image
Login / Sign Up

Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Ungkap Kubu Prabowo-Sandi Gunakan Strategi Firehose of Falsehood

Kosim Rahman

Pemilu 2019

Image

Ketua tim hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Yusril Ihza Mahendra selaku pihak terkait mendengarkan pembacaan gugatan saat sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat, (14/6/2019). Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 hari ini. Sidang digelar setelah permohonan dari pemohon pasangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diterima MK pada 25 Mei 2019 lalu. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Ketua tim kuasa hukum paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra dalam sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) menyinggung strategi propaganda yang digunakan kubu Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Strategi propaganda yang dimaksud Yusril adalah metode firehose of falsehood yang digunakan tim sukses Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno menjelang pemilihan Presiden 2019.

baca juga:

Menurut Yusril, strategi firehose of falsehood sebagai teknik propaganda politik adalah metode yang selayaknya tidak dipergunakan dalam praktik politik di Indonesia.

"Para elite politik memiliki tanggungjawab agar praktik politik di Indonesia tetap mendasarkan diri pada nilai-nilai moral. Penyebaran berita bohong, hoax, fitnah, penggunaan sentimen suku, agama dan ras yang sempat mewarnai proses Pemilu 2019. Ini tidak boleh terus-menerus berlanjut dan harus dijadikan pelajaran berharga untuk membangun kehidupan politik yang sehat," kata Yusril saat membacakan jawaban kepada pada pemohon dalam PHPU Pilpres di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

Untuk itu, kata Yusril, para elit politik harus menjadikan Pancasila sebagai landasan falsafah bernegara, tetap harus kita jadikan landasan moral dan filosofis dalam membangun kehidupan politik yang demokratis.

Oleh karena itu, lanjut Yusril sebagai pihak terkait memandang sangatlah penting untuk memilah dan mengkritisi bangunan narasi yang dijadikan dalil-dalil Permohonan Pemohon.

"Narasi kecurangan yang diulang-ulang terus menerus tanpa menunjukkan bukti-bukti yang sah menurut hukum, klaim kemenangan tanpa menunjukkan dasar dan angka yang valid, upaya mendelegitimasi," imbuhnya.

Yusril juga menyinggung upaya pendelegimasian kepada penyelenggara Pemilu dengan narasi yang berisi sebuah tuduhan bahwa penyelenggara pemilu tidak netral.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Gempa dan Tsunami Intai Selatan Pulau Jawa, Ini Penjelasan BMKG

Image

News

Gempa Magnitudo 5 Terjadi di Pulau Seram Bagian Barat Maluku

Image

News

Kejati Jatim Selamatkan Aset Negara Rp5 Triliun dari YKP

Image

News

Ketua KPU Sumut Lakukan Pelanggaran, Ustad Tengku: Semoga di Akhirat Semua Kejadian Tidak Memberatkan

Image

News

BMKG: Waspadai Gelombang Laut Setinggi 4 Meter di Perairan Aceh

Image

News

BMKG Kembali Mendeteksi Lima Titik Panas Terindikasi Karhutla di Riau

Image

Ekonomi

Indepth

Motor Baru Penggerak Perekonomian Indonesia Itu Bernama 'UMKM'

Image

News

Kadisnarkertrans: Lulusan SMK Swasta Banyak yang Nganggur 

Image

Ekonomi

Toma Tomi Sulap Tomat Menjadi Manisan Ramai Dilirik Pengunjung

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kementerian PUPR Salurkan Air Bersih Bagi Pengungsi Gempa Malut

"Kami sangat peduli dengan air bersih terutama di tempat-tempat pengungsian,"

Image
News

Replika JPO Senayan Jadi Spot Foto Favorit Pada Lebaran Betawi di Monas

Spot foto tersebut terletak di pintu masuk stan wilayah kota administrasi Jakarta Pusat, yakni di samping kiri panggung utama.

Image
News

Gempa dan Tsunami Intai Selatan Pulau Jawa, Ini Penjelasan BMKG

"Kita harus jujur mengakui dan menerima kenyataan bahwa wilayah kita memang rawan gempa dan tsunami,"

Image
News

Tasyakuran HUT dan Kemenangan Jokowi, PDIP Gelar Gebyar Wayang Kulit

Acara wayang kulit sendiri digelar di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019) malam, dan hadirkan 3 dalang.

Image
News

Kubu Prabowo - Sandi Siap Jadi Bagian Pemerintah Bila Ada Pembagian 55:45

"Ayo bagi 55-45, itu masuk akal. Kalau sampai disepakati berarti rezim ini balik kanan, sudah jalan akalnya,"

Image
News

Jalan Medan Merdeka Selatan Jadi Arena Parkir Lebaran Betawi

Kendaraan-kendaraan tersebut adalah milik para pengunjung hajatan Lebaran Betawi 2019, yang diselenggarakan di silang Monas.

Image
News

Farhat Abbas Belum Tahu Soal Tindak Lanjut Kasus Ketua DPRD DKI Jakarta

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, dituduh oleh mantan Sekda Provinsi Riau, Zaini Ismail, telah melakukan penipuan.

Image
News

7 Ahli Waris Petugas KPPS DIY yang Gugur saat Bertugas, Terima Santunan dari KPU

Image
News

Bela China dalam Kasus Xinjiang, Begini Alasan Arab Saudi

Pemerintah China melakukan penahanan terhadap jutaan umat Islam etnis Uighur di wilayah tersebut

Image
News

Berlatarkan Keluarga hingga Dunia Persilatan, 5 Karya Fenomenal Arswendo Atmowiloto

Selamat jalan, Legenda!

trending topics

terpopuler

  1. Selama Proses Pemeriksaan Polisi, Nunung Diberhentikan dari Program 'Ini Talkshow'

  2. Makannya Banyak, Kucing Oranye Ini Dijual Murah Secara Online

  3. Ketua KPU Sumut Lakukan Pelanggaran, Ustad Tengku: Semoga di Akhirat Semua Kejadian Tidak Memberatkan

  4. Kunjungan Keluar Negeri Dikritik, Anies: Awalnya Pak Pras Juga Mau Ikut

  5. Dari Iriana Hingga Melania Trump, ini Potret 10 First Lady Saat Masih Muda

  6. Rhenald Kasali: KPPU Harusnya Belajar, Garuda dan Sriwijaya Beda Market!

  7. Pakai Sabu seperti Nunung, 8 Hal Mengerikan Ini Akan Kamu Alami

  8. Bikin Merinding, 5 Fakta Film Makmum yang Angkat Kisah Sosok Gaib Saat Salat

  9. Perempuan Gemuk, Dokter Estetika Sarankan Treatment Kecantikan Ini untuk Kamu

  10. Nasib Danau Toba Ditaruh di Pundak Lulusan Poltekpar Medan

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude