image
Login / Sign Up

Berbuntut Gugatan Rp700 Juta ke Polisi, Ini Kronologis Kasus Salah Tangkap Pengamen Jalanan di Cipulir

Miftahul Munir

Image

Rizky pengamen cilik sedang bersama teman-temannya saat menunggu bus Kopaja penuh, kemudian mengamen | AKURAT.CO/Herry Supriyatna

AKURAT.CO, Kasus salah tangkap enam pengamen jalanan atas tuduhan pembunuhan terhadap korban bernama Diki Maulana di bawah jembatan Cipulir berbuntut gugatan ganti rugi ratusan juta.

Korban dan pelaku sejatinya tidak saling mengenal. Namun, entah apa yang membuat keenam pengamen jalanan ini ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Kuasa Hukum empat pengamen jalanan dari LBH Jakarta, Oky Wiratama mengatakan, kasus pembunuhan itu terjadi pada tahun 2013 silam di mana kliennya menemukan korban tergeletak.

baca juga:

"Jadi mereka ini dulunya pengamen Cipulir menemukan mayat pas lagi main di bawah jembatan Cipulir. Laporan ke warga sekitar dan diteruskan lapor ke polisi," ujar dia kepada AKURAT.CO Jumat (19/7/2019).

Saat itu, Fikri dan teman temannya berjumlah enam orang, empat diantaranya masih di bawah umur dan dua orang lainnya sudah dewasa. Karena keenam orang ini yang pertama kali menemukan mayat tersebut, maka keenamnya diperiksa sebagai saksi.

Seiring berjalannya waktu, kliennya selama tiga bulan mendapatkan siksaan dari polisi. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pengakuan dari keenam kliennya bahwa mereka adalah pembunuhnya.

"Mereka itu niatnya mau tolong. Mereka juga bertanya siapa ini yang bunuh. Akhirnya mereka dituduh polisi 'kamu ya pelakunya ya' disitu lah mulai penyiksaan untuk memaksa pengakuan," terang dia.

Lebih jauh Oky penyidik Polda Metro Jaya menetapkan kliennya sebagai tersangka atas dua alat bukti. Pertama, sebuah kayu yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian dan kedua, sebuah senjata seperti menyerupai golok.

"Cuma barang bukti yang ada di lokasi kejadian sama pengakuan dari klien kami," tegas dia.

Oleh karena itu, ia menilai dalam proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya ada keganjilan. Sebab, polisi tidak punya bukti yang kuat untuk menjerat kliennya, tapi dengan penyiksaan dan pemaksaan membuat kliennya mengakui perbuatannya.

"Ada dong keganjilannya kenapa klien saya ditetapkan tersangka. Padahal mereka itu tidak cukup bukti untuk menjerat klien saya. Klien saya mengaku karena terpaksa supaya tidak lagi disiksa sama polisi," tutup dia.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Antisipasi Meluasnya Kerusuhan Manokwari, Polda Metro Jaya Intens Komunikasi dengan Warga Asal Papua

Image

News

Polda Metro Luncurkan Mobil Keliling Pembuat SKCK

Image

News

Sebelum Terbakar, Gudang Penyimpanan Polda Metro Sedang Direnovasi

Image

News

Pesan Kapolda ke Mahasiswa Binus: Jangan Ambil Bagian Sebarkan Kebohongan

Image

News

Polisi Selidiki Laporan Kasus Dugaan UAS Menistakan Agama

Image

News

Alasan Horas Bangso Batak Laporkan UAS ke Polda Metro

Image

News

Polda Metro Cari Penyebab Kebakaran Gudang Penyimpanan Bawah Tanah

Image

News

Gudang Penyimpanan Bawah Tanah Polda Metro Terbakar

Image

News

Polda Metro Jamin Keamanan Warga Papua Selama Aktivitas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Seorang Kades di Aceh Dipolisikan Usai Ancam Warganya Pakai Air Softgun

Kasus pengancaman tersebut diduga terjadi karena korban dituduh melakukan praktik ilmu hitam sehingga menyebabkan isteri pelaku sakit

Image
News

34 Orang Pelaku Kerusuhan di Timika Diproses Hukum

Saat diamankan, dari tangan warga tersebut juga ditemukan bensin, serta alat tajam yang sudah dipersiapkan untuk anarkis

Image
News

BNPT Ingatkan BUMN Jaga Karyawannya dari Pengaruh Radikalisme

BNPT menilai perusahaan terutama BUMN saat ini cenderung lengah dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) yang mereka miliki

Image
News

Kenalkan Seni Bali, Menpora Ajak Ratusan Pemuda Nobar Film Livi Zheng

Film besutan Livi itu patur diapresiasi.

Image
News

Kemenkominfo Blokir Internet di Papua, Kecurigaan Aparat Bertindak Represif Akan Semakin Besar

Menurut Saidiman, keputusan tersebut justru akan semakin mengaburkan informasi situasi di Papua.

Image
News

Unjuk Rasa di Papua Barat Berakhir Damai

Sementara unjuk rasa di Pasar Tumburuni, Fakfak (Papua Barat) dengan massa 500 orang menyebabkan satu korban luka berat

Image
News

Korlantas Polri Menilai Ganjil Genap Harusnya Diganti dengan ERP

Di era digital revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini, pola penanganan semestinya sudah berbasis data IT.

Image
News

Kadis ESDM Provinsi Bengkulu Akhirnya Dilaporkan ke KPK

Laporan tersebut dilayangkan terkait dugaan permufakatan jahat dengan para pelaku penjual illegal mining batu bara milik PT BMQ

Image
News

Khawatir Kasus UAS Ditunggangi, MUI Akan Silaturrahim ke Tokoh Agama Terkait

Menurutnya, kasus pelaporan terhadap video ceramah UAS berpotensi ditunggangi ...

Image
News

Polisi Jamin Keselamatan Warga Papua di Kudus

Hingga kini kondisi di wilayah Kabupaten Kudus cukup kondusif sehingga mereka tidak terpengaruh dengan pemberitaan terkait kondisi Papua

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. FKUB Papua Kecewa dengan TV: Seharusnya Gambar yang Tayang Sama dengan Berita yang Disiarkan

  2. 5 Artis Ini Berasal dari Papua, Ada yang Soroti Konflik Kampung Halamannya

  3. Terkuak, Begini Cara Kuli Bangunan Menghabisi Satu Keluarga di Banten

  4. Muhaimin Sapa Grace Natalie dengan Kata Cantik Lalu Ditertawakan, PSI Tersinggung?

  5. Rilis Akhir Tahun Ini, Layanan Streaming Apple TV Hadirkan Lima Film Populer

  6. Soal Obat Kadaluwarsa, Apoteker Puskesmas Kamal Muara Diperiksa Polisi

  7. Jokowi Mau ke Papua, Amnesty International: Itu Sesuatu yang Baik

  8. Amnesty International: Diskriminasi Terhadap Orang Papua Cenderung Memburuk 10 Tahun Terakhir Ini

  9. Yeyen: Melawan PSIS adalah Laga yang Berat

  10. Kalimat Rasis untuk Papua, Jansen: Saya Sepenuhnya Yakin Kejadian di Surabaya hanya Salah Paham

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
Gaya Hidup

Inspiratif, Bocah 13 Tahun Berhasil Ajak 650 Anak Tuk Peduli Lingkungan

Image
Gaya Hidup

Mutiara Alyzza Bilqis, Bocah Surabaya yang Bisa Hidupkan UKM dari Sampah

Image
News

Sindir Kinerja Jokowi, 5 Fakta Menarik Sherly Annavita Rahmi