image
Login / Sign Up

KPK Periksa Empat Bos Perusahaan Kontraktor Terkait Korupsi Proyek Gedung IPDN

Bayu Primanda

Image

Dudy Jocom, tersangka kasus korupsi pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) TA 2011 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat orang petinggi perusahaan kontraktor terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Keempat bos yang jadi saksi di KPK tersebut terdiri dari: Direktur PT Graha Inti Alam, Hari Susanto; Direktur Utama PT Timur Mas Abadi, Harry Agus Tanzil; Direktur Utama PT Arus Berkat Bersama, Triwahyu Wicaksono; dan Direktur PT Mayang Sakti, Zaliansyah Fitriadi.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DJ (Dudy Jocom, mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri)," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Dalam kasus ini, KPK terus mendalami peran dua korporasi PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya selaku penggarap proyek pembangunan gedung IPDN. Kuat dugaan kedua korporasi ini ikut terlibat dalam skandal pembangunan IPDN tersebut.

Demi memperkuat dugaan tersebut, tim penyidik pun telah menggeledah kantor PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya di Jakarta. Dimana dari hasil penggeledahan, sejumlah dokumen dan bukti elektronik disita tim dari kedua lokasi tersebut.

Belakangan, penyidik menyita sejumlah dokumen dari staf Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Waskita Karya, Setiadi Pratama dan staf PT Kakanta, Andi Sastrawan yang menjadi pelaksana lapangan proyek IPDN Gowa. Dokumen itu diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Dudy Jocom sebagai tersangka korupsi pembangunan empat kampus IPDN di Sulawesi Selatan dan kampus IPDN di Sulawesi Utara. Selain Dudy, KPK juga menetapkan dua tersangka lain yakni Kepala Divisi Gedung atau Kepala Divisi I PT Waskita Karya, Adi Wibowo dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya, Dono Purwoko.

Dalam kasus ini, Dudy Jocom melalui kenalannya diduga menghubungi beberapa kontraktor untuk menginformasikan adanya proyek IPDN. Selanjutnya, para pihak itu menggelar pertemuan di sebuah kafe di Jakarta.

Dari pertemuan itu, disepakati adanya pembagian proyek. Proyek IPDN di Sulawesi Selatan digarap Waskita Karya sementara PT Adhi Karya menggarap proyek IPDN di Sulawesi Utara. Dudy Jocom Cs diduga meminta fee 7% dari setiap proyek itu.

Negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp21 miliar akibat kasus ini. Nilai kerugian itu berdasarkan kekurangan pekerjaan pada kedua proyek tersebut, untuk proyek IPDN di Sulawesi Selatan negara merugi Rp11,18 Miliar, dan Rp9,378 miliar untuk proyek kampus IPDN di Sulawesi Utara.

Atas perbuatannya, Dudy Jocom, Adi Wibowo dan Dono Purwoko disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

KPK Masih Telusuri Harta Hasil Korupsi Mantan Bupati Kukar

Image

News

KPK Harap Pansel Pertimbangkan Keseimbangan Gender di Pimpinan KPK

Image

News

Belum Tetapkan Tersangka, Polisi Periksa Lima Saksi Terkait Bentrokan di Mesuji

Image

News

KPK Disebut Tidak Menghormati Mahkamah Agung Sama Sekali

Image

News

KPK Siap Sidangkan Tersangka Kasus Suap PT Krakatau Steel

Image

News

Usai Bersaksi di KPK, Ini Penjelasan Rizal Ramli Terkait Kasus BLBI

Image

News

KPK Periksa Rizal Ramli sebagai Saksi Kasus SKL BLBI

Image

News

KPK Diminta Periksa Wasekjen PPP terkait Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag

Image

News

Penjelasan Polri Soal Kewenangan Berlebih Novel Baswedan saat Tangani Kasus Korupsi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Minat Anak untuk Sekolah Minim, LPA Generasi: Partisipasi Pendidikan Jauh dari RPJMN

Ini menandakan semakin banyak anak-anak yang tidak bersekolah dan tidak mampu meraih jenjang pendidikan Iebih tinggi.

Image
News

Ketua DPP Pastikan Tidak Ada Gejolak di Internal Partai Golkar

"Kalau orang lihat di luar seolah ada gejolak, padahal gejolaknya tidak ada," ungkap Ricky

Image
News

Bagian Depan Bus Mini Transjakarta Terbakar, Penumpang Berhamburan

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Image
News

Golkar Sudah Sodorkan Lima Nama Calon Menteri ke Jokowi

Menurut Andi, pihaknya tak ingin menyetor terlalu banyak, karena menurut Andi, hal tersebut tak realistis

Image
News

PPP Siap Kawal Pembangunan SDM Program Jokowi-Ma'ruf Amin

PP juga bakal mendorong pemerintah mengurangi pengangguran terbuka dan pengentasan kemiskinan.

Image
News

Ganjar: Jangan Hanya Menanam Mangrove, Soal Sampah di Sekitar Pantai Juga Diperhatikan!

Tak hanya di pantai, menurutnya aliran sungai di tambak-tambak petani juga melihat sampah plastik yang mengapung begitu banyak.

Image
News

Zenius App Diluncurkan untuk Memenuhi Kebutuhan Pendidikan di Indonesia

Zenius App juga memuat 80 ribu video belajar serta ratusan ribu butir soal latihan

Image
News

Najwa Shihab Tersanjung Namanya Ada di Peringkat Kedua Perempuan Paling Dikagumi di Indonesia

Najwa mengalahkan sejumlah artis kelas dunia seperti Oprah Winfrey, Taylor Swift dan Angelina Jolie.

Image
News

PDAM: Permukaan Tanah di Depok Potensi Miring

Hanya 18 persen dari total populasi penduduk Kota Depok yang berlangganan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Image
News

KPK Masih Telusuri Harta Hasil Korupsi Mantan Bupati Kukar

Jika masyarakat memiliki informasi tentang kepemilikan aset tersangka dapat disampaikan pada KPK

trending topics

terpopuler

  1. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  2. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  3. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  4. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  5. 10 Pesona Minati Atmanegara, Awet Muda di Usia 60 Tahun

  6. Taruh Modal Rp600 Juta, Arie Untung Ngaku Gak Dapat Untung Bisnis Sama Pablo Benua

  7. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  8. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  9. Sindir Galih Ginanjar, Pablo Benua - Rey Utami, Sonny Septian: Khilaf Sebagai Jurus Terakhir

  10. Jawab Kritik Soal Getah Getih, Rian Ernest: Memang Politisi Kelas Wahid Anies Baswedan Ini

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik