image
Login / Sign Up

Sofyan Basir Jadi Saksi dalam Kasus Suap Pupuk Bowo Pangarso, Ada Apa?

Bayu Primanda

Image

Dirut PLN nonaktif Sofyan Basir resmi ditahan KPK | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Dirut PT PLN, Sofyan Basir sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait kerja sama di bidang pelayaran PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dan penerimaan lain terkait jabatan.

Dalam pemeriksaan kali ini, keterangan dari tersangka suap PLTU Riau-1 itu akan melengkapi berkas penyidikan untuk tersangka Indung (IND) dari pihak swasta.

"Hari ini, diagendakan pemeriksaan terhadap Sofyan Basir, mantan Dirut PLN sebagai saksi serta dua orang pejabat Kementerian Keuangan terkait dengan dana perimbangan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Tak hanya Sofyan, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya untuk tersangka Indung, yaitu Sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Rukijo, Kepala Subdit Dana Alokasi Khusus Direktorat Dana Perimbangan periode 21 April 2015 sampai 24 April 2016 M Nafi, dan Dani Werdaningsih berprofesi sebagai wiraswasta.

Terkait pemanggilan Sofyan, Febri menyatakan bahwa lembaganya mulai menelusuri dugaan sumber dana gratifikasi terhadap anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso (BSP).

Diketahui, Sofyan juga merupakan terdakwa perkara korupsi proyek PLTU Riau-1.

Untuk diketahui, KPK total telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu, yaitu Bowo Sidik Pangarso, Indung, dan Marketing Manager PT HTK Asty Winasti (AWI).

Untuk Asty, saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Diduga Asty memberikan suap sekitar 158 ribu dolar AS dan Rp311 juta yang diberikan dalam beberapa tahap, sejak Mei 2018 hingga 27 Maret 2019.

Dalam konstruksi perkara kasus itu, dijelaskan bahwa pada awalnya perjanjian kerja sama penyewaan kapal PT HTK sudah dihentikan.

Selanjutnya, terdapat upaya agar kapal-kapal PT HTK dapat digunakan kembali. Demi merealisasikan hal tersebut, pihak PT HTK meminta bantuan kepada Bowo Pangarso selaku anggota DPR RI.

Selanjutnya, pada 26 Februari 2019 dilakukan nota kesapahaman (MoU) antara PT PILOG dengan PT HTK.

Bowo diduga meminta "fee" kepada PT HTK atas biaya angkut yang diterima sejumlah 2 dolar AS per metric ton.

Diduga sebelumnya telah terjadi enam kali penerimaan di berbagai tempat seperti rumah sakit, hotel, dan kantor PT HTK sejumlah Rp221 juta dan 85.130 dolar AS.

Uang yang diterima tersebut diduga telah diubah menjadi pecahan Rp50 ribu dan Rp20 ribu sebagaimana ditemukan tim KPK dalam amplop-amplop di kantor PT Inersia di Jakarta.

Selanjutnya, KPK pun mengamankan 84 kardus dan dua kontainer plastik yang berisikan sekitar 400 ribu amplop berisi uang dengan total Rp8,45 miliar, diduga dipersiapkan oleh Bowo Sidik Pangarso untuk "serangan fajar" pada Pemilu 2019.

Uang tersebut diduga terkait pencalonan Bowo sebagai anggota DPR RI di Daerah Pemilihan Jawa Tengah II.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Haris Azhar: TGPF Terlalu Sibuk Hingga Tidak Bisa Mengungkap Pelaku Penyerangan Novel

Image

News

Ke TGPF Kasus Novel, Henry: Mereka Harus Bisa Tunjukkan Apa yang Diusut

Image

News

Gagal Ungkap Pelaku, WP KPK Kecewa dengan Kerja Tim Satgas Kasus Teror Novel Baswedan

Image

News

FOTO Laporan Tim Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan

Image

News

TGPF: Novel Baswedan Disiram Air Keras Karena Tangani Enam Kasus Ini, e-KTP Salah Satunya

Image

News

Kecewa Berat, WP KPK: Polri Gagal Menguak Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Image

News

65 Calon Hakim Ad Hoc Ikut Seleksi Kualitas di Mahkamah Agung

Image

News

Umumkan Hasil Penyelidikan, TGPF Salahkan Novel dan Institusi KPK

Image

News

KPK Garap 3 Saksi dalam Kasus Suap Penanganan Perkara di Kejati DKI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jadi Korban Tawuran, Seorang Pelajar Alami Luka Sabetan Celurit di Perut

Sambil terbata-bata AN mengatakan jika sebelum terkana sabetan celurit dirinya sedang melintas di Jalan Pramuka, Mampang, Depok

Image
News

Akibat Makan Lemper, 40 Siswa SD di Kebayoran Baru Keracunan

"Iya ada karena mengkonsumsi snack lemper, kejadiannya kemarin lokasinya bukan di sekolah ya, tapi di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Image
News

Australia Desak China Izinkan Seorang Ibu Uighur dan Anaknya Tinggalkan Xinjiang

Ibu Uighur tersebut mempunyai suami seorang warga negara Australia

Image
News

Haris Azhar: TGPF Terlalu Sibuk Hingga Tidak Bisa Mengungkap Pelaku Penyerangan Novel

Haris juga menganggap kemungkinan 60 anggota yang dibentuk oleh Polri terlalu sibuk, hingga tak bisa mengunggap dalang pelaku penyiraman

Image
News

Golkar DKI Bedah Kiprah Tokoh Senior Sarwono Kusumaatmadja

Pak Sarwono tidak bawa-bawa keluarga, tidak politik dinasti.

Image
News

Berharap Banyak Dapat Jatah Kursi Menteri, Ketua PKB: Kalau Sama-sama Saja Ibarat Usaha, Masih Rugi, Tapi Kalau Berkurang Celaka

Menurut dia kalau partainya mendapatkan kementerian strategis akan menjadi pembuktian kinerja kepada konstituen.

Image
News

Dari Suriah hingga Somalia, 5 Negara Ini Paling Banyak Kirim Pengungsi

Tercatat ada sekitar 6,7 juta warga Suriah mengungsi di Timur Tengah

Image
News

Komisi III: Kami akan Pertanyakan ke Pimpinan KPK Apa Benar Penyidik Terlalu Besar Kewenangannya

Taufiq tidak berharap terjadi abuse of power karena akan terjadi pelanggaran hak asasi manusia.

Image
News

Srikandi GIAN Mulai Sosialisasi Soal Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah-sekolah

Kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk paparan yang bersifat edukatif dan menghibur ini juga mendapat respon yang sangat baik.

Image
News

Terciduk Makan Lobster Mahal, Menteri Prancis Ini Mengundurkan Diri

trending topics

terpopuler

  1. Ditipu Rugi Rp600 Juta, Arie Untung Mengaku Dirinya Korban Pablo Benua

  2. Tengku Zulkarnain Naik Kuda Dibully Netizen

  3. Ngeri, Pria AS Ini Bunuh dan Bagi Foto Mayat Pacarnya di Insta Story

  4. 5 Fakta Menarik Brigitte Macron, Istri Presiden Prancis yang Lebih Tua 25 Tahun

  5. Penyidik Temukan Logo LSF di Video 'Ikan Asin', Farhat Abbas: Mungkin Buat Gaya-gayaan

  6. 10 Potret Temmy Rahadi dan Ira Wahyuni yang Jarang Tersorot, Mesra di Berbagai Pose

  7. Segera Menikah, ini 10 Potret Terkini Dena Rachman yang Makin Cetar

  8. Disebut Warganet Sindir Garuda, Surat Edaran Grab untuk Pelanggannya Ini Kocak Abis

  9. Sebelum Digrebek, Ridho Ilahi Sempat Ingin Kenalkan Chagii Amelia ke Orangtua

  10. Hasil Penyidikan Polisi Harus Umumkan Nama Pelaku Penyerangan Novel

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik