image
Login / Sign Up

Tito: KPK Kesulitan Tangani Korupsi Kalau Tak Ada Unsur Polri Jadi Komisioner

Yudi Permana

Seleksi Capim KPK

Image

Kapolri Jendral Tito Karnavian memberikan penjelasan kepada komite I DPD dalam rapat kerja di gedung GBHN, Nusantara V, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5/2019). Rapat kerja ini bersama Mendagri, Menkum HAM, Kapolri, Panglima TNI, BIN dan Jaksa Agung membahas Evaluasi Pemilu Serentak 2019. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengharapkan tetap ada unsur kepolisian dalam kepemimpinan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, KPK membutuhkan Polri untuk bekerjasama memberantas praktik korupsi yang menjadi tugas utama lembaga antirasuah tersebut.

"Harus ada unsur Polri di dalam Komisioner KPK untuk kerjasama. Karena KPK menurut saya akan sulit menangani semua persoalan kasus korupsi atau pencegahan korupsi yang ada di seluruh Indonesia yang sangat luas ini dari Sabang sampai Merauke," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

Polri mendaftarkan sembilan perwira terbaik untuk mengikuti seleksi calon pimpinan KPK, Tito berharap salah satu diantara mereka ada yang lolos menjadi Komisioner.

baca juga:

"Kalau nanti saya membatasi misalnya dua orang tiga orang (ikut seleksi Capim KPK) tiba-tiba gak lolos, bagi Polri ya rugi kan," ujarnya.

Menurut mantan Kapolda Metro Jaya ini, KPK perlu menggandeng instansi otoritas lain yang berkaitan dengan penanganan kasus tindak pidana korupsi. Salah satu mitra yang potensial bagi KPK untuk bekerjasama menangani dan mencegah korupsi itu adalah Polri. Karena Polri memiliki jaringan sampai ke daerah-daerah.

"Ada anggota-anggota terlatih yang memiliki kemampuan di bidang pendidikan korupsi yang biasa melakukan kegiatan penyelidikan, memahami IT," ucapnya.

"Dan jangan lupa teman-teman KPK juga banyak dididik di lingkungan pendidikan reserse polri. Kemudian jangan lupa sejarah bahwa di awal KPK berdiri itu melibatkan polri baik di tingkat pimpinan," sambungnya.

Saat ini, lanjut Tito, masih banyak anggota polri yang ditugaskan sebagai penyidik di komisi antirasuah tersebut. Bahkan dari sekian ratus anggota KPK dari polri yang sudah menyelesaikan tugasnya selama lima tahun hingga 10 tahun.

"Mereka kembali menyelesaikan tugasnya dalam keadaan yang baik reputasinya bagus khusnul khotimah, karena banyak yang sukses. Saya memanfaatkan mereka kembali kesini untuk memperkuat penanganan korupsi. Dan sekaligus menjadi role model untuk memperbaiki kultur di dalam polri dalam rangka menekan budaya koruptif dan memperbaiki reformasi birokrasi," tegasnya.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Haris Azhar: TGPF Terlalu Sibuk Hingga Tidak Bisa Mengungkap Pelaku Penyerangan Novel

Image

News

Ke TGPF Kasus Novel, Henry: Mereka Harus Bisa Tunjukkan Apa yang Diusut

Image

News

Gagal Ungkap Pelaku, WP KPK Kecewa dengan Kerja Tim Satgas Kasus Teror Novel Baswedan

Image

News

FOTO Laporan Tim Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan

Image

News

TGPF: Novel Baswedan Disiram Air Keras Karena Tangani Enam Kasus Ini, e-KTP Salah Satunya

Image

News

Kecewa Berat, WP KPK: Polri Gagal Menguak Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Image

News

Umumkan Hasil Penyelidikan, TGPF Salahkan Novel dan Institusi KPK

Image

News

Kapok Keluar Masuk Rutan, Setnov Akhirnya Dikembalikan ke Lapas Sukamiskin

Image

News

Hari ini TGP Kasus Novel Baswedan Sampaikan Hasil Temuan dan Rekomendasi

komentar

Image

1 komentar

Image
Yudi Pranata

menurut saya tidak, polri seharusnya hanya menjadi mitra, "misal" kalau ada petinggi polisi yg terjerat kasus korupsi, bagaimana?

terkini

Image
News

KPAI Nyatakan SMA Taruna Indonesia Perlu Dievaluasi Secara Menyeluruh

"Setelah meninjau ke sekolahnya, kami mendorong evaluasi total terutama pada audit keuangan sekolah,"

Image
News

Jadi Korban Tawuran, Seorang Pelajar Alami Luka Sabetan Celurit di Perut

Sambil terbata-bata AN mengatakan jika sebelum terkana sabetan celurit dirinya sedang melintas di Jalan Pramuka, Mampang, Depok

Image
News

Akibat Makan Lemper, 40 Siswa SD di Kebayoran Baru Keracunan

"Iya ada karena mengkonsumsi snack lemper, kejadiannya kemarin lokasinya bukan di sekolah ya, tapi di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Image
News

Australia Desak China Izinkan Seorang Ibu Uighur dan Anaknya Tinggalkan Xinjiang

Ibu Uighur tersebut mempunyai suami seorang warga negara Australia

Image
News

Haris Azhar: TGPF Terlalu Sibuk Hingga Tidak Bisa Mengungkap Pelaku Penyerangan Novel

Haris juga menganggap kemungkinan 60 anggota yang dibentuk oleh Polri terlalu sibuk, hingga tak bisa mengunggap dalang pelaku penyiraman

Image
News

Golkar DKI Bedah Kiprah Tokoh Senior Sarwono Kusumaatmadja

Pak Sarwono tidak bawa-bawa keluarga, tidak politik dinasti.

Image
News

Berharap Banyak Dapat Jatah Kursi Menteri, Ketua PKB: Kalau Sama-sama Saja Ibarat Usaha, Masih Rugi, Tapi Kalau Berkurang Celaka

Menurut dia kalau partainya mendapatkan kementerian strategis akan menjadi pembuktian kinerja kepada konstituen.

Image
News

Dari Suriah hingga Somalia, 5 Negara Ini Paling Banyak Kirim Pengungsi

Tercatat ada sekitar 6,7 juta warga Suriah mengungsi di Timur Tengah

Image
News

Komisi III: Kami akan Pertanyakan ke Pimpinan KPK Apa Benar Penyidik Terlalu Besar Kewenangannya

Taufiq tidak berharap terjadi abuse of power karena akan terjadi pelanggaran hak asasi manusia.

Image
News

Srikandi GIAN Mulai Sosialisasi Soal Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah-sekolah

Kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk paparan yang bersifat edukatif dan menghibur ini juga mendapat respon yang sangat baik.

trending topics

terpopuler

  1. Ditipu Rugi Rp600 Juta, Arie Untung Mengaku Dirinya Korban Pablo Benua

  2. Tengku Zulkarnain Naik Kuda Dibully Netizen

  3. Ngeri, Pria AS Ini Bunuh dan Bagi Foto Mayat Pacarnya di Insta Story

  4. 5 Fakta Menarik Brigitte Macron, Istri Presiden Prancis yang Lebih Tua 25 Tahun

  5. Penyidik Temukan Logo LSF di Video 'Ikan Asin', Farhat Abbas: Mungkin Buat Gaya-gayaan

  6. 10 Potret Temmy Rahadi dan Ira Wahyuni yang Jarang Tersorot, Mesra di Berbagai Pose

  7. Segera Menikah, ini 10 Potret Terkini Dena Rachman yang Makin Cetar

  8. Disebut Warganet Sindir Garuda, Surat Edaran Grab untuk Pelanggannya Ini Kocak Abis

  9. Sebelum Digrebek, Ridho Ilahi Sempat Ingin Kenalkan Chagii Amelia ke Orangtua

  10. Hasil Penyidikan Polisi Harus Umumkan Nama Pelaku Penyerangan Novel

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik