image
Login / Sign Up

Mabes Polri Benarkan Komjen Iriawan Diperiksa TGPF Terkait Kasus Novel Baswedan

Yudi Permana

Image

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. | ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

AKURAT.CO, Mabes Polri membenarkan Komjen Pol Mochammad Iriawan telah diperiksa Anggota Pakar Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan beberapa waktu yang lalu saat melakukan investigasi penyelidikan.       

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pemeriksaan Iriawan kapasitasnya sebagai Kapolda Metro Jaya yang pada waktu itu menyelidiki kasus penyerangan yang dialami Novel Baswedan. Pasalnya pada saat kasus itu terjadi, Iriawan menduduki jabatan Kapolda Metro Jaya dengan Inspektorat Jenderal (Irjen).     

baca juga:

"(Iriawan diperiksa) terkait dengan jabatan Kapolda Metro yang dari awal menyelidiki kasus ini kan Polda Metro," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).      

Menurut Dedi, TGPF hanya mengklarifikasi terkait perkembangan penyelidikan yang dilakukan dari awal hingga pelaku penyerangan terhadap Novel tak kunjung terungkap.         

"Pemeriksaan sifatnya klarifikasi terkait masalah penyelidikan dari awal hingga kini yang diketahui," jelasnya.                      

Dedi membantah bahwa pemeriksaan Iriawan terkait materi kasus Novel Baswedan yang diduga ada keterlibatan jenderal polisi sebagai aktor intelektual. Apalagi menyangkut keterlibatan Iriawan dalam kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.        

Ia menegaskan bahwa Iriawan ditanya soal penyelidikan yang sudah dilakukan, untuk dilanjutkan oleh TGPF dalam rangka mengungkap kasus tersebut.         

"Nggak ada kaitannya dengan itu. Terkait mekanisme penyelidikan yang dilakukan," tegasnya.     

Hasil pemeriksaan anggota Pakar juga sudah disampaikan ke tim KPK yang bergabung dengan TGPF. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi karena penyelidikan bersifat terbuka.             

"Tim itu gabungan dari KPK juga. Pasti menginfokan updatenya sudah disampaikan," jelasnya.            

Sebelumnya diketahui, anggota Pakar TGPF Hendardi mengatakan bahwa salah satu perwira bintang tiga yang pernah diperiksa adalah Iriawan.    

Menurut Hendardi, pemeriksaan terhadap Iriawan, karena diyakini pernah berkomunikasi dengan Novel Baswedan sebelum peristiwa penyiraman terjadi.     

 “Kalau orang diperiksa itu biasa saja  sebagai saksi. Hubungannya apa? Misalkan Novel pernah ke Polda (Metro Jaya), Pak Iriawan juga pernah kunjungi Novel, sebelum atau sesudah kejadian. Itu yang kami periksa,” ujar Hendardi beberapa hari yang lalu.     

Sementara itu Komjen Iriawan membantah pernah diperiksa TGPF dalam kasus penyiraman Novel Baswedan. Ia mengaku hanya diklarifikasi oleh tim pakar terkait pertemuan dirinya dengan Novel Baswedan.    

"Sebetulnya gak diperiksa. Kalau diperiksa itu di BAP (Berita Acara Pemeriksaan), ini di klarifikasi. Jadi dia (anggota pakar TGPF) tanya kenapa Novel?, saya bilang pernah ke kantor saya, karena dia (Novel) kan bekas polisi junior saya. Kebetulan orang dekatnya dia ada haji Arif namanya, itu anak buah saya waktu dia masih menjadi anggota di Polda Metro," kata Iriawan saat dihubungi wartawan, Kamis (11/7/2019).    

"Nah TGPF mungkin nanya, Novel pernah ketemu pak Iriawan, itu yang saya jelaskan ke TGPF jadi saya klarifikasi," sambungnya. []

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

KPK Harap Aktor Penyerangan Novel Baswedan segera Terungkap

Image

News

Munas Golkar

Bamsoet: Partai Golkar Rumah Besar Bagi Purnawirawan TNI/Polri

Image

News

Berita Terpopuler: Netter Sebut Jokowi ‘Bloon' Hingga Penjelasan Polri Soal Kewenangan Berlebih Novel Baswedan

Image

News

Polri Amankan 49 Orang Pasca Pengeroyokan Anggota TNI-Polri di Jambi

Image

News

Kunjungi Pameran Indo Security 2019, Kadiv Humas Polri: Keamanan Jadi Dasar Utama Suatu Negara

Image

News

Aksi 22 Mei

Jumlah Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei Bertambah Sembilan Orang

Image

News

Ungkap Kasus Novel, Polri Bentuk Tim Teknis Pekan Depan

Image

News

Jokowi Beri Waktu Tiga Bulan, Polri Optimis Selesaikan Kasus Novel Baswedan

Image

News

Siswa Sekolah Pembentukan Perwira Polri Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tsamara Amany: Saya Tidak Setuju Bila Anies Baswedan Dipanggil Wan Abud

Tsamara tidak suka dengan orang yang suka membangun sentimen SARA.

Image
News

Karena Ulah Pencuri Kabel PT Telkom, Layanan Internet di Kawasan Menteng Kerap Terganggu

AKBP Deddy Supriyadi menuturkan, para pelaku sudah profesional, karena beraksi seperti pekerja PT Telkom

Image
News

Cak Imin akan Diaklamasikan Jadi Ketua Umum PKB Kembali pada Muktamar di Bali

Faktor Cak Imin itu sangat penting, kenaikan suara PKB dalam sejarah ini adalah tertinggi 13 juta.

Image
News

Abu Janda Buat Kicauan Kotroversial

Abu Janda berharap adanya rehabilitasi bagi orang-orang yang mabuk agama.

Image
News

KPK Harap Aktor Penyerangan Novel Baswedan segera Terungkap

Jadi jangan sampai ada persepsi di publik itu teror kepada penegak hukum tidak akan pernah selesai ditangani.

Image
News

Minat Anak untuk Sekolah Minim, LPA Generasi: Partisipasi Pendidikan Jauh dari RPJMN

Ini menandakan semakin banyak anak-anak yang tidak bersekolah dan tidak mampu meraih jenjang pendidikan Iebih tinggi.

Image
News

Ketua DPP Pastikan Tidak Ada Gejolak di Internal Partai Golkar

"Kalau orang lihat di luar seolah ada gejolak, padahal gejolaknya tidak ada," ungkap Ricky

Image
News

Bagian Depan Bus Mini Transjakarta Terbakar, Penumpang Berhamburan

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Image
News

Golkar Sudah Sodorkan Lima Nama Calon Menteri ke Jokowi

Menurut Andi, pihaknya tak ingin menyetor terlalu banyak, karena menurut Andi, hal tersebut tak realistis

Image
News

PPP Siap Kawal Pembangunan SDM Program Jokowi-Ma'ruf Amin

PP juga bakal mendorong pemerintah mengurangi pengangguran terbuka dan pengentasan kemiskinan.

trending topics

terpopuler

  1. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  2. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  3. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  4. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  5. 10 Pesona Minati Atmanegara, Awet Muda di Usia 60 Tahun

  6. Taruh Modal Rp600 Juta, Arie Untung Ngaku Gak Dapat Untung Bisnis Sama Pablo Benua

  7. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  8. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  9. Jawab Kritik Soal Getah Getih, Rian Ernest: Memang Politisi Kelas Wahid Anies Baswedan Ini

  10. 7 Pesona Briptu Ima, Polwan yang Jalankan Misi Kemanusiaan PBB di Afrika

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik