image
Login / Sign Up

BPN Prabowo-Sandi Patuhi Apapun Putusan Hakim MK

Yudi Permana

Pemilu 2019

Image

Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (tengah) serta Majelis Hakim MK Enny Nurbaningsih (kiri), Aswanto (kedua kiri), I Dewa Gede Palguna (kedua kanan) dan Saldi Isra (kanan) saat memimpin jalannya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (21/6/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan saksi dan ahli dari pihak terkait yakni paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Nama saksi dan ahli yang diajukan dalam sidang tersebut adalah Candra Irawan dan Anas Nashikin sebagai saksi serta ahli Prof Edward Omar Syarief Hiariej dan Dr Heru Widodo. Empat saksi tersebut akan menjelaskan soal tuduhan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan mematuhi putusan yang dibacakan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam persidangan Perselisihan Sengketa Hasil Pemilu (PHPU) Pilpres 2019.     

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan hakim MK dalam memutuskan bersifat progresif dengan melihat bukti kecurangan yang menjadi dasar permohonan pemohon.      

baca juga:

"Apapun itu (putusan hakim MK), kami akan mematuhi dan menghormati hasil MK, apa pun hasilnya. Harapan kami MK menempatkan diri sebagai mahkamah yang pro progresifitas hukum dan hal-hal yang sifatnya substantif bukan mahkamah kalkulator," kata Dahnil di Media Center, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).    

Menurut dia, hakim MK dalam putusannya selalu mempertimbangkan faktor sosiologis dan psikologis masyarakat yang nanti akan terjadi, apabila keputusannya tidak sesuai harapan terkait keadilan dan sebagainya.          

"Faktor sosiologis masyarakat selalu menjadi salah satu yang menjadi pertimbangan MK. Misalnya kalau kemudian ada dampak-dampak sosial dari suatu keputusan, itu pasti jadi pertimbangan," ujar Dahnil.    

Dengan melihat berbagai pengalaman yang selama ini menjadi dasar MK memutuskan suatu perkara, maka BPN yakin hakim akan memutuskan berdasarkan pertimbangan faktor psikologis dan kondisi sosial di masyarakat.    

"Banyak sekali putusan MK, selalu memperhatikan kondisi psikologis masyarakat. Oleh sebab itu saya pikir hal ini juga MK akan melakukan itu," tegasnya. 

Diketahui, hari ini majelis hakim MK akan membacakan putusan perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Putusan itu merupakan kesimpulan hasil Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang dilakukan sejak Senin kemarin.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter di Perairan Indonesia

Image

Ekonomi

Kemenkop Dorong Standarisasi Produk UKM Melalui S-PIRT

Image

News

Tetapkan Legislator Terpilih, KPU Bekasi: Kita Masih Tunggu Putusan MK

Image

News

Hari Ini, MK Putuskan 260 Perkara Pileg

Image

News

Prakiraan Gempa Magnitudo 8,8 di Selatan Jawa, BMKG: Harus Ada Upaya Mitigasi

Image

Ekonomi

Kadin Akui Infrastruktur di Perbatasan Jadi Tantangan Dunia Usaha

Image

News

Lima Pernyataan Kontroversial Amien Rais, Mulai Perang Badar hingga Pembagian 55-54

Image

News

Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

Image

News

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan di Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gerindra Desak Pimpinan DPRD Depok Mengesahkan Perda Anti LGBT

"Ini sudah lama diusulkan dan sudah hampir semua fraksi setuju termasuk PDIP."

Image
News

Ini Alasan Mendagri Keluarkan SOP Surat Izin Perjalanan Dinas

"Kalau kita enggak diizinkan ya salah. Namanya cari ilmu, namanya undangan. Tapi kalau diizinkan ya kok tiap minggu"

Image
News

Waspada Gelombang Tinggi Enam Meter

Kondisi itu mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Image
News

Dituduh Praktikkan Ilmu Hitam, 4 Anggota Keluarga India Ini Dibunuh dengan Sadis

Kasus ini masih diselidiki dan belum ada pelaku yang ditahan

Image
News

Cak Imin Temui Surya Paloh, Bahas Kursi Ketua MPR?

Tidak ada pembahasan yang serius.

Image
News

Masalah Sepele, Pencari Suaka di Eks Kodim 0503/JB Ribut

Keributan antara dua pencari suaka tidak sampai pukul-pukulan.

Image
News

Wisatawan Asing Minta Wifi Gratis, Curhatan Pemilik Kafe di Bali Ini Viral

Bule itu juga disebut tak mau membayar tagihan makanannya

Image
News

Pangeran Keraton Yogyakarta Wafat

Saat ini, jenazah tengah dishalatkan di Masjid Agung Kauman. Dan segera dimakamkan setelahnya.

Image
News

Militer AS Sebut Jet Tempur Venezuela Lakukan Manuver yang Bahayakan Pesawat Mereka

Menurut Venezuela, lebih dari 76 pesawat AS berusaha memasuki wilayah udara Venezuela pada 2019

Image
News

Paripurna Wagub Batal Dilaksanakan, Golkar Bakal Temui Pimpinan DPRD DKI

"Kita tidak begitu memahami nih masalahnya. karena Pansus kan sudah selesai tugas,"

trending topics

terpopuler

  1. Nunung Ditangkap Narkoba, Indro Warkop: Buat Gua yang Seperti Itu Banci

  2. Cibiran Teddy Gusnaidi ke Anies: Prestasinya ketika Dia Tidak Melakukan Apa-apa

  3. Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

  4. Syamsuddin Haris: Amien Rais Tidak Pernah Konsisten dengan Ucapannya, Ujungnya Minta Bagi Kekuasaan

  5. Balas Donald Trump, Michelle Obama: Negara Kita Besar berkat Keberagamannya

  6. Dihadiri Presiden Jokowi, 7 Potret Momen Pernikahan Anak Sudjiwo Tejo

  7. Polemik Baru Setelah Anies Bongkar Instalasi Bambu Setengah Miliar Rupiah

  8. Lima Pernyataan Kontroversial Amien Rais, Mulai Perang Badar hingga Pembagian 55-54

  9. Bela Anies Baswedan, Habiburokhman: Soal Bambu Saja Diserang, Berarti Gak Ada Bahan Lagi Buat Diserang

  10. Rustam: Bagi-bagi Kekuasaan 55 : 45? Mungkin Amien Rais Lupa Sistem Pileg Beda dengan Pilpres

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude