image
Login / Sign Up

Masyarakat Sipil Desak Polri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

Yudi Permana

Image

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (tengah) bersama Koordinator Kontras Haris Azhar (kiri) saat menjadi pembicara dalam diskusi yang bertema 'Teror dan Kriminalisasi Terhadap Para Penegak Hukum' di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019). Sejumlah teror yang menimpa para penegak hukum membuat keprihatinan bagi bangsa ini, terutama juga kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Novel Baswedan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah mendesak Polri untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan pasca hasil investigasi Tim Gabungan Pakar (TGP) selama 6 bulan telah diserahkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian beberapa waktu yang lalu.    

Hal tersebut disampaikan Wana usai  menggelar aksi yang dilakukan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi di belakang gedung Bareskrim Mabes Polri, karena kecewa dan pesimis  kasus teror penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan bisa terungkap pelaku dan aktor intelektual dibelakangnya.    

Aksi yang berlangsung singkat dan tidak jadi melakukan teatrikal ini bertema 'Melaporkan Kasus Penyerangan terhadap Novel Baswedan ke Polisi Tidur.'    

"Kami mendesak dan mendorong kepada penegak hukum, yang mana kita ketahui bahwa laporan tersebut sudah diberikan kepada Polri. Dan Polri harus menuntaskan kasus Novel, karena kami menganggap ketika ini tidak diselesaikan, maka akan jadi preseden buruk ke depan," kata Wana di samping gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019). 

Sementara itu maksud dari tema 'Polisi Tidur', dikatakan dia, merupakan cerminan bahwa ketika Tim Pakar itu selesai menginvestigasi dan menyerahkan hasilnya kepada Kapolri,  namun Polri tidak mengumumkan kepada publik.     

Pihaknya merasa pesimis dengan kerja yang dilakukan kepolisian, karena tidak menemukan titik terang untuk mengungkap kasus penyerangan air keras yang dialami Novel Baswedan.   

"Seharusnya selama dua tahun kasus Novel ditangani, seharusnya menemukan titik terang atau diketahui tersangka penyerangan," ujarnya.     

"Coba bandingkan dengan kasus (pencurian di kawasan) Pulomas yang hanya 19 jam polisi dapat menangkap pelakunya. Kenapa di kasus Novel ini lebih lambat menangkap pelaku," tambah Wana dengan tanda tanya. 

Seharusnya, lanjut dia, kalau sudah ada perkembangan yang signifikan dan sudah melakukan plesir ke beberapa daerah, maka hasil pemeriksaan sebagai informasi yang dikumpulkan itu dapat disampaikan ke publik agar mengetahui kerja-kerja yang dilakukan Tim Pakar itu.   

"Kemudian polisi juga harus mengevaluasi apakah benar, tim tersebut bekerja dengan baik atau tidak," sambungnya. 

"Kami akan terus desak Polisi untuk segera umumkan hal tersebut, karena laporan ini sudah masuk ke kepolisian. Dan presiden untuk menuntaskan kasus ini, karena Novel yang bekerja di institusi pemerintahan diintimidasi," tambah Wana. []

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Pelajar Bawa Bendera Bertuliskan Tauhid Saat Konvoi

Image

News

Ridwan Kamil Sesalkan Demonstrasi Berujung Terbakarnya 4 Polisi

Image

News

IPW Kecam Keras Pelaku Demo Berujung Polisi Terbakar

Image

News

Minim Fasilitas, RS Polri Rujuk Aiptu Erwin ke RS Pusat Pertamina 

Image

News

Foto Anak Pelajar Tolong Polisi Cianjur yang Terbakar Viral

Image

News

Polisi Serahkan Zul Zivilia ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

Image

News

Anggotanya Dituding Intimidasi Wartawan, Kasubdit Resmob: Bukan Anggota Saya Itu

Image

News

Liput Polisi Menghalau Pendemo di Dekat Gedung DPR, Kontributor Indosiar Diintimidasi

Image

News

Polisi Terbakar Saat Amankan Aksi Cipayung Plus di Cianjur, PB HMI: Silahkan Proses Hukum

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
HUT ke-74 RI

WNI di Seoul Rayakan Kemerdekaan dengan Berbagi Keluh Kesah

"Kemerdekaan republik ini dicapai dengan jalan yang tidak mudah, kita harus mengisinya dengan lebih banyak berprestasi,"

Image
News

Satgas Saber Pungli Terima Laporan Ada Dugaan Praktik Pungli di Kaltim

Pihaknya akan menindaklanjuti laporan serta menindaklanjuti adanya dugaan pungli dari oknum Pemda setempat.

Image
News
HUT ke-74 RI

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Warga Swiss Jadi Juara Lomba Makan Kerupuk

Sebanyak 250 warga dan diaspora Indonesia memenuhi Lapangan Wisma Duta RI Bern sejak pagi pukul 09.00.

Image
News

Tokoh Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Dukung Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

"Kami sangat mendukung, karena pemindahan ibu kota negara itu sudah menjadi pemikiran para pemimpin dan tokoh bangsa,"

Image
News

Ingin Fokus Urus Golkar, Caleg Terpilih DPRD Provinsi Gorontalo Memilih Mundur

"Saya memilih mundur mengingat usia saya sudah 55 tahun,"

Image
News

Kadis ESDM Provinsi Bengkulu Bakal Dilaporkan ke KPK

"Minggu depan kami akan laporkan ke KPK,”

Image
News

Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air, Jumlahnya 410 Orang

“Malam ini kloter pertama penerbangan Saudi Arabia SV 5606 jadwal pukul 22.15, tiba 410 penumpang,”

Image
News
HUT ke-74 RI

Gubernur Kalsel: Remisi Ini Sebagai Bentuk Kecintaan Negara kepada Rakyatnya

"Remisi ini sebagai bentuk kecintaan negara kepada rakyatnya,"

Image
News

Soal RUU Kamtansiber, Pakar: Substansinya Tidak Sesuai Kebutuhan

"RUU yang masih menimbulkan polemik perlu dikaji secara mendalam agar sinkron dengan kebijakan lain"

Image
News

Buang Sabu di Kolong Rumah, Pemuda Pengangguran Dirungkus Polisi

"Anggota kami melihat pelaku membuang sabu-sabu ke bawah kolong rumah saat hendak dilakukan penangkapan,"

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Philippe Coutinho Resmi Dipinjamkan ke Bayern Muenchen

  2. Wisata Kapal Pesiar Mewah Cuma Rp3,8 Juta, Kamu Mau?

  3. 10 Potret Perjalanan Cinta Cut Meyriska dan Roger Danuarta Hingga Menikah

  4. Barcelona Takluk di Markas Athletic Bilbao

  5. Akademisi: Pidato Jokowi Pesan Negarawan Bukan Pesan Pencitraan

  6. 5 Jersey Termahal hingga Termurah La Liga Spanyol 2019-2020, Paling Murah Rp700 Ribu

  7. 7 Meme Kekalahan Barca dari Athletic Bilbao, Yang Ngegolin 38 Tahun Lho...

  8. WALHI: Pidato Jokowi Soal B100 Akan Picu Konflik Agraria Dengan Masyarakat

  9. Anies di Pulau Reklamasi: Ini Adalah Lahan Milik Indonesia, Saidiman: Basa-basimu Basi

  10. Akses ke Lapangan Upacara Minim, Anak Buah Anies Injaki Rumput Seenaknya

fokus

HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Kemarau Dahsyat

kolom

Image
Ujang Komarudin

Merdeka atau Mati

Image
Achmad Fachrudin

Akrobat Politik Cak Imin

Image
Girindra Sandino

Pesan Pidato Politik Megawati, Fragile Coalition dan Loyalitas Jokowi Terhadap PDIP

Image
Girindra Sandino

Keterlibatan ASN dalam Pilkada Jangan Dianggap Sepele Bung!

Wawancara

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Sosok

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Image
News

Potret Keren Susi Pudjiastuti dan Srikandi Indonesia Saat Hadiri Sidang Tahunan MPR RI

Image
News

Kenakan Kebaya, 5 Potret Menawan Istri Pejabat Dampingi Suami di Sidang Tahunan MPR