image
Login / Sign Up

Kisah Anak-anak Kongo yang Liburan dan Tak Kembali

Sahistya Dhanes

Image

Abdula Libenge memegang foto putrinya yang hilang | Benoit de Freine

AKURAT.CO, Pengadilan di Belgia sedang menyelidiki sebuah panti asuhan untuk dugaan penculikan dan perdagangan anak-anak dari Republik Demokratik Kongo. Anak-anak dibawa ke Belgia dan diadopsi oleh keluarga yang diberi tahu bahwa mereka adalah anak yatim.

Bertahun-tahun kemudian, tes DNA telah membuktikan bahwa dalam beberapa kasus tidak semua anak yang dibawa adalah anak yatim.

Hilangnya anak-anak tersebut terjadi di desa Gemena, ratusan mil dari ibu kota Kinhasa. Para orang tua yang kehilangan anaknya tidak mendapat perhatian dari negara, yang mereka bisa lakukan hanyalah menunggu.

baca juga:

Fenomena di Kongo ini menemui sedikit kejelasan saat dua jurnalis asal Belgia, Kurt Wertelaers dan Benoit de Freine, mendapat angin penyelidikan yang dimulai dengan penipuan adopsi di negara mereka.

Pencarian duo jurnalis ini membawa mereka ke Gemena. Di desa tersebut, mereka bertemu dengan salah satu orang tua yang anaknya hilang, Abdula Libenge.

Abdula adalah seorang penjahit yang kehilangan putrinya pada tahun 2015 lalu, hingga kini putrinya belum kembali.

"Dia hilang pada hari dia berangkat ke Kinshasa. Dia sangat bahagia. Kita tidak akan pernah mendapat kesempatan untuk pergi ke Kinshasa. Kita tidak mampu membeli tiket pesawat. Tapi dia punya kesempatan, dan itu membuat kita bangga," tuturnya kepada Kurt dan Benoit sambil menunjukkan foto putrinya, dilansir dari laman BBC, Rabu (14/8).

"Yang tersisa hanyalah gambar dan sepatu ini," imbuhnya.

Salah satu foto menunjukkan putri Abdula bersama seseorang dari organisasi pemuda. Putri Abdula dibawa ke Kinhasa dengan dalih liburan musim panas.

BBC

Di rumah lain, Suriya Moyumbe sedang menunggu sambil menangis, memegangi foto putrinya, yang masih balita ketika dia pergi. Saat itu, anaknya belum bisa berbicara.

"Keluarga suami saya menyalahkan saya karena membolehkannya mengikuti liburan itu. Seharusnya saya tidak melakukan itu. Tetapi kami semua berpikir itu adalah peluang besar," katanya kepada duo wartawan.

Temuan ini kemudian dibawa oleh Kurt dan Benoit kembali ke Brussels untuk dipresentasikan di hadapan jaksa. Setelahnya, mereka kembali ke Gemena untuk mengumpulkan DNA. Apa yang ditemukan dua jurnalis itu berujung pada penutupan panti asuhan Tumaini serta penangkapan Pengacara Belgia-Kongo, Julienne Mpemba. Kini ia menjadi tahanan rumah.

Sementara itu, di Belgia, sejumlah orang tua angkat telah buka suara terkait apa yang terjadi. Salah satu orang tua mengaku sudah curiga sejak awal ketika mereka hendak mengadopsi anak-anak tersebut, namun pihak panti asuhan sangat meyakinkan mereka.

"Mengetahui reputasi DR Congo, saya sangat takut, tetapi agen adopsi benar-benar mendorong kami ke arah itu dan meyakinkan kami bahwa semuanya akan sah," kata seorang ayah, yang menolak disebutkan namanya.

Ia mengatakan hal seperti ini adalah sesuatu yang sangat ia hindari. Terlibat di dalamnya, terasa seperti tamparan keras.

Orang tua lainnya mengatakan mulai curiga saat sang anak adopsi menceritakan mengenai ibu kandungnya. Ketika kisah itu pecah di Belgia, empat anak terlibat. Sekarang, orang tua angkat dari 15 anak lagi sedang menunggu hasil tes DNA.

Pada akhirnya nasib anak-anak tersebut akan ditentukan oleh Pengadilan Belgia.

"Ini kasus per kasus, tetapi solusi apa pun harus sangat bergantung pada apa yang dikatakan anak itu. Kita tidak bisa hanya mengambil keputusan tentang apa yang kita anggap baik untuk anak tanpa mendapatkan pendapat anak itu," kata ahli perlindungan anak, Nigel Cantwell. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Balap Karung dan Kelereng Mempererat Silaturahmi TNI dan Warga Kongo

Image

News

Uji Coba Obat Ebola Tunjukkan Hasil Positif, 90 Persen Penderita Dapat Pulih

Image

News

Separuh Kasus Ebola di Kongo Tidak Teridentifikasi

Image

News

850 Prajurit TNI Dianugerahi Medali Kehormatan PBB

Image

News

Rwanda Kembali Buka Perbatasan dengan Kongo di Tengah Krisis Ebola

Image

News

Wabah Ebola Kembali Tewaskan Warga Kota Besar Kongo

Image

Gaya Hidup

FOTO Tradisi Menangkap Udang dengan Menunggang Kuda di Belgia

Image

News

Hindari Ebola, Arab Saudi Hentikan Visa Haji untuk Kongo, Guinea, Sierra Leone, dan Liberia

Image

News

Menteri Kesehatan Kongo Mengundurkan Diri di Tengah Mewabahnya Ebola

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

OTT KPK di Solo Diduga Menyeret Kontraktor Rekanan Proyek di Yogyakarta

Ia berharap keluarga segera mendapat kepastian dari KPK mengenai kasus yang melilit anaknya.

Image
News

Salut, Pria Ini Beri Napas Buatan Pada Seekor Kambing yang Sekarat

Pria tersebut kemudian meniup bagian pernafasan kambing guna memberikan nafas buatan.

Image
News

Pastikan Kondusif, Polisi Kerahkan Empat SSK ke Manokwari

Penambahan personel itu untuk memastikan situasi keamanan benar-benar aman dan kondusif.

Image
News

Pembunuh Satu Keluarga di Banten Ditangkap, Ternyata Kuli Bangunan

Pelaku ditangkap di Lampung, saat ini dalam perjalanan ke Serang, Banten

Image
News

PDIP: Wajar Bila Anggota Dewan Diberi Pin Emas 22 Karat

Setiap anggota dewan bakal dibagi dua pin emas seberat tujuh gram dan lima gram.

Image
News

Pesan Kapolda ke Mahasiswa Binus: Jangan Ambil Bagian Sebarkan Kebohongan

Kapolda Metro berharap mahasiswa baru tidak ikut dalam penyebaran hoax.

Image
News

BPOM Amankan Belasan Kardus Kosmetik Ilegal di Pasar Mester Jatinegara

Petugas dan pemilik toko enggan berkomentar terkait giat tersebut

Image
News

Ubah Komposisi Pimpinan MPR, Revisi UU MD3 Mulai Dibahas Pekan Depan

Harus ada harmonisasi di Baleg.

Image
News

Polisi Selidiki Laporan Kasus Dugaan UAS Menistakan Agama

"Tentunya setiap ada laporan yang masuk kita akan selidiki."

Image
News

Kasus Mahasiswa Papua, Akademisi: Seluruh Elemen Harus Kedepankan Pendekatan Secara Damai

Riza bahkan menyebut, Presiden Jokowi dimungkinkan untuk turun dan memimpin upaya komunikasi tersebut.

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Dikawal Ketat, Salmafina Tertunduk Malu Sambangi Polres Jakarta Barat

  2. Banyak Kiriman Video Pendeta Hina Islam dan Minta Bantu Sebarkan, Haikal Hassan: Lapor ke Polri Bukan Sosmed!

  3. Manokwari Mencekam, Perekonomian Lumpuh Total

  4. Tokoh Adat Papua: Tak Perlu Khawatir, Saya Sudah Pesan pada Masyarakat Se-Indonesia, Tolong Dijaga Anak-anak Saya

  5. Dituding Kelebihan Berat, 5 Bintang Bola Ini Pamer Perut 'Roti Sobek'

  6. Paranormal Terawang Rusuh Manokwari: Apa yang Sebenarnya Terjadi, Siapa yang Tanggungjawab Jika Sudah Seperti Ini?

  7. Tengku Zul Beri Dukungan UAS hingga Yusril Sepakat GBHN Dihidupkan

  8. GMKI Laporkan Ustad Abdul Somad ke Mabes Polri Terkait Penistaan Agama

  9. Rusuh di Manokwari, Kapolri: Saya Dapat Laporan dari Kapolda Papua Barat, Situasi Sudah Berangsur Kondusif

  10. Pernyataan Resmi Gubernur Papua Soal Insiden di Surabaya

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

5 Fakta Sepak Terjang Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko

Image
Ekonomi

Bagi-bagi Harta hingga Rp650 Triliun, 7 Biliuner Dunia Ini Dikenal Paling Dermawan

Image
News

Pesona 8 Menteri 'Srikandi' Kabinet Kerja Jokowi Tampil Cantik Kenakan Kebaya