image
Login / Sign Up

Massa Tetap Gelar Aksi Depan Gedung MK, Kapolri: Kita akan Bubarkan

Yudi Permana

Image

Personel kepolisian berjaga di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (14/6/2019). Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian mengerahkan 17 ribu personel untuk menjaga keamanan sidang gugatan sengketa pilpres Prabowo-Sandi di MK. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Polisi tegas melarang massa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan akan membubarkan massa apabila masih tetap melakukan aksi demonstrasi yang menganggu ketertiban umum. 

"Kalau tetap melaksanakan unjuk rasa sepanjang mengganggu kepentingan publik kita akan bubarkan," kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).    

Tito mengatakan, dalam membubarkan massa pengunjuk rasa nanti, anggota polisi tidak dibekali senjata peluru tajam. Hanya water Cannon dan peluru karet yang digunakan untuk melakukan tindakan tegas apabila peringatan tidak dihiraukan.   

baca juga:

"Saya sudah menegaskan kepada anggota saya tidak boleh membawa peluru tajam, itu protapnya. Jadi kita akan gunakan teknis-teknis tertentu mulai dari peringatan. Kalau para pelaku unjuk rasa baik, enggak ganggu masyarakat, pasti kita akan baik juga," ujar orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini. 

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan akan melakukan tindak tegas jika massa yang melakukan kerusuhan seperti yang terjadi pada aksi 21-22 Mei lalu disekitar gedung Bawaslu RI. 

Tito mengatakan, kalau ada peluru tajam yang keluar, bukan berasal dari polri dan TNI.  "Karena tegas saya dengan bapak Panglima TNI sudah menyampaikan kepada para komandan, bahwa  maksimal yang kita gunakan adalah peluru karet, itu pun teknisnya ada dan kita akan berikan warning sebelumnya," sambungnya.   

Kapolri berharap massa yang menggelar aksi unjuk rasa tidak menganggu kepentingan publik dan ketertiban masyarakat. Selain itu harus mengindahkan etika dan moral dalam berorasi, yang tidak menghujat pihak tertentu atau presiden. 

"Massa tidak menghujat, menyampaikan hoax, itu semua ada aturan hukumnya. Kita akan tindak kalau dilanggar," tuturnya. 

"Saya minta jangan buat kerusuhan termasuk mungkin pihak ketiga.  Karena selain kita melakukan tindakan hukum yang berlaku, percayalah bahwa masyarakat Indonesia tidak menghendaki adanya kerusuhan peristiwa 21-22," tandasnya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Kabupaten Tambrauw Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Image

Ekonomi

Kemenperin Selaraskan Kurikulum SMK dengan Industri

Image

News

BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

Image

News

Kemarau Panjang, Usai Bangun 81 Embung, Tahun Ini Jateng akan Bikin 11 Embung Lagi

Image

News

Dengarkan Termohon, MK Sidang 53 Perkara PHPU Legislatif 2019

Image

News

Penerapan Sistem ETLE Dinilai Gagal

Image

News

Terakhir di Tahun 2019, 5 Fakta Gerhana Bulan 17 Juli

Image

Ekonomi

Vokasi UI Bina 16 UMKM Kota Serang Sadar Keuangan

Image

News

KPU Jawab Dalil PDI Perjuangan Dapil Sulawesi Barat

komentar

Image

1 komentar

Image
Muhamad Wahyudi

Semoga saja tidak terjadi kerusuhan seperti yang sudah-sudah

terkini

Image
News

60 Ribu Lebih Jamaah Calon Haji Asal Indonesia Tiba di Tanah Suci

Mereka berasal dari 11 embarkasi yang terbagi dalam 165 kelompok terbang (kloter).

Image
News

JBMI: Albiner Sitompul Layak Masuk dalam Jajaran Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

JBMI mendukung Albiner Sitompul jadi menterinya Jokowi

Image
News

Jaksa Tuntut Penyuap Eks Ketum PPP Romahurmuziy 3 Tahun Penjara 

aksa menilai, Haris terbukti memberikan suap kepada mantan Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy untuk menduduki posisi Kakanwil Kemenag Jatim.

Image
News

BNNP Jatim: Persyaratan Menikah! Calon Pengantin Harus Memasukkan Keterangan Bebas Narkoba

"Artinya calon pengantin itu tes bebas narkoba dulu, nanti surat keterangan dilampirkan sebagai persyaratan pernikahan,"

Image
News

Polres Pekalongan Kota Ringkus Maling Handphone yang Beroperasi Saat Korbannya Salat

"Tersangka melakukan pencurian saat penghuni rumah kos lengah atau sedang salat,"

Image
News

Dukung Indonesia Pasca Kemerdekaan, Alasan Pemprov DKI Bantu Pencari Suaka Asal Afghanistan

"Ketika Indonesia merdeka dia menyatakan mendukung pemerintahan Indonesia. Jaman dulu kan ada historis tertentu,"

Image
News

Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Kabupaten Tambrauw Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat sesar aktif.

Image
News

Bareskrim Tangkap Seorang Warganet yang Sebarkan Kebencian pada Presiden dan Polri

Tersangka ditangkap polisi di Perumahan Permata Jingga Blok I Nomor 4, Kota Malang, Jawa Timur.

Image
News

Bukan Hanya Perempuan, Pelecehan Seksual di Ruang Publik Juga Menyasar Kaum Pria

"Tiga dari lima perempuan pernah mengalami pelecehan di ruang publik. Sementara satu dari 10 laki-laki juga mengalami pelecehan,"

Image
News

Tim Advokasi Novel: Presiden Jangan Menghindar dari Tanggungjawab

Jokowi diminta ambil alih tanggung jawab.

trending topics

terpopuler

  1. 10 Potret Temmy Rahadi dan Ira Wahyuni yang Jarang Tersorot, Mesra di Berbagai Pose

  2. Segera Menikah, ini 10 Potret Terkini Dena Rachman yang Makin Cetar

  3. Begini Jadinya Kalau Anak IPS Menggunakan Laboratorium, Kocak Abis!

  4. Habib Rizieq Tak Bisa Pulang, Bagaimana Mengurus Visa dan Biayanya?

  5. Visi Indonesia Jokowi Bertolak Belakangan dengan Visi dan Misi Kampanye Pilpres

  6. Balasan Nasdem ke PSI Soal Dugaan Politik Uang Cawagub: Kampanye Sudah Usai, Tidak Usah Menggurui KPK

  7. AFC Sebut Indonesia Bisa Sulitkan Raksasa Asia

  8. YouTuber Rius Vernandes Dipanggil Polisi Usai Beberkan Menu Makanan Garuda Indonesia Ditulis Tangan

  9. Pertemuan Jokowi-Prabowo Dinilai Telah Menyudutkan Kelompok Radikal

  10. Viral Larangan Foto di Pesawat, Pesan Warganet untuk Garuda Indonesia: Gak Usah Aneh-aneh, Teruskan Tingkatkan Layanan Saja

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik