image
Login / Sign Up

Tak Hadir di MK, Prabowo Pantau Sidang Putusan dari Kertanegara

Yudi Permana

Pemilu 2019

Image

Capres 02 Prabowo Subianto bersama Badan Pemenangan Nasional (BPN) memberikan keterangan kepada wartawan di Kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Dalam pernyataanya tersebut, Prabowo menyampaikan bela sungkawa kepada petugas KPPS yang meninggal dan penahanan sejumlah tokoh pendukung badan pemenangan Paslon 02 Prabowo-Sandi. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto tidak akan hadir dalam sidang putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (27/6).

Menurut dia, Prabowo akan mendengarkan hasil putusan MK terkait sengketa PHPU di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta.

"Prabowo tidak hadir di MK dan akan mendengarkan keputusan MK dari Kertanegara, kemungkinan bersama Sandiaga Uno, dan tokoh partai koalisi," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, di Jakarta, Rabu.

baca juga:

Dia menjelaskan alasan Prabowo tidak hadir ke Gedung MK karena percayakan sepenuhnya kepada Tin Hukum dalam proses sengketa PHPU tersebut.

Selain itu menurut dia, Prabowo tidak menginginkan adanya akumulasi massa yang besar ketika hadir di MK karena sejak awal Prabowo sudah menghimbau para pendukungnya tidak berdemo ke MK.

"Kami juga membantu semua pihak dan berharap tidak ada demonstrasi besar sehingga Prabowo memutuskan percayakan kepada kuasa hukum dan menghindari akumulasi massa yang besar ketika hadir di MK," ujarnya.

Menurut dia, Prabowo-Sandi mempercayakan sepenuhnya proses persidangan kepada MK sehingga massa pendukung tidak perlu berkumpul di sekitar Gedung MK.

Dahnil menghimbau kepada para pendukung Prabowo-Sandi tidak perlu berkumpul di sekitar MK dan apabila masih ada yang berkumpul, itu bukan haknya melarang.

"Kita juga harus menghormati hak konstitusional saudara-saudara yang memutuskan melakukan acara di sana," katanya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019, yang semula dijadwalkan pada Jumat (28/6) menjadi Kamis (27/6).

"Iya betul, sidang pembacaan putusan dimajukan pada Kamis (27/6) pada pukul 12.30 WIB," Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono Soeroso di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Senin (24/6).

Fajar mengatakan tidak ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan ini dipercepat.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

Ekonomi

Kemenperin Selaraskan Kurikulum SMK dengan Industri

Image

News

BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

Image

News

Kemarau Panjang, Usai Bangun 81 Embung, Tahun Ini Jateng akan Bikin 11 Embung Lagi

Image

News

Dengarkan Termohon, MK Sidang 53 Perkara PHPU Legislatif 2019

Image

News

Penerapan Sistem ETLE Dinilai Gagal

Image

News

Terakhir di Tahun 2019, 5 Fakta Gerhana Bulan 17 Juli

Image

News

Kolom

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image

News

Visi Indonesia Jokowi Bertolak Belakangan dengan Visi dan Misi Kampanye Pilpres

Image

Ekonomi

Vokasi UI Bina 16 UMKMĀ Kota Serang Sadar Keuangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Korban Tewas Akibat Banjir di Asia Selatan Mencapai Lebih dari 200 Orang

Jutaan orang terdampak dan ratusan ribu mengungsi

Image
News

KPAI Nyatakan SMA Taruna Indonesia Perlu Dievaluasi Secara Menyeluruh

"Setelah meninjau ke sekolahnya, kami mendorong evaluasi total terutama pada audit keuangan sekolah,"

Image
News

Jadi Korban Tawuran, Seorang Pelajar Alami Luka Sabetan Celurit di Perut

Sambil terbata-bata AN mengatakan jika sebelum terkana sabetan celurit dirinya sedang melintas di Jalan Pramuka, Mampang, Depok

Image
News

Akibat Makan Lemper, 40 Siswa SD di Kebayoran Baru Keracunan

"Iya ada karena mengkonsumsi snack lemper, kejadiannya kemarin lokasinya bukan di sekolah ya, tapi di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Image
News

Australia Desak China Izinkan Seorang Ibu Uighur dan Anaknya Tinggalkan Xinjiang

Ibu Uighur tersebut mempunyai suami seorang warga negara Australia

Image
News

Haris Azhar: TGPF Terlalu Sibuk Hingga Tidak Bisa Mengungkap Pelaku Penyerangan Novel

Haris juga menganggap kemungkinan 60 anggota yang dibentuk oleh Polri terlalu sibuk, hingga tak bisa mengunggap dalang pelaku penyiraman

Image
News

Golkar DKI Bedah Kiprah Tokoh Senior Sarwono Kusumaatmadja

Pak Sarwono tidak bawa-bawa keluarga, tidak politik dinasti.

Image
News

Berharap Banyak Dapat Jatah Kursi Menteri, Ketua PKB: Kalau Sama-sama Saja Ibarat Usaha, Masih Rugi, Tapi Kalau Berkurang Celaka

Menurut dia kalau partainya mendapatkan kementerian strategis akan menjadi pembuktian kinerja kepada konstituen.

Image
News

Dari Suriah hingga Somalia, 5 Negara Ini Paling Banyak Kirim Pengungsi

Tercatat ada sekitar 6,7 juta warga Suriah mengungsi di Timur Tengah

Image
News

Komisi III: Kami akan Pertanyakan ke Pimpinan KPK Apa Benar Penyidik Terlalu Besar Kewenangannya

Taufiq tidak berharap terjadi abuse of power karena akan terjadi pelanggaran hak asasi manusia.

trending topics

terpopuler

  1. Ditipu Rugi Rp600 Juta, Arie Untung Mengaku Dirinya Korban Pablo Benua

  2. Tengku Zulkarnain Naik Kuda Dibully Netizen

  3. Ngeri, Pria AS Ini Bunuh dan Bagi Foto Mayat Pacarnya di Insta Story

  4. 5 Fakta Menarik Brigitte Macron, Istri Presiden Prancis yang Lebih Tua 25 Tahun

  5. Penyidik Temukan Logo LSF di Video 'Ikan Asin', Farhat Abbas: Mungkin Buat Gaya-gayaan

  6. 10 Potret Temmy Rahadi dan Ira Wahyuni yang Jarang Tersorot, Mesra di Berbagai Pose

  7. Segera Menikah, ini 10 Potret Terkini Dena Rachman yang Makin Cetar

  8. Disebut Warganet Sindir Garuda, Surat Edaran Grab untuk Pelanggannya Ini Kocak Abis

  9. Sebelum Digrebek, Ridho Ilahi Sempat Ingin Kenalkan Chagii Amelia ke Orangtua

  10. Hasil Penyidikan Polisi Harus Umumkan Nama Pelaku Penyerangan Novel

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik