image
Login / Sign Up

Dari Suka Berutang hingga Dieksekusi Mati, Ini 5 Kontroversi Para Putri Arab Saudi

Endarti

Image

Putri Maha bint Mohammed bin Ahmad al-Sudair | VanityFair

AKURAT.CO, Tidak bisa dimungkiri jika Arab Saudi adalah negara kerajaan super kaya yang memimpin politik negara-negara Timur Tengah. Alhasil, Arab Saudi selalu berada di jajaran paling atas untuk negara-negara dengan pengaruh politik globalnya yang kuat.

Sebagai konsekuensinya, kehidupan para anggota Kerajaan Arab Saudi pun menjadi salah satu topik hangat yang selalu dikulik oleh media internasional. Ditambah lagi, selama ini anggota kerajaan tidak henti-hentinya membuat sensasi atau kontroversi. Sebut saja, berbagai kontroversi yang menyeret nama Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) seperti kasus pembunuhan jurnalis asal Turki, Jamal Khashoggi atau rumor terkait dengan usaha penggulingan pendahulunya, Muhammad bin Nayef.

Namun, bagaimana dengan para putri Arab Saudi sendiri? Meskipun, para putri Arab Saudi tidak setenar Mohammed bin Salman, tetapi pada kenyataannya bebarapa putri Saudi kerap menjadi pemberitaan media internasional, tentunya, karena beberapa kontroversi yang mereka buat.

baca juga:

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO merangkum 5 kontroversi para putri Arab Saudi yang paling terkenal.

1. Berita eksekusi mati Putri Mishaal

TWITTER/@joanna laromani

Salah satu berita paling menggemparkan terkait putri-putri Arab Saudi adalah kisah cinta terlarang serta eksekusi mati yang menimpa Putri Mishaal bint Fahd bin Mohammed. Seperti Diketahui, pada 15 Juli 1977, putri Arab yang baru berusia 19 tahun ini ditembak mati di hadapan publik atas perintah kakeknya sekaligus mantan Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Abdulaziz Al Saud.

Kala itu, Putri Mishaal telah dianggap mempermalukan kehormatan keluarga dengan mengaku telah melakukan perzinaan dan menikah diam-diam dengan kekasihnya, Khalid Mahallal. Saat proses eksekusi berlangsung, Khalid diketahui harus rela melihat Putri Mishaal tewas disampingnya. Setelah itu, Khalid juga dilaporkan dihukum mati dengan cara dipenggal kepalanya.

Kisah hubungan terlarang Putri Mishaal dan kekasihnya ini pun sempat diabadikan dalam sebuah film dokumenter berjudul 'Death of a Princess' (Kematian Seorang Putri) garapan jurnalis ternama Inggris, Antony Thomas pada tahun 1980. Sontak, drama dokumenter produksi stasiun Inggris ATV serta Amerika Serikat (AS) WGBH diprotes habis-habisan oleh pemerintahan Arab Saudi. Pasalnya, dalam drama tersebut, pihak produksi tidak hanya menyoroti kisah di balik eksekusi Putri Mishaal, tetapi juga isu sensitif lain terkait dengan masalah peran gender serta seksualitas di masyarakat berkultur Islam seperti Arab Saudi.

Bahkan, gara-gara film Death of a Princess ini, pemerintah Arab Saudi sampai-sampai mengancam untuk memberikan sanksi ekonomi serta pembatasan akses minyak untuk AS dan Inggris. Tidak hanya itu, saat itu, Arab Saudi juga sempat menarik dutanya dari London.

2. Skandal utang serta hobi belanja Putri Maha bint Mohammed bin Ahmad al-Sudair

Vanity Fair

Putri Maha adalah salah satu Putri Arab Saudi yang paling menyedot perhatian media internasional, khususnya tabloid wanita. Pasalnya, istri ketiga mantan Putra Mahkota Arab Saudi, Nayef bin Abdul-Aziz Al Saud ini dikenal gila belanja barang-barang mewah terutama produksi merek toko fashion ternama di Paris.

Namun, pada 2015 lalu, media internasional tidak hanya menyoroti kegemaran belanja Putri Maha, tetapi juga temuan fakta yang menyatakan bahwa putri Arab Saudi ini telah berutang pada beberapa butik eksklusif, seperti butik-butik di Avenue Montaigne atau Place Vendome. Tidak hanya tagihan butik, Putri Maha juga diketahui mendapatkan tagihan dari hotel milik sepupunya sendiri, Pangeran Alwaleed bin Talal, Hotel Shangri-La. Dilaporkan tagihan hotel mencapai setidaknya USD lebih dari USD 7 juta atau sekitar Rp99,6 miliar.

Meskipun tagihan-tagihan utang Putri Maha biasa dikirim ke kantor keduataan Arab Saudi, tetapi karena kelakuannya tersebut, akhirnya mantan penguasa Arab Saudi, Raja Abdullah menyuruh saudara iparnya tersebut kembali ke negaranya dan mengurungnya di kerajaan.

3. Kontroversi Putri Hayfa bint Abdullah Al Saud saat berpose untuk majalah Vogue

NPR

Pada Juni 2018, salah satu majalah fashion populer dunia, Vogue untuk edisi Timur Tengah, Vogue Arabia memajang foto Putri Hayfa untuk sampul depan majalah mereka. Nampak dalam cover Vogue Arabia, Putri Hayfa duduk di kursi kemudi mobil dengan tangan kanannya menyentuh setir mobil. Dengan anggun, Putri Hayfa berakting seakan-akan tengah merayakan perjuangan para wanita Arab Saudi terkait dengan pencabutan larangan mengemudi bagi wanita pada 24 Juni 2018 silam.

Namun, pose Putri Hayfa tersebut justru menuai kontroversi lantaran pemerintah Arab Saudi diketahui telah menjebloskan puluhan aktivis perempuan ke penjara karena menuntut hak mereka untuk mengendarai mobil sendiri. Sementara menurut editor Vogue Arab, Manuel Arnaut, saat itu, Putri Hayfa dianggap merepresentasikan perjuangan serta kekuatan wanita Arab Saudi dalam mereformasi 'wajah' Kerajaan Arab Saudi.

Alhasil, banyak pihak yang mengkritik dengan menyebut seharusnya sampul majalah Vogue Arabia edisi Juni 2018 lalu itu memuat wajah-wajah para aktivis perempuan Arab Saudi yang selama bertahun-tahun berjuang agar larangan wanita untuk mengemudi bisa dicabut oleh pemerintahan.

4. Kasus kekerasan yang menyandung Putri Hassa binti Salman

New Age Islam

Juli lalu, wajah saudara perempuan MBS, Putri Hassa, terpampang di berbagai media internasional. Pasalnya, saat itu, Putri Hassa diketahui telah melakukan kekerasan kepada salah satu pekerja yang tengah bertugas di apartemen mewahnya di Ave Foch, Paris.

Kasus kekerasan yang menimpa Putri Hassa ini sebenarnya sudah terjadi sekitar September 2016 lalu. Saat itu, korban yang kemudian diidentifikasi sebagai Ashraf Eid diketahui mengambil foto di dalam rumah Putri Hassa. Namun, salah satu foto yang diambil Eid menunjukkan sosok Putri Hassa yang tengah bercermin.

Pengacara Putri Hassa mengklaim bahwa hukum Arab Saudi melarang warga untuk memotret foto putri-putrinya untuk menjaga privasi mereka. Putri Hassa pun menuduh Eid sengaja mengambil fotonya untuk dijual.

Tidak terima, Putri Hassa pun dilaporkan telah menyuruh anak buahnya, Rani Saidi, untuk memukuli dan mengikat pekerja yang berumur 40 tahunan tersebut. Bahkan, berdasarkan kesaksian Eid, Putri Hassa sempat memberikan instruksi kepada anak buahnya tersebut dengan ucapan, "Bunuh anjing ini! Dia (Eid) tidak pantas untuk hidup. Kamu harus tahu bagaimana kamu seharusnya berbicara kepada seorang Putri, bagaimana kamu harus berbicara dengan anggota kerajaan."

Tidak berhenti di situ, Eid pun dipaksa untuk menjilat kaki Putri Hassa. Eid juga diketahui ditahan selama beberapa jam, serta telepon genggamnya dihancurkan.

Karena kasus ini, Putri Hassa sempat diproses di Paris dengan tuduhan kekerasan menggunakan senjata serta penculikan. Namun, Putri Hassa menolak segala tuduhan. Menurut pemberitaan, pihak kerajaan pun kemudian memaksa putrinya ini untuk tetap tinggal di Arab Saudi.

5. Putri Haifa binti Faisal Al Saud yang terjerat kasus Tragedi 9/11

Alchetron

Tragedi 9/11 yang menyerang AS pada 2001 lalu rupanya turut menyeret salah satu putri Arab Saudi, Putri Haifa. Pasalnya, saat itu, putri mantan Raja Arab Saudi, Raja Faisal ini secara tidak langsung terlibat dalam pengiriman sejumlah uang kepada Omar al-Bayoumi. Seperti diketahui, al-Bayoumi telah membantu dua tersangka pembajak yang menyerang gedung World Trade Center (WTC), Alhazmi dan Almihdhar.

Berdasarkan penyelidikan, beberapa transaksi pembayaran yang dikirim ke istri al-Bayoumi, Manal Bajadr, berasal dari akun Bank Riggs milik Putri Haifa yang terletak di Washington. Lebih lanjut, hasil investigasi menunjukkan bahwa hampir setiap bulan, istri al-Bayoumi ini menerima sekitar USD 2 ribu atau setara dengan Rp28,5 juta dari akun Putri Haifa.

Menanggapi kasus ini, juru bicara Putri Haifa pun menuturkan bahwa sang putri tidak tahu jika uang tersebut diberikan kepada keluarga al-Bayoumi. Putri Haifa juga menjelaskan bahwa anggota keluarga kerajaan memang secara rutin memberikan uang kepada para pemohon yang meminta bantuan medis atau untuk keperluan yang lain kepada kantor kedutaan Arab Saudi.

Karena insiden ini juga, Putri Haifa dilaporkan ketakutan dan menarik semua cek dari rekeningnya di Bank Riggs.

Itulah 5 kontroversi para putri Arab Saudi yang paling menyita perhatian media-media internasional.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

News

Arab Saudi Kini Izinkan Wanita Bepergian Sendirian

Image

News

Ahli PBB Agnes Callamard Tanggapi Bungkamnya AS Perihal Kasus Khashoggi

Image

Ekonomi

Jepang Tawarkan Saudi Bantuan Kurangi Ketergantungan Minyak

Image

News

Ratu Belanda Dicemooh karena Tak Bahas Khashoggi saat Bertemu Mohammed bin Salman

Image

News

Bertemu di KTT G20, Donald Trump Puji Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman

Image

News

Hatice Cengiz: PBB Harus Bertindak Sekarang Usut Pembunuhan Khashoggi

Image

News

Saudi Kecam Laporan PBB, Sebut Pembunuhan Jamal Khashoggi Tak Berdasar

Image

News

Investigasi Independen Menyatakan Arab Saudi Bersalah Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Image

News

Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Kembali Muncul

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Peserta SMN Disabilitas Asal Sulteng Suka Ayam Goreng Khas Medan

"Saya senang makan ayam goreng di Medan ini, rasanya lezat, enak, renyah dan mudah dikonsumsi,"

Image
News

Uji Coba Rudal AS Dianggap Picu Perlombaan Senjata, Rusia Ogah Terprovokasi

Sejumlah pengamat pun mengomentari uji coba rudal AS tersebut

Image
News

Sengketa Tambang, Kapolda Bengkulu Bakal Dilaporkan ke Mabes Polri

“Sementara itu puluhan karyawan Nurul Awaliyah ditangkap dan dibawa ke Polda dengan dalih palsu yakni premanisme”

Image
News

BNN Tangkap Napi Lapas Cilegon

"Narkoba tersebut diduga masuk melalui Jambi untuk selanjutnya dibawa ke Jakarta melalui jalan darat,"

Image
News

Penggunaan Pestisida Sebabkan 500 Juta Lebah Mati di Brasil dalam Tiga Bulan

Lebah sangat penting dalam rantai makanan

Image
News

Terpilih Secara Aklamasi, Muhaimin Pimpin PKB 2019-2024

Rapat Pleno Muktamar VI PKB 2019 secara aklamasi memilih Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2019-2024

Image
News

Sekda DIY Sarankan Kegiatan SMN Diadakan Tiap Tahun

"Saya kira penting acara ini untuk dilanjutkan digelar setiap tahun untuk meningkatkan semangat nasionalisme,"

Image
News

Wacana NKRI Bersyariah, Komarudin Hidayat: Itu Pepesan Kosong Saja

"Jadi, kita harus kembali ke substansi. Jangan lagi ada label-label itu (bersyariah),"

Image
News

Fokus Bangun SDM, Jokowi Sebut Tantangannya Lebih Besar

"Mungkin tantangan lebih besar yaitu membangun SDM,"

Image
News

Golkar Usulkan Tiga Nama Calon Ketua DPRD

tidak bisa disebutkannya karena menjadi rahasia partai

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Kerusuhan di Manokwari, PKS: Jangan Cari Siapa yang Salah, Tapi Dimana Letak Kesalahannya

  2. Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua, Gubernur Sulsel: Ini Bukan Sesuatu yang Besar, Ini Murni Kesalahpahaman

  3. Ramai #PapuaBukanMonyet, Ini Orang-orang Papua yang Membanggakan dan Menginspirasi Indonesia

  4. Mustofa: Tolong Hentikan Tagar #TangkapAbuJanda

  5. Mahasiswa Papua di Cengkareng Deklarasi NKRI Harga Mati

  6. Sindir Jokowi Soal Kerusuhan di Papua, Syamsuddin: Seolah-olah Semua Soal Bisa Selesai dengan Saling Memaafkan

  7. Sang Adik Benarkan Glenn Fredly dan Mutia Ayu Menikah

  8. Bek Arsenal Resmi Merapat ke Klub Jerman

  9. Jangan Lakukan Ini Agar Efek Treatment Ultherapy Bertahan Lama

  10. Rusuh di Papua Barat, Dahnil Sampaikan Seruan Prabowo Subianto

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

5 Bukti Kedekatan Gus Dur dengan Masyarakat Papua, Pluralis Sejati

Image
News

Jadi Menteri Perempuan Pertama dari Papua, Ini 7 Fakta Menarik Yohana Yembise

Image
Ekonomi

Belum 25 Tahun, 3 Founder Startup Indonesia Masuk Daftar Pengusaha Tersukses Asia