image
Login / Sign Up

Gugatan Soal Posisi Ma'ruf Amin Dinilai Tidak Tepat Jika Diajukan ke MK

Oktaviani

Pemilu 2019

Image

Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini saat menjadi pembicara dalam acara diskusi di Plaza Central, Semanggi, Jakarta, Senin (15/4/2019). Dalam diskusi yang diadakan oleh Direktur Lembaga Pemilih Indonesia ini bertajuk tema 'Konsolidasi Demokrasi Pasca Soeharto: Masa Depan vs Masa Lalu'. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Gugatan soal posisi Cawapres Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin di Bank BNI dan Mandiri Syariah yang diajukan oleh Tim Kuasa Hukum Capres-Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ke Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai kurang tepat.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengungkapkan bahwa karena hal itu merupakan bagian dari kategori dugaan pelanggaran administratif Pemilu 2019 yang bukan menjadi kewenangan MK untuk memutuskan, tetapi kewenangan dari Bawaslu RI.

"Dari sisi substansi, dari sisi kewenangan, jadi hal yang dipersoalkan tersebut masuk kategori dugaan pelanggaran administratif pemilu," ungkapnya di Kantor SMRC, Jl. Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2019).

baca juga:

Sehingga, Titi menegaskan bahwa menjadi kurang tepat jika persoalan tersebut diajukan ke MK karena bukan menjadi bagian dari gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

"Pelanggaran tersebut adalah pelanggaran prosedur tata cara dan mekanisme dalam penyelenggaraan tahapan pemilu," ujarnya.

Titi menjelaskan, jika Tim Hukum Prabowo-Sandiaga mau mempermasalahkan jabatan Ma'ruf Amin di dua bank tersebut, maka selayaknya hal itu diadukan kepada Bawaslu RI, bukan ke MK.

"Menurut hemat saya, karena pelanggaran ini adalah administratif pemilu. Mestinya BPN 02 melaporkannya kepada Bawaslu. Karena ini menjadi ranah Bawaslu atau kewenangan menurut Undang-Undang," katanya.

Dengan begitu, Titi menambahkan, kubu Prabowo-Sandiaga akan mendapat kepastian hukum yang lebih tegas karena mengajukan kepada institusi yang berwenang untuk memutuskan.

"Jadi terkait dengan hal ini kita tidak bisa menduga-duga. Tetapi kita akhirnya jadi menunggu bagaimana MK menyikapi, apakah MK akan meminta Bawaslu menyelesaikan masalah ini atau MK mengambil alih penyelesaiannya dan memutusnya," ungkapnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

Ekonomi

Pemerintah Akan Evaluasi Layanan dan Fasilitas Rest Area di Seluruh Ruas Jalan Tol

Image

News

PHPU Legislatif 2019, Hakim MK Ancam Usir Caleg PKB Tapsel dari Ruang Sidang

Image

News

BMKG: Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Kamis

Image

News

Cerewet, Hakim MK Tegur Kuasa Hukum PDI Perjuangan

Image

News

Kurun Waktu 6 Bulan, BMKG Catat Telah Terjadi 665 Kali Gempa di Sulawesi Tengah

Image

News

Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Kabupaten Tambrauw Papua Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Image

Ekonomi

Kemenperin Selaraskan Kurikulum SMK dengan Industri

Image

News

BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

Image

News

FOTO Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Jutaan Rupiah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mardani Ingatkan Sri Mulyani Soal Pernyataan tentang Pemerintahan Otoriter

Jangan berlebihan.

Image
News

Jaksa KPK Tuntut Kepala Kantor Kemenag Gresik 2 Tahun Penjara

Muafaq akan memberikan pembelaan.

Image
News

Berita Terpopuler: Visi Misi Jokowi Berbeda saat Kampanye Hingga Ratna Sarumpaet Ogah Ajukan Banding

Lima berita terpopuler.

Image
News

KPU Nilai Rekomendasi Bawaslu 'Imposibility of Performance'

KPU hanya punya waktu 2 hari.

Image
News

PHPU Legislatif 2019, Hakim MK Ancam Usir Caleg PKB Tapsel dari Ruang Sidang

Tidak taati hakim sih.

Image
News

BMKG: Jakarta Diperkirakan Cerah Berawan Sepanjang Kamis

Suhu udara sedikit lebih sejuk terjadi di wilayah Jakarta Pusat, pagi hari berkisar 24 derajat Celcius.

Image
News

TPF Minta Polri Selidiki Enam Kasus Korupsi yang Ditangani Novel Baswedan

Berpotensi jadi penyebab Novel diserang.

Image
News

Jumat Besok, Polisi Panggil Wali Kota Tangerang

Untuk dilakukan klarifikasi.

Image
News

Hari Ini Politisi PSI Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Penyebaran Berita Bohong

"Pukul 09:00, saya Taufiqurrahman, akan melaporkan sudara Rian Ernest Tanudjaja,"

Image
News

Cerewet, Hakim MK Tegur Kuasa Hukum PDI Perjuangan

Hakim minta jangan terlalu banyak protes.

trending topics

terpopuler

  1. Visi Indonesia Jokowi Bertolak Belakangan dengan Visi dan Misi Kampanye Pilpres

  2. YouTuber Rius Vernandes Dipanggil Polisi Usai Beberkan Menu Makanan Garuda Indonesia Ditulis Tangan

  3. AFC Sebut Indonesia Bisa Sulitkan Raksasa Asia

  4. Sindiran Pedas Abdillah Toha kepada Pendukung Prabowo yang Kecewa: Merasa Kuda Tunggangan Mereka Telah Hilang

  5. Viral Larangan Foto di Pesawat, Pesan Warganet untuk Garuda Indonesia: Gak Usah Aneh-aneh, Teruskan Tingkatkan Layanan Saja

  6. 'Ga Pulang-pulang', Biaya Per Bulan Habib Rizieq di Saudi Lebihi Rp36 Juta

  7. Pertemuan Jokowi-Prabowo Dinilai Telah Menyudutkan Kelompok Radikal

  8. Tak Mau Ajukan Banding, Ratna Sarumpaet Mengaku Lelah Hadapi Proses Sidang yang Panjang

  9. Posting Foto Mesra, Tanda Nagita Slavina Hamil Anak Kedua Makin Kuat

  10. Garuda Laporkan Youtuber, Netizen Ramai Tantang Laporkan Hotman Paris

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik