image
Login / Sign Up

MPR Sebut Pendidikan Politik bagi Partai Politik Belum Maksimal

Kosim Rahman

Image

Rapat pimpinan MPR RI membahas beberapa agenda di ruang rapat lantai 9 Gedung Nusantara III MPR RI, Kamis (18/7/2019) | AKURAT.CO/Khalishah Salsabila

AKURAT.CO, Partai politik memiliki kedudukan penting dalam konstitusi yaitu menjalankan fungsi pendidikan politik, namun belum dijalankan secara maksimal untuk internal partai maupun kepada masyarakat.

Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Martin Hutabarat, menyebutkan pendidikan politik kepada internal parpol menurut Martin, terlihat dalam kaderisasi namun itu ini tidak berjalan maksimal.

"Ini terlihat dari pencalonan kepala daerah bukan kader terbaik parpol, bahkan mengambil kader parpol lain," katanya kepada wartawan, Jakarta, Minggu (21/7/2019).

baca juga:

Demikian terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema "Partai Politik dan Pendidikan Politik" di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (20/7/2019). FGD merupakan kerja sama MPR dengan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya dihadiri Ketua Badan Pengkajian MPR Delis Julkarson Hehi dan Wakil Ketua Badan Pengkajian Martin Hutabarat dan Rambe Kamarul Zaman.

Martin menjelaskan parpol memiliki tiga fungsi, yaitu menyiapkan kader untuk kepemimpinan nasional baik di legislatif maupun eksekutif, menyalurkan aspirasi masyarakat, dan melakukan pendidikan politik. Pendidikan politik kepada masyarakat, menurut dia adalah mendorong masyarakat berpartisipasi dalam politik atau mengikuti pemilu.

"Namun, seperti dalam pemilu, pemilih memilih karena faktor identitas atau agama. Ini terjadi karena parpol dan negara tidak memberikan pendidikan politik," ujarnya.

Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Delis menyampaikan golput dan ketidakpercayaan terkait dengan pendidikan politik.

Menurut dia, pendidikan politik adalah memberi penyadaran kepada warga negara dalam soal kebangsaan, dalam UU disebutkan bahwa parpol melakukan pendidikan politik.

Delis juga menyebutkan parpol bisa memanfaatkan media sosial (medsos) untuk pendidikan politik.

"Kita harapkan media sosial bisa menjadi sarana pendidikan politik. Jadi medsos bukan sebagai tempat penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian, tapi untuk pendidikan politik," katanya.

Dalam FGD tersebut, Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI Rambe Kamarul Zaman mengatakan konstitusi menempatkan parpol pada kedudukan yang penting.

Hal itu menurut dia tertuang dalam Pasal 6A yaitu pasangan capres dan cawapres diusung parpol dan gabungan parpol dan juga pasal 22E, peserta pemilu legislatif adalah parpol.

Rambe mengatakan parpol melakukan pendidikan politik kepada masyarakat di bawah tentang memilih calon pemimpin melihat latar belakang dan kemampuan calon.

"Tapi pemilih justru memilih karena politik uang, ini menunjukkan gagalnya pendidikan politik kepada masyarakat," tandasnya.

Peserta FGD lainnya, Indah Febriani menyebutkan pendidikan politik belum berjalan maksimal karena dua faktor. Pertama, parpol sibuk dengan persoalannya sendiri (masalah internal). Kedua, parpol hanya mengejar kekuasaan.[]

Editor: Siswanto

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Ketimbang Pindah Ibu Kota, HNW Sarankan Jokowi Fokus Bangun SDM Unggul

Image

News

Moeldoko Sebut Ada Kelompok yang Tak Ingin Papua Maju

Image

Ekonomi

Sandi Sebut Wajar Papua Marah Karena Kemiskinan, Yunarto: Ini Menghina Orang Miskin!

Image

News

Pemerintah Diminta Tak Terlantarkan Pencari Suaka di Kalideres

Image

News

Jika Ada Orang yang Tidak Ditawari Jadi Menteri, Tapi Menolak, Namanya Geer

Image

News

HNW Sebut Rapat MPR Semalam Bahas Penambahan Pimpinan MPR

Image

News

Wacana Pemindahan Ibu Kota, MPR Harap Runut Sesuai Konstitusi

Image

News

Antisipasi Kekeringan, Pemprov DKI Imbau Masyarakat Hemat Air

Image

News

Kritik Pengadaan Mobil Baru Menteri, HNW: Lebih Baik untuk Anggaran Beasiswa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mahfud MD: Tak Ada Jalan Bagi Papua untuk Referendum dari Indonesia

Mari kita berdamai dulu dan tenangkan situasi.

Image
News
DPR RI

DPR Kembali Gelar Lomba Stand Up Comedy 'Kritik DPR', Hadiahnya Puluhan Juta

DPR RI saat ini sudah menjadi parlemen terbuka. Siapa pun boleh menyampaikan kritik kepada DPR tanpa harus merasa takut.

Image
News

Masuk Bursa Pilwakot Tangsel, Sandiaga: Istri Saya Belum Memutuskan

"Alasan Mpok Nur maju di Tangsel ini kan harapan dari masyarakat."

Image
News

DPP Golkar Tegaskan Rapat Pleno Tunggu Hasil Pileg 2019

"Soal tuntutan untuk menggelar Rapat Pleno, dalam mekanisme rapat internal Partai Golkar itu jelas ada tahapannya"

Image
News

Lewat Dokumenter, Komunitas Satanis Perjuangkan Kebebasan Beragama

Dokumenter tersebut juga menjadi alat mereka dalam memperjuangkan kebebasan beragama

Image
News

Sambangi Empat Provinsi, Lieus Sungkharisma Cari Dukungan untuk Pulangkan Habib Rizieq

"Kita akan terus keliling ke daerah-daerah lain dan mendengar aspirasi."

Image
News

5 Kebakaran Hutan Terbesar Sepanjang Sejarah, Ada yang Hanguskan 22,2 Juta Hektare Lahan

Kebakaran hutan berakibat fatal untuk kehidupan manusia

Image
News

PAN Tak Dapat Izin Gelar HUT di Kolong Jembatan Tol Pejagalan

Sampai dengan saat ini belum menerima persetujuan ijin penggunaan area Kolong Tol Pejagalan dari Kementerian PUPR.

Image
News

Tolak Wanita Kulit Hitam Sebagai Penjaga Rumah, Pastor Ini Salahkan Anjingnya yang Rasis

Peristiwa bermula saat Emily Weaver memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya

Image
News

IPW Sebut Internal KPK Panik Ada 2 Jenderal Polisi Berpeluang Jadi Pimpinan

"Apakah mereka takut boroknya akan dibongkar kedua jenderal polisi yang akan menjadi pimpinan KPK tersebut?"

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Lukas Enembe Kritik Jokowi, Faizal: Kepala Daerah Tidak Etis 'Menghujat' Presiden

  2. Video Vulgar Tersebar, Duo Semangka Jelaskan Kronologinya

  3. 2 Jam Besuk Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari Cuma Bahas Soal Lagu

  4. Soal Cuitan 'Pabrik Susu', Aura Kasih Belum Tentukan Sikap Ke Jalur Hukum

  5. Jadi Ibu Baru, 10 Potret Memesona Aura Kasih Dua Bulan setelah Melahirkan

  6. Kehadiran Batu Bronjong, Guntur Romli: Selera 'Seni' Anies Makin Sulit Dicerna Selera Umum

  7. Bisnis Ternak Hewan 'Nyeleneh' yang Menghasilkan Banyak Uang

  8. Tunda Bulan Madu, Roger Danuarta-Cut Meyriska Pilih Hadiri Pengajian Gus Anom

  9. Terlibat Korupsi, Penangkapan Mantan Menteri Keuangan India Berlangsung Dramatis

  10. Lebih Sering Mager, 5 Zodiak Ini Dikenal Hobi Bermalas-malasan

fokus

Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI

kolom

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Image
Video

VIDEO Jurus Optimalkan Perekonomian Domestik ala Destry Damayanti

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti, DGS BI yang Mencintai Moneter dan Fotografi

Sosok

Image
News

5 Fakta Frans Kaisiepo, Aktivis Kemerdekaan RI Sejak Muda Asal Papua

Image
News

Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB, Ini 6 Fakta Perjalanan Karier Cak Imin

Image
News

5 Ustaz Ini Pernah Bikin Heboh Tanah Air karena Kontroversinya