image
Login / Sign Up

Adu Kuat Meraih Jabatan Menteri di Kabinet Kerja Jilid II

Deni Muhtarudin

Image

Suasana sidang kabinet paripurna tentang Online Single Submission (OSS) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/5). Jokowi mengatakan penerapan online single submission atau sistem perizinan online ini dapat memangkas birokrasi yang selama ini memperlambat proses investasi dan ekspor di Indonesia. Selain itu, Jokowi meminta kepada seluruh menteri dan pejabat negara lainnya untuk memangkas aturan khususnya pada investasi sektor padat karya. Dalam rapat kabinet paripurna ini dihadiri seluruh menteri, Kapolri dan Panglima TNI | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Sebagai Presiden Terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (Jokowi), disebut memiliki hak sepenuhnya dalam menentukan susunan kabinet atau menteri yang akan membantunya selama 5 tahun ke depan.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Politik, Ujang Komaruddin, saat menanggapi kegaduhan di internal koalisi pemerintahan Jokowi yang mulai terjadi setelah KPU mengeluarkan penetapan Pilpres 2019.

Ujang mengungkapkan bahwa proses penentuan menteri merupakan kewenangan presiden dalam sistem pemerintahan presidensial. Menurutnya, Jokowi memiliki hak prerogatif untuk menyusun kabinetnya sendiri.

baca juga:

"Dalam sistem presidensial yang kita anut, Presiden diberi kewenangan penuh untuk menyusun kabinet. Jadi terkait susunan kabinet yang akan disusun itu hak prerogatif Jokowi sebagai presiden terpilih," ungkapnya dalam pesan singkat, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Ujang menuturkan semua pihak yang berniat untuk mendapat pos menteri di bidang perekonomian, diharapkan untuk menghormati hak yang dimiliki Jokowi. Menurutnya, tidak ada pihak yang boleh menekan Jokowi dalam menentukan orang yang bakal menjadi menteri.

Jika nanti selama proses penjaringan dilakukan, Ujang pun mengimbau agar Jokowi tidak tunduk dengan tekanan dari sejumlah pihak dalam menentukan sosok.

"Jokowi tak boleh ada tekanan siapapun dan tak bisa diintervensi oleh siapapun. Termasuk dalam menentukan siapa yang akan dijadikan Menteri di bidang ekonomi," ujarnya.

Seperti diketahui, masing-masing partai politik (parpol) koalisi pendukung saling memasang target jatah menteri kepada Jokowi.

Tak hanya parpol, sejumlah kalangan profesional pun diisukan turut ambil bagian dalam bursa menteri yang nantinya akan membantu Jokowi selama 5 tahun mendatang.

Kementerian yang paling banyak diincar, baik parpol koalisi maupun profesional tentu menyangkut urusan ekonomi atau bisnis seperti perindustrian, perdagangan, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pertarungan untuk menjadi penguasa di BUMN adalah hal yang wajar karena perusahaan pelat merah menjadi andalan Jokowi dalam mewujudkan Visi Indonesianya.

Dua orang dikabarkan masuk bursa sebagai kandidat kuat untuk menjadi penguasa Kementerian BUMN, yaitu Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium Budi G. Sadikin dan mantan Dirut PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto.

Dua nama yang beredar itu seperti mencerminkan kekuatan lingkaran pendukung Jokowi selama Pilpres 2019 lalu.

Budi G. Sadikin selama ini dikenal dekat dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Kolaborasi ketiganya terlihat kala proses akuisisi saham Freeport Indonesia yang penuh kontroversi.

Sementara Dwi dikenal dekat dengan Wapres Jusuf Kalla dan sudah lama digadang untuk menggantikan Rini Soemarno pascadilengserkan di Pertamina.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Dear Pak Jokowi, Korpri Masih Berharap PNS Naik Gaji di 2020 Nanti

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Mendag Optimis Ekspor Nonmigas Meningkat 8 Persen, di Tengah Perang Dagang

Image

Ekonomi

LRT Jabodebek Bakal Mondar Mandir Cibubur-Cawang Saat Uji Coba September Mendatang

Image

Ekonomi

INKA Bukukan Progres Penjualan Rp2,42 Triliun Hingga Agustus 2019

Image

Ekonomi

Menkeu Ingin Porsi Asing di SBN Turun Hingga 20 Persen

Image

Ekonomi

Kritisi Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Mending untuk Pendidikan

Image

Ekonomi

Pabrik Madiun Penuh, INKA Minta Kereta LRT Jabodebek Diangkut Ke Jakarta

Image

Ekonomi

Menkeu Klaim Kerjasama Dengan BKN Untuk Efisiensi Anggaran

Image

Ekonomi

Bos INKA Beberkan Penyebab 36 Bus Transjakarta Terbengkalai di Ciputat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Uni Eropa Siap Brexit Tanpa Kesepakatan, Inggris Bersiap Rugi Besar

“Itu akan jauh lebih besar terasa di Inggris dibandingkan di 27 negara UE.”

Image
News

Mantan Presiden Sudan Mengaku Terima Rp1,3 Triliun dari Arab Saudi

Dia menghadapi berbagai dakwaan

Image
News

Peneliti LIPI: Masalah HAM Belum Selesai Dengan Baik Akibatkan Konflik Papua Tak Kunjung Usai

"Selain itu ada juga persoalan sejarah dan status politik, kegagalan pembangunan, dan marjinalisasi."

Image
News

Tetap Berulah, Polda Riau Pecat Enam Personilnya

Keenam polisi yang dipecat tidak hormat itu adalah PBR, Ha, CTS, YSM, IS, AK.

Image
News

Polda Metro Jamin Keamanan Warga Papua Selama Aktivitas

Pada prinsipnya masyarakat Papua dan warga yang tinggal di Jabodetabek telah sepakat akan membuat kondusif.

Image
News

Mahasiswa Papua di Cengkareng Deklarasi NKRI Harga Mati

"Saya sangat senang tinggal di Jakarta khususnya di Cengkareng karena kita merasa aman dan nyaman karena kita tidak dibeda-bedakan."

Image
News

Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua, Gubernur Sulsel: Ini Bukan Sesuatu yang Besar, Ini Murni Kesalahpahaman

"Tidak ada korban," Nurdin Abdullah menambahkan.

Image
News

Terkesan Tergesa-gesa, CBA Tolak RUU KKS

"RUU tidak menjelaskan apa itu siber? definisinya juga tidak dijelaskan."

Image
News

Soal Manokwari, OSO: Saya Imbau Agar Masyarakat Menahan Diri, Karena Kita Satu Anak Bangsa

"Masing-masing harus memahami kesadaran itu secara bijak agar kita bersatu kembali tidak ada saling menyakiti perasaan masing-masing pihak."

Image
News

Kerusuhan di Manokwari, PKS: Jangan Cari Siapa yang Salah, Tapi Dimana Letak Kesalahannya

"Udah jangan digede-gedein, yang gini-gini tuh sayang. Pake hati aja. Kapolri [Tito] kita pandai sekali, pak tito itu sangat mengerti Papua"

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Video Viral: Seorang Anak Tunawisma Meninggal di Pinggir Jalan, Diduga Kelaparan

  2. Dikawal Ketat, Salmafina Tertunduk Malu Sambangi Polres Jakarta Barat

  3. Soal Kontroversi Ceramah 'Salib' UAS, Pengamat Pajak: Menabrak Toleransi

  4. Manokwari Mencekam, Perekonomian Lumpuh Total

  5. Jangan Sampai Norak, Sesuaikan Dulu Warna Perhiasan dengan Kulit

  6. 6 Fakta Perceraian Ahn Jae-Hyun dan Goo Hye-Sun

  7. PSG Tersungkur di Kandang Rennes

  8. Ceramah UAS Soal Salib Dipolisikan, Habib Novel Duga Ada yang Ingin Adu Domba

  9. Viral Video UAS Soal Salib, Romo Benny Buka Suara

  10. Banyak Kiriman Video Pendeta Hina Islam dan Minta Bantu Sebarkan, Haikal Hassan: Lapor ke Polri Bukan Sosmed!

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

Pesona 8 Menteri 'Srikandi' Kabinet Kerja Jokowi Tampil Cantik Kenakan Kebaya

Image
News

4 Fakta Laksamana Muda Maeda Tadashi, Perwira Jepang yang Bantu Kemerdekaan Indonesia

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita