta Perkara Rizieq Dihapus, Ferdinand: Mestinya Dulu Jangan Kabur, Lawan Aja!

  10. 7 Tuntutan Warga Sorong dan Manokwari, Termasuk Pembubaran Banser, Layak Ditolak

fokus

Pro Kontra
Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat

kolom

Image
Rozi Kurnia

Bagaimana Masa Depan Spider-Man Pasca Keluar MCU?

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Oscar Motuloh, Tiga Kali Kena 'Jebakan Batman'

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Peksi Cahyo, Perekam Visual Olahraga

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Sosok

Image
Gaya Hidup

Awalnya Iseng, Pria ini Bikin Aplikasi yang Sangat Bermanfaat bagi Aktivitas Akademik

Image
News

Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni

Image
News

Dapat Gelar ‘Mama Papua’, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini