image
Login / Sign Up

Syamsuddin: Partai-partai Minta Jatah Menteri Seenak Perut Mereka

Siswanto

Image

Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris. | AKURAT.CO/Khalishah Salsabilah

AKURAT.CO Jelang pelantikan Joko Widodo - Ma'ruf Amin menjadi presiden dan wakil presiden, isu perombakan kabinet menguat. Elite-elite partai mulai menyiapkan kader mereka dan menyodorkan ke Jokowi agar dipertimbangkan menjadi bagian dari kabinet periode 2019-2024.

Peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia  Syamsuddin Haris melalui akun Twitter @sy_haris mengingatkan Jokowi - Ma'ruf Amin menang bukan cuma karena dukungan partai, tetapi dukungan riil masyarakat.

baca juga:

"Partai-partai politik minta jatah menteri seenak perut mereka, padahal Jokowi-Ma’ruf menang bukan semata-mata jasa parpol, tapi juga berkat dukungan rakyat," kata Syamsuddin Haris.

Syamsuddin Haris berharap Jokowi tetap memprioritaskan calon menteri profesional.

"Kita berharap pak @jokowi lebih utamakan kabinet profesional berbasis keahlian ketimbang kabinet politik berbasis balas jasa politik," kata dia. 

Presiden Joko Widodo mengatakan sudah memiliki gambaran mengenai nama-nama dan komposisi kabinet yang akan membantunya periode mendatang.

Sebagaimana yang dilaporkan situs Sekretariat Kabinet, dia memastikan isi kabinet berasal dari latar belakang partai politik dan profesional.

“Ya kira-kira 60:40 atau 50:50, kira-kira itu,” kata Presiden menjawab wartawan usai menghadiri Pembukaan Karta Kreatif Indonesia di Exhibition Hall A Jakarta Convention Center Jakarta Pusat.

Mengenai nama-nama dan kriteria untuk kabinet mendatang, Presiden mengaku sudah ada. Demikian pula blue print-nya juga sudah ada.

Kapan diumumkan? “Secepatnya,” kata Presiden.

Presiden juga memastikan bahwa menteri yang sekarang menjabat ada banyak yang akan dipertahankan.

Bagaimana dengan menteri yang terseret kasus hukum. “Ya nanti dilihat, semua mesti kita pertimbangkan,” kata dia.

Sementara mengenai menteri dari kalangan muda, Presiden Jokowi meminta wartawan untuk melihatnya nanti.

Namun Presiden meminta dari partai juga ada yang muda, ada yang dari profesional. “Kalau enggka ada dari partai, ya kita cari sendiri profesional,” kata Presiden seraya menambahkan, sekarang banyak banget profesional muda.

Mengenai adanya partai politik yang meminta 9-10 menteri, menurut Presiden Jokowi, tidak apa-apa. “Mau minta 10, mau minta 11, mau minta 9, kan enggak apa-apa. Wong minta saja,” kata Presiden. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Ini Alasan Arist Merdeka Sirait Pilih Absen Di Hari Anak Nasional

Image

Ekonomi

Dua Pejabat Eselon I Kemenkeu Resmi Dilantik

Image

Ekonomi

Disebut Jadi Menko Perekonomian Pengganti Darmin, Ini Jawaban Airlangga Sambil Tersenyum

Image

Ekonomi

Menkeu Tanggapi Positif Penurunan Suku Bunga BI

Image

News

Kalau Diminta Jokowi, PKB Bisa Siapkan Nama Calon Jaksa Agung

Image

News

Maman Kritik Lukman, Jazilul: Kan Sama-sama Hijau, Sama-sama Sahabat

Image

News

PAN Dukung Jokowi, Zulkifli: Kami Nggak Pakai Syarat, Kami Dukung Agar Sukses

Image

News

Wacana Jokowi Datangkan Rektor Asing, Komisi X DPR: Kita Bukan Kalah di SDM Tapi Anggaran

Image

Ekonomi

Waketum Gerindra Endus Keanehan Soal Kekacauan Sistem IT Bank Mandiri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

PKB Cari Tokoh yang Terbaik Untuk Duduk di Bangku Ketua MPR

Penentuan ketua dan paket pimpinan MPR yang akan diusulkan nanti

Image
News

Megawati Disodorkan 4 Nama Kader Untuk Posisi Ketua MPR RI

Keempatnya menurut dia merupakan tokoh-tokoh partai yang berkecimpung dan memahami konstitusi serta sistem ketatanegaraan.

Image
News

Akibat Kekeringan 20.269 ha Sawah Berpotensi Gagal Panen

ada 33.188 hektare lahan pertanian yang mengalami gagal panen pada 2009

Image
News

Moeldoko : TNI Bersama Kaum Nasionalis dan Relijius untuk Kawal Indonesia

Menurut Moeldoko, kalau bicara Islam, tidak perlu diragukan lagi perjuangannya, sedangkan kaum nasionalis memiliki peran besar

Image
News

Ini yang Disampaikan Ma`ruf Amin, Ketika Ketum GP Ansor Datang Berkunjung

Yaqut bersama sejumlah pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor berkunjung ke kediaman Ma'ruf Amin pada Senin sore.

Image
News

Demi Pejalan Kaki, Kawasan Cikini Sering Macet

infrastruktur bagi pejalan kaki dapat mendorong masyarakat untuk berjalan kaki

Image
News

Pencari Suaka Keluhkan Pasokan Air Kurang

Pria yang sudah fasih berbahasa Indonesia itu mengharapkan pemerintah menambah pasokan air bersih

Image
News

BNPB: 55 Kabupaten Siaga Darurat Kekeringan

55 kabupaten/kota tersebut tersebar di tujuh provinsi, yaitu di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tengg

Image
News

Tangani Kemarau Pemerintah Buat Hujan Buatan

TMC akan digelar selama tiga bulan kedepan.

Image
News

Narkoba Dominasi Penanganan Kasus di Kejati Sumsel

sejak 2018 hingga Juli 2019 kami menerima 264 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan

trending topics

terpopuler

  1. Kisah Pelarian Ibu dan Putrinya dari Afghanistan ke Jakarta

  2. Waketum Gerindra Endus Keanehan Soal Kekacauan Sistem IT Bank Mandiri

  3. 5 Potret Keluarga 'Minions dan Daddies' di Indonesia Terbuka, Reaksi Kevin Kocak...

  4. Kalau Negaraku Aman, Aku Tak Tinggal di Sini: Pahit Getir Pencari Suaka Bertahan di Jakarta

  5. Pesan Tengku Buat 260.000 Pengikut: Kritiklah Pada Hal yang Substansial, Jangan Serang Orangnya

  6. FPI Klaim Habib Rizieq Tidak Bermasalah di Arab, Ferdinand: Masa Menikahkan Dijadikan Bukti?

  7. Pasca Heboh Saldo Nasabah Error, Saham Bank Mandiri Langsung Merosot

  8. Sedih Banget Duit Buat Rumah Sakit Banyak Sekali: Kisah Pencari Suaka Melahirkan

  9. Nunung Terjerat Kasus Narkoba, Indra Bekti: Harus Rehab, Bukan Penjara

  10. Nampak Ceria, Fairuz A Rafiq Senang Karena Trio 'Ikan Asin' Jadi Tersangka?

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pohon Beringin Itu Akankah Kembali Rindang?

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude