image
Login / Sign Up
Image

Ahmad Sadi Ghazalie

Alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pemerhati Sosial Keagamaan

Makna Kurban dan Totalitas Kepasrahan

Idul Adha 1440 H

Image

Domba dan kambing yang berada di Eldoka (Etalase Domba Kambing) Mart El Barka, Cilandak, Jakarta, Sabtu (10/8/2019). Eldoka Mart yang baru diresmikan pada akhir Juli lalu merupakan mal domba dan kambing pertama di Indonesia. Tak hanya tuk kebutuhan kurban, tempat itu pun juga menyediakan hewan tuk aqiqah dan kontes. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari sekitar Rp2 juta hingga Rp15 juta. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Kurban selalu identik dengan penyembelihan hewan. Setiap kali datang hari raya "Idul Adha", artinya, kaum punya dan berlebihan selalu mempersiapkan hewan (sapi atau kambing) untuk dipotong dan menjadi kurban sebagai tanda keutuhan kehambaan seorang manusia. Karena manusia diciptakan untuk menghamba kepada Tuhannya.

Merayakan "Idul Adha" adalah suatu tanda bahwa ajaran Nabi Ibrahim as terus membumi sebagai bentuk penyerahan diri dengan penuh keikhlasan, bahwa tidak ada yang patut disombongkan karena semuanya dari Allah SWT dan akan kembali kepada-Nya Yang Maha Pemilik segalanya. Semua yang dimiliki manusia jiwa maupun raga adalah semua milik Allah SWT.

Kisah Nabi Ibrahim as adalah kisah seorang bapak dan anak yang mendapatkan ujian nyata dari Allah SWT. Bagaimana seorang bapak yang lama tidak mempunyai keturunan, dan di saat Nabi Ibrahim mulai menua dan terus meminta kepada Allah SWT agar dianugerahi keturunan, di saat itulah Nabi Ibrahim diuji kesabarannya dan keihklasannya sebagai hamba.

Di umur yang semakin senja, Nabi Ibrahim as baru mendapatkan putra, yaitu Nabi Ismail as yang sangat tunduk dan patuh kepada ayahnya. Nabi Ibrahim as seakan tidak percaya dan berkali-kali bermimpi bahwa ia harus menyerahkan putranya untuk disembelih karena atas perintah Allah SWT. Tentu, sebagai simbol totalitas kehambaan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT.

Bagaimana mungkin, seorang ayah yang baru mendapatkan putra dan satu-satunya, harus merelakan putranya disembelih sebagai wujud penghambaan kepada Sang Khaliq. Tentu, rasa sedih dan kehilangan menimpa pada Nabi Ibrahim as. Inilah perjuangan Nabi Ibrahim as yang sesungguhnya menghadapi kenyataan hidup. Ia harus mampu tegar dan berserah diri dengan cobaan dan ujian.

Tentu, pelajaran berharga bagi umat Islam, dengan adanya "Idul Adha", umat Islam diajak menapaktilasi kisah seorang nabi yang penuh ikhlas menjalankan tugas kenabian di muka bumi. Dengan cobaan dan ujian yang tidak biasanya diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya, karena ini soal pengorbanan dan harus kehilangan nyawa putra semata wayangnya.

Kisah Nabi Ibrahim as adalah kisah teladan dan memiliki makna keutuhan dan kepasrahan seorang hamba yaitu berserah diri kepada Sang Khaliq. Manusia di muka bumi hanyalah hidup sebentar dan sementara, dan semuanya akan kembali kepada Allah SWT Sang Pemilik. Dan tidak ada yang dibanggakan dan disombongkan di muka bumi, karena semuanya adalah milik Allah SWT.

Totalitas kepasrahan dan penghambaan Nabi Ibrahim as dibalas oleh Allah SWT dengan kegembiraan dan kesenangan, karena yang awalnya putranya yaitu Nabi Ismail as yang akan disembelih, dan dengan penuh penyerahan diri tiba-tiba Allah SWT menggantinya dengan dengan seekor domba. Dan sampai sekarang menjadi simbol wujud kurban untuk mengukur kualitas penghambaan kepada Allah SWT.

Dengan sembelihan kurban, manusia diharapkan mampu mengambil hikmah yang terkandung di dalamnya, bahwa manusia yang utuh adalah yang mampu menghilangkan sifat kemanusiaannya yang serakah penuh dosa menjadi manusia yang memiliki kepasrahan dan kepatuhan yang utuh guna meraih ridha-Nya. Karena inti keberislaman seorang hamba adalah terletak kepada kepasrahan dirinya kepada Allah SWT. Wallahu a'lam. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Merdeka atau Mati

Image

News

Warga Kebon Sirih Gak Bisa Nyate, MUI Harap Pembagian Daging Kurban di Jakarta Dievaluasi

Image

News

Cerita Protokol Masjid Istiqlal: Kepala Kambing Jadi Buruan Masyarakat

Image

News

Gegara Kebijakan Anies Baswedan, Warga: Tahun Ini Kita Gak Nyate

Image

News

Jeroan hingga Kepala Hewan Kurban yang Dibuang ke Kali Cipinang Bisa Jadi Sarang Penyakit

Image

News

Tidak Semua Warga Jakarta Bisa Merasakan Nikmatnya Makan Daging Kurban

Image

News

Waduh! Jeroan hingga Kepala Hewan Kurban 'Kotori' Sungai di Jakarta 

Image

Gaya Hidup

5 Tips Jitu Turunkan Kolesterol Usai Hari Raya Idul Adha

Image

News

Idul Adha 1440 H

FOTO Suasana Salat Idul Adha di Geladak KRI Bima Suci

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
HUT ke-74 RI

Hari Kemerdekaan RI, 645 Napi di Papua Barat Terima Remisi dan 14 Bebas

Masa kelam yang pernah dilalui harus diubah menjadi baik di masa yang akan datang.

Image
News
HUT ke-74 RI

Presiden Jokowi Tanya Alasan Rangga yang Gugup di Hadapan Tiang Bendera

Rangga pun dengan sigap mengonfirmasi benar bahwa dirinya merasakan gugup saat hendak mengerek bendera.

Image
News
HUT Ke-74 RI

Pecahkan Rekor, WASI Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

WASI menyiapkan waktu hingga satu tahun, mulai dari pembuatan bendera raksasa yang dikerjakan pengrajin lokal hingga penyelaman

Image
News

Miris! Gara-gara Sampah, Seekor Bayi Duyung di Thailand Mati

Tim pengawas telah memberi susu dan rumput laut sebelum melepaskannya kembali ke laut beberapa kali.

Image
News

Anies Baswedan Juara Lomba Tarik Tambang

Anies diberikan semangat oleh warga ketika ikut lomba tarik tambang.

Image
News

HUT RI ke-74, Polusi Udara di Jakarta Menurun

Kualitas udara di ibu kota masuk kategori sedang dengan konsentrasi partikulat (PM 2,5) sebesar 33,4 ug per meter kubik.

Image
News

Ikut Lomba Agustusan hingga Lupa Matikan Kompor, Rumah dan Masjid Hangus Terbakar

Terdengar ledakan ketika api membakar tiga unit rumah dan bangunan masjid.

Image
News

HUT RI ke-74, MUI Ajak Semua Komponen Berpegang pada Komitmen Kebangsaan

"Kemerdekaan Indonesia harus dapat menyatukan keanekaragaman budaya, bahasa, etnis, suku, ras, golongan, dan agama."

Image
News

Cerita Difabel Baca Teks Pancasila: Iya Pakai Teks Braille karena Saya Buta Total

Khusus petugas pengibar bendera dan komandan upacara merupakan penyandang low vision.

Image
News

Perjalanan Tiga Pelajar Penemu Obat Kanker hingga Harumkan Indonesia di Korsel

Yazid, Anggina Rafitri, dan Aysa Aurealya Maharani meraih medali emas di ajang ajang WICO 2019 di Seoul, Korea Selatan.

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Jokowi Keluarkan Ponsel saat Pidato, Istana: Itu Gimmick Presiden untuk Sampaikan Substansi

  2. Kenakan Kebaya, 5 Potret Menawan Istri Pejabat Dampingi Suami di Sidang Tahunan MPR

  3. Ini Rentetan Usaha Umar Kei dan Silsilahnya Bersama Jhon Kei

  4. Foto Anak Pelajar Tolong Polisi Cianjur yang Terbakar Viral

  5. Potret Keren Susi Pudjiastuti dan Srikandi Indonesia Saat Hadiri Sidang Tahunan MPR RI

  6. Babak I: Timnas Indonesia Ketinggalan Empat Gol dari Myanmar

  7. Mahfud MD Sebut Indonesia Bisa Bubar Tahun 2030

  8. Din Syamsuddin: Indonesia saat Ini Menyimpang dari Cita-cita Pendiri Bangsa

  9. Indonesia U-16 Menang Tipis atas Montenegro di Myanmar

  10. Tahun Depan, Perangkat Desa Akan Dapat Gaji Tetap

fokus

HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Kemarau Dahsyat

kolom

Image
Ujang Komarudin

Merdeka atau Mati

Image
Achmad Fachrudin

Akrobat Politik Cak Imin

Image
Girindra Sandino

Pesan Pidato Politik Megawati, Fragile Coalition dan Loyalitas Jokowi Terhadap PDIP

Image
Girindra Sandino

Keterlibatan ASN dalam Pilkada Jangan Dianggap Sepele Bung!

Wawancara

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Sosok

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Image
News

Potret Keren Susi Pudjiastuti dan Srikandi Indonesia Saat Hadiri Sidang Tahunan MPR RI

Image
News

Kenakan Kebaya, 5 Potret Menawan Istri Pejabat Dampingi Suami di Sidang Tahunan MPR