image
Login / Sign Up

Tim Hukum Prabowo-Sandi: KPU Tidak Bisa Menjawab Dalil yang Dituduhkan Pemohon

Yudi Permana

Pemilu 2019

Image

Ketua tim hukum pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Bambang Widjojanto selaku pemohon membacakan permohonan saat sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat, (14/6/2019). Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 hari ini. Sidang digelar setelah permohonan dari pemohon pasangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diterima MK pada 25 Mei 2019 lalu. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Ketua tim hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto (BW) menyayangkan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya membacakan jawaban dan memberikan tanggapan atas petitum pemohon tidak secara keseluruhan.    

Pasalnya draf jawaban dan alat bukti yang diserahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dokumen setebal 300 halaman, untuk menjawab perbaikan permohonan gugatan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi.    

"Itu ada 300 lebih halaman (jawaban KPU), tetapi cuma dibacakan 30 halaman. Kemudian dia meyakini bahwa bagian-bagian lain seolah-olah tidak dibaca," kata BW di gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).    

baca juga:

"Menurut saya dia (KPU) melakukan kegagalan, karena yang perlu diyakinkan, bukan hanya majelis hakim, tetapi seluruh masyarakat Indonesia atas kecurangan," sambung BW. 

Menurutnya, pihak termohon dalam hal ini KPU, tidak berhasil meyakinkan pemohon dan juga Majelis Hakim MK atas jawaban tersebut. Sebab semua yang menjadi dalil yang disampaikan pihak pemohon tidak dijawab KPU secara keseluruhan. 

"Termohon yang gagal meyakinkan pemohon. Dan saya menduga majelis hakim tidak dapat dipuaskan dengan jawabannya apalagi masyarakat Indonesia," ujarnya. 

Dengan tidak dibacakan jawaban pihak termohon, maka kecurangan dalam penyelenggaran pemilu 2019 benar-benar terjadi. Karena KPU tidak bisa menjawab dalil yang dituduhkan pemohon dalam hal ini kuasa hukum Prabowo-Sandi

"Itu mengandung arti bahwa betul itu terjadi kecurangan. Bahwa betul terjadi hal-hal yang dikemukakan," ucap BW.  

Sementara pihak KPU beralasan bahwa dalil terkait kecurangan yang disampaikan pemohon tidak jelas lokasi tempatnya di wilayah dan daerah mananya. 

Menurut Bambang, kalau kecurangan terjadi secara masif, maka KPU perlu membuktikan kebenaran terkait dalil yang disampaikan pemohon. Lebih lanjut dikatakannya, soal adanya kecurangan itu nantinya akan disampaikan oleh saksi-saksi.   

"Dia (KPU) membentuk supaya ada 6W 1H. Nah kalau kejadian masif dilakukan dimana-mana. Maka kemudian itu sebabnya, argumen pembuktian menjadi penting. Argumen pembuktian, tugasnya bukan hanya pemohon. Dan kalau dikaitkan dengan saksi, ini menjadi menarik," tuturnya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Pemerintah Akan Evaluasi Layanan dan Fasilitas Rest Area di Seluruh Ruas Jalan Tol

Image

News

KPU Nilai Rekomendasi Bawaslu 'Imposibility of Performance'

Image

News

PHPU Legislatif 2019, Hakim MK Ancam Usir Caleg PKB Tapsel dari Ruang Sidang

Image

News

BMKG: Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Kamis

Image

News

Cerewet, Hakim MK Tegur Kuasa Hukum PDI Perjuangan

Image

News

Kurun Waktu 6 Bulan, BMKG Catat Telah Terjadi 665 Kali Gempa di Sulawesi Tengah

Image

News

Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Kabupaten Tambrauw Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Image

Ekonomi

Kemenperin Selaraskan Kurikulum SMK dengan Industri

Image

News

BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mardani Ingatkan Sri Mulyani Soal Pernyataan tentang Pemerintahan Otoriter

Jangan berlebihan.

Image
News

Jaksa KPK Tuntut Kepala Kantor Kemenag Gresik 2 Tahun Penjara

Muafaq akan memberikan pembelaan.

Image
News

Berita Terpopuler: Visi Misi Jokowi Berbeda saat Kampanye Hingga Ratna Sarumpaet Ogah Ajukan Banding

Lima berita terpopuler.

Image
News

KPU Nilai Rekomendasi Bawaslu 'Imposibility of Performance'

KPU hanya punya waktu 2 hari.

Image
News

PHPU Legislatif 2019, Hakim MK Ancam Usir Caleg PKB Tapsel dari Ruang Sidang

Tidak taati hakim sih.

Image
News

BMKG: Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Kamis

Suhu udara sedikit lebih sejuk terjadi di wilayah Jakarta Pusat, pagi hari berkisar 24 derajat Celcius.

Image
News

TPF Minta Polri Selidiki Enam Kasus Korupsi yang Ditangani Novel Baswedan

Berpotensi jadi penyebab Novel diserang.

Image
News

Jumat Besok, Polisi Panggil Wali Kota Tangerang

Untuk dilakukan klarifikasi.

Image
News

Hari Ini Politisi PSI Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Penyebaran Berita Bohong

"Pukul 09:00, saya Taufiqurrahman, akan melaporkan sudara Rian Ernest Tanudjaja,"

Image
News

Cerewet, Hakim MK Tegur Kuasa Hukum PDI Perjuangan

Hakim minta jangan terlalu banyak protes.

trending topics

terpopuler

  1. Visi Indonesia Jokowi Bertolak Belakangan dengan Visi dan Misi Kampanye Pilpres

  2. YouTuber Rius Vernandes Dipanggil Polisi Usai Beberkan Menu Makanan Garuda Indonesia Ditulis Tangan

  3. AFC Sebut Indonesia Bisa Sulitkan Raksasa Asia

  4. Sindiran Pedas Abdillah Toha kepada Pendukung Prabowo yang Kecewa: Merasa Kuda Tunggangan Mereka Telah Hilang

  5. Viral Larangan Foto di Pesawat, Pesan Warganet untuk Garuda Indonesia: Gak Usah Aneh-aneh, Teruskan Tingkatkan Layanan Saja

  6. 'Ga Pulang-pulang', Biaya Per Bulan Habib Rizieq di Saudi Lebihi Rp36 Juta

  7. Pertemuan Jokowi-Prabowo Dinilai Telah Menyudutkan Kelompok Radikal

  8. Tak Mau Ajukan Banding, Ratna Sarumpaet Mengaku Lelah Hadapi Proses Sidang yang Panjang

  9. Posting Foto Mesra, Tanda Nagita Slavina Hamil Anak Kedua Makin Kuat

  10. Garuda Laporkan Youtuber, Netizen Ramai Tantang Laporkan Hotman Paris

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik