image
Login / Sign Up

Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku Penyebar Berita Hoaks Terkait Pelecehan Seksual Santri di Ponpes Lhokseumawe

Ahmad Saifullah

Image

Ilustrasi - Hoax | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Tiga pemuda terpaksa diamankan polisi karena diduga melakukan penyebaran berita bohong (hoaks) terkait kasus pelecehan seksual yang terjadi di salah satu pondok pesantren di Lhokseumawe, Aceh.

Adapun ketiga pria itu adalah HS (29) asal Kabupaten Bireuen, serta IM (19) dan NA (21) asal Kota Lhokseumawe.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Lhokseumawe, Ajun Komisaris Polisi Ajun Komisaris Polisi Indra Trinugraha Herlambang mengatakan, ketiga memfitnah dan menuduh aparat penegak hukum telah merekayasa kasus yang melibatkan oknum pimpinan serta guru di pondok pesantren tersebut.

baca juga:

Mereka menyebarkan informasi bahwa pencabulan yang terjadi dianggap fitnah dan seolah dipaksakan oleh penyidik. Kabar itu kemudian disebarkan di media seperti Facebook dan WhatsApp.

"Setelah kita dalami, postingan mereka telah terjadi kegaduhan dan keresahan di masyarakat. Kita kemudian amankan mereka atas kasus berita bohong di Medsos. Ada yang menyebarkan melalui Facebook dan juga Whatsapp," kata Indra, Kamis (18/7/2019).

Indra menjelaskan, awal ketiganya melakukan tindakan tersebut usai polisi merilis kasus pencabulan anak di bawah umur dengan menangkap oknum pimpinan serta guru di salah satu pondok pesantren di Lhokseumawe, Aceh.

Kasus pencabulan itu kemudian menjadi perbincangan di masyarakat, lalu ketiganya mencoba membuat informasi ke media sosial seolah-olah menuding perkara itu dipaksakan oleh penyidik.

"Mereka memposting tentang perkara pesantren tersebut. Bahwa perkara itu fitnah. Perkara itu dipaksakan oleh penyidik. Oleh sebab itu, mereka kita amankan dan tetapkan sebagai tersangka kemarin," ujar Indra.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka HS bertugas mengupload berita bohong tersebut ke Facebook. Sementara IM bertugas memposting berita ke grup WhatsApp yang didalamnya ada tersangka HS dan informasi itu selanjutnya juga disebarkan ke grup lainnya oleh pelaku NA.

Menurut Indra, ketiga tersangka yang ditangkap pada Selasa (16/7/2019) itu, bertujuan untuk merusak citra polisi dan mencoba mengaburkan kasus pencabulan yang menimpa belasan anak di bawah umur.

Selain ketiganya, pada kasus yang masih dalam pengembangan ini polisi menduga masih ada tersangka lain yang menyebarkan hoaks.

"Kita sedang kembangkan. Ada tiga orang lagi yang sedang kita kembangkan. Di antaranya kemungkinan pembuat berita tersebut," ujar Indra lagi.

Akibat perbuatannya mereka dibidik dengan pasal 15 jo. Pasal 14 ayat 1 dan 2 tentang peraturan hukum pidana subsider Pasal 45 A ayat 2 UU RI No.11/2008 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 19/2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE). Dengan ancaman pidana penjara lama 10 tahun dan denda paling banyak 1 Miliar.

Sebelumnya diberitakan, oknum pimpinan salah satu pondok pesantren di Lhokseumawe berinsial AI (45) dan seorang guru berinsial MY (26), diamankan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Lhokseumawe.

Mereka diduga telah melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur, yang korbannya diperkirakan sebanyak 15 orang.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, pelecehan kepada para santri itu sudah dilakukan sejak September 2018 lalu dan dilakukan di pondok pesantren tersebut.[] 

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Menag Dorong PTKIN Rumuskan Konsep Pengembangan Kampus

Image

News

Rampok Pura-pura Tawarkan Cabai

Image

News

Sengaja Dibakar Warga untuk Pembukaan Lahan Tanam Baru

Image

News

Pemkot Aceh Keluarkan Imbauan Agar Menutup Tempat Usaha Menjelang Waktu Salat

Image

Gaya Hidup

Culinary Network

Tentang Kopi Kuning Yellow Caturra, Pesaing Berat Aceh Gayo

Image

Gaya Hidup

Hadir di JFFF, Andhita Siswandi Hadirkan KoleksiĀ Bertema Gurun Pasir

Image

Olahraga

Persiraja Banda Aceh

Pemain Jebolan Klub Eropa Harus Ikut Trial untuk Bisa Gabung Persiraja

Image

News

Polisi: Mahasiswa di Yogya Ini Baik-baik, Tak Ada Masalah, Mau dari Papua, Aceh, Semuanya Baik

Image

Olahraga

Persiraja Banda Aceh

Lengkapi Formasi Pemain, Persiraja Daftarkan Husnudzon ke PT LIB

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sekda DIY Sarankan Kegiatan SMN Diadakan Tiap Tahun

"Saya kira penting acara ini untuk dilanjutkan digelar setiap tahun untuk meningkatkan semangat nasionalisme,"

Image
News

Wacana NKRI Bersyariah, Komarudin Hidayat: Itu Pepesan Kosong Saja

"Jadi, kita harus kembali ke substansi. Jangan lagi ada label-label itu (bersyariah),"

Image
News

Fokus Bangun SDM, Jokowi Sebut Tantangannya Lebih Besar

"Mungkin tantangan lebih besar yaitu membangun SDM,"

Image
News

Golkar Usulkan Tiga Nama Calon Ketua DPRD

tidak bisa disebutkannya karena menjadi rahasia partai

Image
News

Muhaimin Sapa Grace Natalie dengan Kata Cantik Lalu Ditertawakan, PSI Tersinggung?

Muhaimin kemudian mengajak Grace untuk bergabung ke PKB.

Image
News

Musuh Bangsa Saat Ini Disintegrasi dan Terorisme yang Berujung Perpecahan

masalah besar lainnya yang menjadi ancaman atau musuh bangsa adalah soal korupsi

Image
News

Tingkatkan Kemampuan SDM, PKB Selaraskan Langkah Bersama Jokowi

"Siapa yang cepat mengembangkan digitalisasi maka bisa dipastikan bisa menentukan arah perubahan dunia kedepan,"

Image
News

Jokowi: Negara Cepat Menguasai Negara Lambat

dirinya mengkritik proses perizinan yang masih berlangsung lama untuk mengurusi suatu persoalan

Image
News

Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Hanya Menjabat Maksimal 4 Tahun

Bahkan, ada juga yang kurang dari itu, yakni sekitar 3,5 tahun.

Image
News

Menag Dorong PTKIN Rumuskan Konsep Pengembangan Kampus

"PTKIN mau seperti apa? Apa sih yang mau diunggulkan dari PTKIN kita?"

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Tuding FPI Pemicu Kemarahan Warga Papua, Warganet Ramaikan Tagar Tangkap Abu Janda

  2. Cerita Indra L Brugman yang Tak Canggung Jadi Suami Helmalia Putri

  3. Berciuman dengan Raihaanun di Twivortirea, Reza Rahadian: Tidak Harus Bekerja Keras

  4. Kerusuhan di Manokwari, PKS: Jangan Cari Siapa yang Salah, Tapi Dimana Letak Kesalahannya

  5. Reza Rahadian Paksa Produser untuk Jadikan Raihaanun Sebagai Pasangannya di Twivortiare

  6. Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua, Gubernur Sulsel: Ini Bukan Sesuatu yang Besar, Ini Murni Kesalahpahaman

  7. Kerusuhan Manokwari, Ali Ngabalin: Sehari Dua Hari Papua Akan Damai

  8. Ramai #PapuaBukanMonyet, Ini Orang-orang Papua yang Membanggakan dan Menginspirasi Indonesia

  9. Pabrik Sabu di Kalideres Gunakan Bahan Baku Obat Sesak Nafas

  10. Mahasiswa Papua di Cengkareng Deklarasi NKRI Harga Mati

fokus

Nikah Cepat
HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Kulit Citra Fotografi Jurnalistik

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Sosok

Image
News

5 Bukti Kedekatan Gus Dur dengan Masyarakat Papua, Pluralis Sejati

Image
News

Jadi Menteri Perempuan Pertama dari Papua, Ini 7 Fakta Menarik Yohana Yembise

Image
Ekonomi

Belum 25 Tahun, 3 Founder Startup Indonesia Masuk Daftar Pengusaha Tersukses Asia