image
Login / Sign Up
Image

Hasan Aoni

Pendiri Omah Dongeng Marwah Kudus

Duit Lanang

Image

Ilustrasi | iyakan.com

AKURAT.CO, Uang tak punya jenis kelamin. Tapi, di Jawa laki-laki membuatnya bergender. "Duit Lanang" (uang laki-laki) sebutannya. Itu uang yang disimpan dan dipakai oleh suami tanpa sepengetahuan isteri. Apa berhubungan dengan ongkos kesenangan? Mari ikuti kisah ini.

Beberapa bulan setelah saya dilantik jadi pimpinan di perusahaan BUMD, saya menyempatkan hadir di acara PKK isteri-isteri karyawan. Waktu itu belum lama kami mengeluarkan kebijakan menaikkan gaji karyawan dari 14 kali menjadi 16 kali setahun.

Berbusa-busa saya bicara soal etos kerja termasuk kabar kenaikan gaji dan beragam kesejahteraan karyawan. Tidak ada niat apa-apa kecuali supaya mereka bangga pada pekerjaan suami dan perusahaan. Satu-satunya titipan pesan adalah agar isteri-isteri terus mendorong suami tetap fokus dalam berkarya. Kecerewetan isteri dipentingkan untuk soal ini, dan kita tahu isteri adalah pelurus jalan bengkok suami yang paling militan. Anehnya, di rapat itu tak satupun isteri mengajukan pertanyaan soal kenaikan gaji suaminya. Mungkin karena staf kami menyampaikan cukup jelas komponen gaji dan jumlah yang diterima.

Seminggu kemudian pertemuan dengan karyawan diadakan. Saya memperhatikan wajah mereka tidak semenyala seperti sebelumnya. Apa ada pesan yang salah disampaikan oleh isteri-isteri mereka? Saya mencoba cari tahu, tapi tidak satu pun komplain berhubungan dengan isteri mereka dari meeting itu. Sampai sekretaris saya mengatakan rahasia di balik wajah cemberut suami-suami itu. "Ini soal Duit Lanang, Pak" katanya. Duit Lanang? Saya baru mendengar pertama kali.

Berceritalah sekretaris saya soal Duit Lanang lengkap dengan varian dan kegunaannya. Pertemuan di acara PKK dengan tambahan tema kesejahteraan itu dianggap membongkar konsep Duit Lanang suami. Saya rupanya tersangka kecemberutan itu.

Dengan istilahnya yang gender dan sexis, Duit Lanang terkesan seperti biaya kesenangan kaum lelaki. Ternyata tidak. Itu semacam uang ngopi, beli rokok, atau nraktir sesama teman. "Mana ada isteri setuju saya minta duit dari dompet dia untuk nraktir teman, Pak. Bisa-bisa malah curiga," kata salah satu karyawan. Oh, ini rupanya.

Lalu apakah ada "Duit Wedok" (uang perempuan)? "Duit Wedok ya uang belanja sayur dan jajan anak-anak, Pak," jawab sekretaris saya.

Menarik mencermati Duit Lanang dalam konteks sosial. Menunjukkan setting patriarkhi suami sebagai penyesak ruang publik dalam memburu nafkah, dan isteri sebagai penjaga ruang private juga bendahara hasil nafkah sekaligus manager eksekusi kebutuhan rumah tangga. Dalam situasi itulah istilah Duit Lanang tercipta.

Tapi, sudah lama perempuan mengisi ruang publik laki-laki. Bahkan seperti sudah niscaya perempuan hadir di mana pun laki-laki menguasai ruang publik, baik oleh alasan emansipasi maupun untuk melengkapi kebutuhan keluarga yang makin bertambah. Di sebagian ruang publik bahkan perempuan memimpin dunia "milik" laki-laki itu.

Maka, mestinya ada juga Duit Wedok. Apalagi ruang sosmed telah membentuk bergroup-group komunitas mulai "Kelompok Emak-emak RT V", "Group Ibu-ibu Pengajian", dan segala group dari groupnya perempuan, memungkinkan ada biaya perempuan dan Duit Wedok muncul di sana. Entah apa istilahnya.

Bagi ustadz yang gemar punya isteri lebih dari satu, dengan tempat tinggal isteri yang berbeda-beda, dan yang memerintah isteri tetap berada di rumah mendidik anak-anak, mungkin akan makin rumit Duit Lanang dikelola. Sebab, dalam konteks sosial kita, keluarga isteri adalah keluarga suami juga, teman-teman dan tetangga asal isteri juga teman-teman dan tetangga suami juga. Berapa banyak Duit Lanang harus dikumpulkan dan "disembunyikan" untuk urusan ngopi, ngrokok bareng, dan nraktir dengan teman, saudara, dan tetangga-tetangganya itu? Wallahu a'lam.

Tapi, ngomong-ngomong, kenapa saya jadi ikut pusing memikirkan itu, ya?

Salam dongeng!

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Atasi Kepadatan Ruang, Jakarta Harus Banyak Membangun Hunian Vertikal

Image

News

Tidak Cukup 10 Hari, Anies Tambah Waktu Kunker di Luar Negeri

Image

News

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Image

News

Kejaksaan Kolombia Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Eks Pemimpin Pemberontak FARC

Image

News

Tiga Cinta di Masjid Al-Munawaroh

Image

News

Kering Melanda, Kelangkaan Air Terasa: Bijak Menabung Air, Berhemat Gunakan Air

Image

News

Politik Cinta

Image

Olahraga

Piala Amerika Brasil 2019

Gelandang Chile Akui Timnya Lebih Percaya Diri

Image

Olahraga

FOTO Chili Kalahkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

komentar

Image

3 komentar

Image
Achmad Fauzi

hmm hmm hmm hmm

Image
Muhamad Wahyudi

baru dengar nih ada istilah duit lanang, kirain mah buat apa gitu, kalo buat ngopi, rokok dan lain-lain mah hampir semua seperti itu

Image
emil sampeno

Ahahaha.. bener juga nih,. duit lanang buat ngopi, roko, dll yg ga aneh aneh terkadang pasti akan menjadi pertanyaan, jangan jangan jangan jangan..

terkini

Image
News

Polda Jabar Beri Pelatihan Khusus untuk Pengemudi Angkutan Umum

Wiyagus menerangkan, kegiatan ini bertujuan guna meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan sikap para pengemudi angkutan umum.

Image
News

Megawati Ajak Prabowo Rajut Kembali Persahabatan Pasca Pilpres

Mari kita rujun kembali menjadi satu persahabatan kita.

Image
News

Polda Metro Punya NTMC, Polrestabes Surabaya Ada Command Center

Kurang lebih ada 200-300 CCTV yang terpasang di wilayah Polrestabes Surabaya.

Image
News

Polda Jatim Amankan Dua Anggota BIN Gadungan yang Kerap Lakukan Penipuan

Sunarto sudah melakukan perekrutan sebanyak empat orang dan Imam telah melakukan perekrutan hingga 24 orang.

Image
News
Munas Golkar

Ini yang Dilakukan Bamsoet untuk Kembalikan Kejayaan Golkar

Golkar harus kembali menjadi rumah yang nyaman bagi para purnawirawan TNI maupun Polri.

Image
News

Pasangan Suami Istri Pengebom Gereja Berada di Filipina Sejak Desember 2018

Pasangan suami-istri itu masuk ke Filipina dibawa Andi Baso, Desember 2018 dan menetap di Filipina sebelum melakukan aksinya

Image
News

Rusia Sampaikan Penyesalan Usai Masuki Wilayah Udara Korea Selatan

Rusia mengklarifikasi bahwa insiden tersebut adalah hal yang tidak disengaja dan disebabkan oleh gangguan teknis pesawat.

Image
News

Didukung Nasdem Nyapres 2024, Anies Masih Malu-malu

Tersipu malu, Anies tak mau banyak bicara mengenai karir politiknya di masa mendatang

Image
News

Balada Pelaku Ranmor, Satu Tertangkap, Yang Lainnya Ikut Tertangkap

Dalam melakukan aksinya, komplotan ini mempersenjatai diri dengan senjata api jenis Revolver kaliber 3,8mm

Image
News

NasDem Siap Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Insya Allah apabila semua berjalan dan sesuai dengan harapan,"

trending topics

terpopuler

  1. Ogah Ketemu Nikita Mirzani, Rosa Meldianti: Hawanya Panas Kumpul Sama Orang Banyak Dosa

  2. Tak Dilibatkan Seleksi Calon Menteri, Ma'ruf: Nanti Paling Pak Jokowi Beri Tahu Saya Kalau Sudah Ngumpul

  3. Cegah Perang, Duterte Izinkan Kapal China Mengambil Ikan di Laut Filipina

  4. Empat Kali Anies Keluar Negeri, Dua Diantaranya Tanpa Anggaran Pemerintah

  5. Ferdinand Sebut Anies Baswedan Potensi Ditunggangi Setan Gundul

  6. Petani Tanam Ganja di Antara Cabai dan Kacang, Dikiranya Tak Ada yang Tahu

  7. Pria Asal Majalengka Jadi TNI Gadungan Biar Bisa Temui Megawati

  8. Setelah 13 Tahun Dipasung dalam Kotak 2 X 2 Meter, Akhirnya Mereka Dibebaskan

  9. Rocky Gerung: Sialnya yang Terjadi Pak Presiden Selalu Katakan Nggak Mau Mengintervensi

  10. Foto Lamanya Tengah Dibaptis Beredar, Kiki Fatmala: Aku No Comment

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Evaluasi Kinerja Partai Politik

Image
Abdul Aziz SR

Pohon Beringin Itu Akankah Kembali Rindang?

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude