image
Login / Sign Up

SMRC: Mayoritas Rakyat Indonesia Percaya Pilpres Berlangsung Jurdil

Yohanes Antonius

Image

Pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin (kiri) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (kanan) bersalaman jelang debat visi, misi dan gagasan di panggung debat capres dan cawapres kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat penutup kali ini mengusung tema Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi dan Industri | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru menunjukkan mayoritas rakyat Indonesia percaya bahwa Pemilihan Presiden dan anggota DPR pada 17 April 2019 berlangsung secara jujur, adil, bebas, langsung, dan rahasia.

"Yang menganggap pemilu berlangsung jurdil mencapai 68-69 persen, sementara yang menganggap kurang/tidak jurdil hanya 27-28 persen," kata Direktur Program SMRC, Sirojudin Abbas saat mempresentasikan hasil survei nasional bertajuk "Kondisi Demokrasi dan Ekonomi Politik Nasional pasca Peristiwa 21-22 Mei: Sebuah Evaluasi Publik", di Jakarta, Minggu (16/6/2019).

Oleh karena itu, lanjut dia, anggapan bahwa Pemilu 2019 tidak berlangsung jurdil tidak sejalan dengan penilaian mayoritas warga Indonesia.

baca juga:

Menurut Abbas, kepercayaan publik tentang kualitas pemilu ini tidak banyak berbeda dengan Pemilu 2009 dan 2014.

"Pada 2009, yang menilai pemilu berlangsung jurdil mencapai 67 persen dan pada 2014 mencapai 70,7 persen," katanya.

Survei ini juga menunjukkan mayoritas rakyat menilai positif kondisi bangsa dan demokrasi Indonesia.

Sekitar 66 persen masyarakat menyatakan puas dengan kualitas demokrasi di Indonesia, sementara 77 persen warga menyatakan pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan demokratis.

Di sisi lain, survei ini juga menunjukkan adanya penurunan kepuasan dan kepercayaan masyarakat atas kualitas demokrasi di Indonesia seusai terjadinya peristiwa 21-22 Mei 2019 yang mencederai demokrasi.

Dengan mewawancarai 1.220 responden yang ditarik secara random di seluruh Indonesia pada 20 Mei-1 Juni 2019 dengan margin of error 3,05 persen, survei SMRC menunjukkan kepuasan atas pelaksanaan demokrasi secara umun turun dari 74 persen (April 2019) menjadi 66 persen (Juni 2019).

Survei menunjukkan adanya penurunan kepercayaan warga terhadap sejumlah hal yang menjadi indkator kualitas demokrasi.

Di antaranya sebanyak 43 persen warga menganggap saat ini masyarakat sering takut bicara politik, sementara pada 2014 angkanya hanya 17 persen.

Sebanyak 28 persen warga menilai pemerintah sering mengabaikan konstitusi, sementara pada 2014 angkanya juga 28 persen.

Selain itu, 38 persen warga menilai saat ini warga sering merasa takut dengan perlakuan semena-mena oleh aparat penegak hukum, sementara pada 2014 angkanya hanya 24 persen.

Warga yang menilai kondisi politik saat ini buruk juga mengalami peningkatan dibandingkan 2014. Saat ini sekitar 33 persen warga menganggap kondisi politik Indonesia buruk, sementara pada 2014 angkanya hanya mencapai 20 persen.

Namun, kata Abbas, adanya penurunan persepsi tentang kualitas demokrasi dan kondisi politik ini ternyata tidak serius berdampak pada persepsi publik mengenai kondisi ekonomi, penegakan hukum, dan keamanan.

Ia menambahkan, temuan survei ini menunjukkan bahwa Presiden Jokowi didukung oleh mayoritas warga Indonesia yang percaya bahwa pemilihannya telah berlangsung secara baik dan benar.

Mayoritas masyarakat juga percaya kondisi politik, ekonomi, hukum, dan keamanan berada dalam kondisi memuaskan. Namun ada kekhawatiran bahwa terjadi penurunan kualitas demokrasi.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi bahan pekerjaan rumah bagi Presiden Jokowi untuk lima tahun ke depan," kata Abbas.[] 

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Permunas Apresiasi Pidato Jokowi Sampaikan Agenda Lima Tahun Kedepan

Image

News

Sekjen NasDem Sebut Jokowi Miliki Kewenangan Penuh Tentukan Struktur Menteri Kabinet

Image

News

Haji 2019

Menag: Bapak Presiden Tetapkan Saya Sebagai Amirul Hajj 2019

Image

News

KNPI Sebut Menteri Muda Jokowi-Ma’ruf Harus Pernah Memimpin Organisasi Kepemudaan

Image

Ekonomi

Empat Sektor Ini Akan Jadi Andalan Jokowi Dongkrak Investasi

Image

Ekonomi

KEIN: Pidato Visi Misi Jokowi Beri Angin Segar Investasi

Image

Ekonomi

Pemerintah Akan Lelang 9 Bendungan Selama 2019

Image

Ekonomi

Jokowi Minta Jajarannya Antisipasi Gagal Panen Saat Kemarau

Image

Hiburan

Jokowi Bertemu Prabowo, Addie MS: Ayo Bersama Bangun Indonesia Kita

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ketua PA 212 Akan Berjuang Sekuat Tenaga Terlaksananya Ijtima Ulama ke-4 di Jakarta

Ijtima Ulama ke-4 siap digelar di Jakarta.

Image
News

Permunas Apresiasi Pidato Jokowi Sampaikan Agenda Lima Tahun Kedepan

Poin-poin fokus dari penyampaian agenda Indonesia selama lima tahun kedepan oleh jokowi perlu di apresiasi, didukung dan dikawal.

Image
News

Sekjen NasDem Sebut Jokowi Miliki Kewenangan Penuh Tentukan Struktur Menteri Kabinet

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate menyebutkan, Presiden memiliki tiga kewenangan penuh dalam menentukan struktur kabinet.

Image
News
Haji 2019

Menag: Bapak Presiden Tetapkan Saya Sebagai Amirul Hajj 2019

Menag ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo untuk memimpin delegasi Amirul Hajj dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 1440H/2019M.

Image
News

Kemenristekdikti Undang 57 Ilmuan Diaspora Untuk Membangun SDM Indonesia

Kemenristekdikti mengajak ilmuan dispora membangun SDM Indonesia dalam kegiatan Simposium Cendekia Kelas Dunia (SCKD) 2019.

Image
News

KNPI Sebut Menteri Muda Jokowi-Ma’ruf Harus Pernah Memimpin Organisasi Kepemudaan

Ketum KNPI, Noer Fajrieansyah mengapresiasi keinginan Presiden Joko Widodo untuk mencari Menteri berusia relatif muda.

Image
News

Pemerintah Harus Hadir Melindungi WNI di Suriah dan Irak

Keberadaan dan nasib warga negara Indonesia tidak hanya menyoal foreign terrorist fighters namun juga perempuan dan anak-anak.

Image
News

MUI: Anugerah Syiar Ramadahan Turut Menjaga Kualitas Siaran

Ketum MUI KH Ma'ruf Amin mengatakan ASR 1440 Hijriyah/2019M turut menjaga kualitas siaran televisi di bulan puasa.

Image
News

Belum Ada Tersangka, Kasus Novel Baswedan Dinaikan ke Tahap Penyidikan

Penyidikan sudah dinaikan. Karena sudah ada tim yang dibentuk Polda Metro Jaya.

Image
News

Hotman Paris Lomba Pakai Sarung hingga Dipanggil Gus Lora

Hotman memposting video ketika dia mengikuti lomba memakai sarung.

trending topics

terpopuler

  1. Jurus Emak-emak Bikin Anaknya Kapok Main HP Kelamaan

  2. Usai Pertemuan Jokowi-Prabowo, PAN Harap Gerindra-PKS Jadi Oposisi

  3. Jokowi Pastikan Periode Kedua Tak Ada Lagi Praktik Pungli

  4. Salmafina Sunan Mengaku Pernah Hampir Jadi Korban Poligami

  5. Inter Milan Buka Pramusim dengan Kemenangan

  6. Wilder: Ruiz? Kenapa Tidak?

  7. Jokowi: Silakan Jadi Oposisi, Asal Jangan Dendam dan Kedepankan Kebencian

  8. Sindir Iuran untuk Habib Rizieq, Denny: Sisanya Banyak, Bisa Buat Beli Rubicon

  9. Ribuan Relawan Jokowi-Ma'ruf Padati SICC Bogor

  10. Kapal Seruduk Crane Hingga Roboh di Tanjung Mas Semarang

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Image
Hasan Aoni

Puzzle Kehidupan Puisi Tiyo

Image
UJANG KOMARUDIN

Bagi-bagi Jatah Menteri

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik