image
Login / Sign Up

Paranormal Terawang Pidato Presiden Jokowi

Siswanto

Image

Presiden Joko Widodo | Antara Foto

AKURAT.CO Paranormal Samijan alias Mbah Mijan menerawang isi pidato Presiden Joko Widodo yang berisi lima visi Indonesia.

Menurut dia, instruksi Jokowi sudah jelas dalam pidato visi Indonesia. "Namun tak bisa dipungkiri bahwa kendala masih banyak di akar rumput," kata Jokowi.

Mbah Mijan mengatakan ini tugas Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di lapangan.  "Untuk memastikan para kepala daerah tidak buta dan tidak tuli terhadap Instruksi Presiden, masalah lapangan adalah tugasnya," kata Mbah Mijan.

baca juga:

Pidato Jokowi disampaikan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, semalam.

Lima visi dan misi ini ia petakan atas dasar kesadarannya mengenai fenomena perkembangan zaman dunia global yang semakin dinamik, penuh perubahan, kecepatan, risiko, kompleksitas, juga penuh hal-hal tak terduga di luar perhitungan.

Oleh sebab itu, ia mengatakan harus mencari cara-cara dan nilai-nilai baru dalam mencari solusi dari setiap permasalahan bangsa yang dihadapi.

"Dengan inovasi-inovasi dan kita semuanya harus mau dan akan kita paksa untuk mau, kita harus meninggalkan cara-cara lama, kita harus meninggalkan pola-pola lama, baik dalam mengelola organisasi, baik dalam mengelola lembaga, maupun dalam mengelola pemerintahan," ujarnya.

Infrastruktur

Visi dan misi pertama yang ia ucapkan adalah akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur negara. Jokowi juga menyebut bahwa infrastruktur-infrastruktur besar telah dibangun.

Ke depan, kata dia, ia akan melanjutkan pembangunan infrastruktur itu dengan lebih cepat dan menyambungkan infrastruktur-infrastruktur besar seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara dengan kawasan-kawasan produksi rakyat, industri kecil, ekonomi khusus, persawahan, perkebunan, tambak perikanan, serta pariwisata.

Sumber Daya Manusia

Janji atau visi dan misi Jokowi yang kedua adalah pembangunan SDM sebagai kunci Indonesia maju di masa depan.

"Titik dimulainya pembangunan SDM adalah dengan menjamin kesehatan ibu hamil, sejak hamil. kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak-anak sekolah kita, ini merupakan umur emas untuk mencetak manusia Indonesia yang unggul ke depan, ini yang harus dijaga betul, jangan sampai ada stunting, jangan sampai ada kematian ibu, kematian bayi yang meningkat, tugas besar kita ada di situ," tambahnya.

Selain kesehatan SDM, Jokowi juga menyinggung soal kualitas pendidikan yang akan terus ia tingkatkan. Pada masa pimpinan periode keduanya ini ia memastikan akan membangun lembaga manajemen talenta, vokasional training, dan vokasional school.

Jokowi mengatakan pemerintah akan mengidentifikasi, memfasilitasi, serta memberikan dukungan pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta anak bangsa, karena kata dia, anak bangsa lah yang akan memberikan kontribusi besar bagi percepatan pembangunan Indonesia.

"Kita akan menyiapkan lembaga-lembaga khusus yang mengurus manajemen talenta ini, kita akan mengelola talenta-talenta yang hebat yang bisa membawa negara ini bersaing secara global," tambahnya.

Mengundang investasi dalam rangka membuka lapangan pekerjaan

Jokowi mengatakan pada visi dan misinya yang kelima bahwa mengundang investasi yang seluas-luasnya adalah kunci dari membuka lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya pula.

"Jangan ada yang alergi terhadap investasi, karena dengan cara ini lah lapangan pekerjaan akan terbuka yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Demi tercapainya tujuan ini, Jokowi mengatakan segala penghambat investasi harus dipangkas, baik proses perizinan yang lambat, berbelit-belit, terlebih yang mensyaratkan pungutan liar.

"Apalagi yang ada punglinya, hati-hati, hati-hati ke depan akan saya pastikan, akan saya kejar, akan saya kontrol, akan saya cek, dan akan saya hajar kalo diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena ini adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya," ucap Jokowi dengan tegas.

Reformasi birokrasi struktural

Pada janjinya yang keempat, Jokowi mengatakan sangat penting bagi Indonesia untuk mereformasi birokrasi berbagai lembaga agar menjadi semakin sederhana, dan lincah.

Kecepatan birokrasi dalam melayani dan memberikan izin, kata dia, menjadi kunci reformasi birokrasi.

Perubahan pola kerja zaman dahulu yang linier, monoton, dan terjebak pada zona nyaman, menurut Jokowi adalah "penyakit".

Ke depannya Jokowi mengatakan akan mendorong lembaga-lembaga yang menuntut para pekerjanya menjadi gesit dan cepat beradaptasi terhadap perkembangan zaman, demi membangun Indonesia yang adaptif, produktif, inovatif, dan kompetitif.

"Ini juga hati-hati, kalau pola pikir, kalau mindset birokrasi tidak berubah, akan saya cek sendiri, akan saya kontrol sendiri, begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif, saya pastikan akan saya pangkas dan akan saya copot pejabatnya," ujarnya disambut seru sorakan masyarakat di dalam gedung yang menonton.

Penggunaan APBN fokus dan tepat sasaran

Visi dan misi terakhir yang Jokowi sampaikan adalah mengenai penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang harus fokus dan tepat sasaran.

Ia menyampaikan bahwa setiap rupiah yang keluar dari APBN akan ia pastikan harus memiliki manfaat bagi ekonomi negara dan kesejahteraan rakyat.

"Namun, perlu saya ingatkan bahwa mimpi-mimpi yang besar hanya bisa terwujud jika kita bersatu, jika kita optimis, jika kita percaya diri dan berani menghadapi tantangan-tantangan kompetisi global, harus berani, kita harus yakin bahwa kita bisa menjadi salah satu negara terkuat di dunia," kata Jokowi.

"Jangan pernah ragu untuk maju, karena kita mampu jika kita bersatu," tambah dia. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image

News

Jatah Kursi Menteri, Arsul: Bukan Sikut-sikutan, Tapi Rangkul-rangkulan

Image

News

Kemendagri Gerakkan Pemda Prioritaskan SDM Unggul

Image

News

74 Tahun Merdeka, Rustam Mention Twitter Jokowi: Ada Rakyat Belum Dapat Listrik, Tanpa Air Bersih, Terisolir

Image

News

Erick Thohir Mengaku Belum Tertarik Jadi Menteri Jokowi

Image

News

Paranormal: Kesalahan Kasus Abdul Somad Justru Dipenyebar Kontennya

Image

Ekonomi

Viral Spanduk 'Ibu Kota di Kaltim', Ini Penjelasan Wali Kota Balikpapan

Image

News

Sebaiknya DPR Beri Kesempatan Publik Mempersoalkan Apa Urgensi Ibu Kota Pindah

Image

News

Besok 10 Sekjen Parpol Gelar Konfrensi Pers Terkait Hasil Pambahasan Kabinet

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga menegaskan Jaksa Agung tidak berasal dari representasi partai politik.

Image
News

Setara Institute Sebut Tak Tepat MK Gunakan Living Constitution dalam Putusannya

"Ini tidak elok kalau living constitution bisa berubah setiap tahun atau dua tahun"

Image
News

Cerita Mahasiswi Aceh Rayakan 17 Agustus di Mumbai: Nasionalisme Tumbuh Ketika Jauh dari Indonesia

Apa yang disampaikan mantan direktur pelaksana Bank Dunia ternyata tidak hanya sekedar ungkapan.

Image
News

Tempuh Ujian Berat, 6 Putra Papua Lolos Jadi Prajurit Kopassus

"Dikko-103 awalnya diikuti oleh 177 peserta, namun yang berhasil lulus menyelesaikan pendidikan sejumlah 150 peserta"

Image
News

Ceramah UAS Soal Salib Dipolisikan, Habib Novel Duga Ada yang Ingin Adu Domba

"Saya dan kawan-kawan advokat di Korlabi siap akan mendampingi UAS."

Image
News

Apa Kelebihan Perpustakaan Balecatur Sleman sampai Kalahkan Semua Desa di Indonesia?

"Perpustakaan desa memiliki peran yang sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat."

Image
News
Haji 2019

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Ritual syariat itu sangat penting, tetapi manasik atau penatalaksanaan hakikat juga tidak kalah pentingngnya.

Image
News

Nyaris 80 Tahun Menghilang, Abdi Dalem Musikan Keraton Yogyakarta Bangkit Lagi

Image
News

Hujan dan Angin Ribut di Kota Medan, Sejumlah Mobil Penyok Kena Pohon Tumbang

"Ini kami masih tunggu mobil derek untuk memindahkan mobil yang tertimpa," kata salj satu petugas, Suhar.

Image
News

Video Viral: Seorang Anak Tunawisma Meninggal di Pinggir Jalan, Diduga Kelaparan

Tangannya masih memegang erat sebuah karung bekas yang diduga dijadikan wadah hasilnya memulung barang bekas.

Banner Kemendagri

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. 10 Potret Transformasi Roger Danuarta, dari Rambut Belah Tengah hingga Menikah

  2. Dari MU hingga Juventus Ucapkan Dirgahayu untuk Indonesia

  3. Satpol PP Usir Nelayan di Pulau Reklamasi, Anies: Yang Berani Ngusir Nanti Diusir

  4. Din Syamsuddin Sepakat dengan Surya Paloh Indonesia Anut Paham Kapitalis-Liberal

  5. Apa Kabar Angelina Sondakh di Sel? Dia Banyak Anak Buah dan Bikin Tim Sapu Jagat

  6. Fakta-fakta Menarik Putin, Bikin Rusia Miskin sampai Dijuluki Sultan oleh Media

  7. Empat Pertanyaan Said Didu Kepada Mahfud MD Terkait Kelompok Radikal Arab Saudi

  8. STT Setia: Sebenarnya Pdt Matheus Tidak Bisa Dijerat Hukum

  9. 5 Artis Berambut Gondrong Ini Bikin Penggemar Cewek pada Histeris

  10. Dukung Boikot Israel, Anggota Kongres Perempuan AS Dilarang ke Tebi Barat

fokus

HUT Ke-74 RI
Ekonomi Indonesia, Merdeka?
Kemarau Dahsyat

kolom

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Image
Dr. H. M. Syarif, MA

Kesan Haji Tamu Raja 2019

Image
Achmad Fachrudin

Koalisi Plus-plus dan Prospek Oposisi PKS

Image
Naila Fitria

Merdeka Sejak Dalam Pikiran

Wawancara

Image
Iptek

Jodie O'tania, Srikandi Tangguh Kepunyaan BMW Indonesia

Image
Iptek

GIIAS 2019

Gaet Milenial Indonesia, Begini Strategi Penjualan Brand Premium BMW

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Sosok

Image
News

4 Fakta Laksamana Muda Maeda Tadashi, Perwira Jepang yang Bantu Kemerdekaan Indonesia

Image
News

Diduga Korupsi, 7 Fakta Sepak Terjang Karier Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Image
News

Potret Keren Susi Pudjiastuti dan Srikandi Indonesia Saat Hadiri Sidang Tahunan MPR RI