image
Login / Sign Up

Polisi Ungkap Status Kivlan Zen Terkait Uang dari Habil Marati

Gerdiansyah

Image

Kivlan Zen dan Eggi Sudjana saat mendatangi gedung Bawaslu saat aksi Massa Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan & Kebenaran (GERAK) di depan dedung Bawaslu, JMH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019). Aksi ini dilakukan meminta kepada penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan calon nomor 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, karena menemukan kecurangan yang terjadi selama gelaran Pemilu 2019 berlangsung. Untuk pengamanan 11 ribu personel gabungan TNI/Polri untuk mengamankan aksi ini. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Tersangka kepemilikan senjata ilegal, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, telah diperiksa sebagai saksi terkait uang sebesar 15 ribu Dollar Singapura yang diberikan oleh Politisi PPP Habil Marati.

"Tadi malam (Sabtu, 15/6/2019) itu Pak Kivlan dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan itu sebagai saksi terhadap tersangka HM (Habil Marati. Pada dasarnya berkaitan dengan kepemilikan uang 15 ribu Dollar Singapura itu," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (16/6/2019).

baca juga:

Argo menegaskan bahwa hingga saat ini status Kivlan Zen masih sebagai saksi dalam kasus tersebut. Dalam pemeriksaan semalam, menurut Argo, penyidik menanyakan sejumlah pertanyaan kepada Kivlan Zen terkait dengan aliran dana dari Habil Marati yang digunakan untuk membunuh 4 tokoh nasional tersebut.

"Tadi berkaitan dengan uang pemberian dari tersangka HM," ujarnya.

Seperti diketahui, Kivlan Zen diperiksa sebagai saksi untuk Politisi PPP Habil Marati yang diduga berperan sebagai donatur dalam kasus dugaan perencanaan pembunuhan 4 tokoh nasional.

Polisi telah menangkap dan menetapkan Habil Marati sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Wadir Krimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary, menyebutkan bahwa Habil Marati berperan sebagai pemberi dana sebesar 15 ribu Dollar Singapura atau setara Rp150 juta kepada Kivlan Zen untuk keperluan pembelian senjata api.

"Tersangka HM ini berperan memberikan uang. Jadi uang yang diterima tersangka KZ (Kivlan Zen) berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Hadapi Kasus Makar, Kivlan Zen Berikan Kuasa kepada TNI Aktif

Image

News

Kivlan Zen Belum Tentu Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Image

News

Pegawai Dinas Pariwisata Diduga Dibunuh dengan Cara Ditusuk Perutnya

Image

News

Wiranto: Kalau Ada Isu Penangguhan Penahanan Kivlan Zen Saya Kira Nggak Benar

Image

News

Pemerkosaan dan Pembunuhan di Trans Halmahera Akhirnya Terungkap

Image

News

Pentagon Dituding Gunakan Kutu Sebagai Senjata Biologis

Image

News

Tiga Simpatisan ISIS Pembunuh Dua Turis di Maroko Dijatuhi Hukuman Mati

Image

News

Pembakaran Studio Animasi Kyoto Ingatkan 6 Pembunuhan Massal Tersadis di Jepang

Image

News

Banding Dua Pembunuh Keluarga Ditolak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Waspada Gelombang Tinggi Enam Meter

Kondisi itu mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Image
News

Dituduh Praktikkan Ilmu Hitam, 4 Anggota Keluarga India Ini Dibunuh dengan Sadis

Kasus ini masih diselidiki dan belum ada pelaku yang ditahan

Image
News

Cak Imin Temui Surya Paloh, Bahas Kursi Ketua MPR?

Tidak ada pembahasan yang serius.

Image
News

Masalah Sepele, Pencari Suaka di Eks Kodim 0503/JB Ribut

Keributan antara dua pencari suaka tidak sampai pukul-pukulan.

Image
News

Wisatawan Asing Minta Wifi Gratis, Curhatan Pemilik Kafe di Bali Ini Viral

Bule itu juga disebut tak mau membayar tagihan makanannya

Image
News

Pangeran Keraton Yogyakarta Wafat

Saat ini, jenazah tengah dishalatkan di Masjid Agung Kauman. Dan segera dimakamkan setelahnya.

Image
News

Militer AS Sebut Jet Tempur Venezuela Lakukan Manuver yang Bahayakan Pesawat Mereka

Menurut Venezuela, lebih dari 76 pesawat AS berusaha memasuki wilayah udara Venezuela pada 2019

Image
News

Paripurna Wagub Batal Dilaksanakan, Golkar Bakal Temui Pimpinan DPRD DKI

"Kita tidak begitu memahami nih masalahnya. karena Pansus kan sudah selesai tugas,"

Image
News

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter di Perairan Indonesia

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Image
News

Kalau Diminta Jokowi, PKB Bisa Siapkan Nama Calon Jaksa Agung

"Prinsipnya PKB tidak akan menghalang-halangi apa yang menjadi prerogatif presiden," kata dia.

trending topics

terpopuler

  1. Nunung Ditangkap Narkoba, Indro Warkop: Buat Gua yang Seperti Itu Banci

  2. Cibiran Teddy Gusnaidi ke Anies: Prestasinya ketika Dia Tidak Melakukan Apa-apa

  3. Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

  4. Syamsuddin Haris: Amien Rais Tidak Pernah Konsisten dengan Ucapannya, Ujungnya Minta Bagi Kekuasaan

  5. Balas Donald Trump, Michelle Obama: Negara Kita Besar berkat Keberagamannya

  6. Dihadiri Presiden Jokowi, 7 Potret Momen Pernikahan Anak Sudjiwo Tejo

  7. Polemik Baru Setelah Anies Bongkar Instalasi Bambu Setengah Miliar Rupiah

  8. Lima Pernyataan Kontroversial Amien Rais, Mulai Perang Badar hingga Pembagian 55-54

  9. Bela Anies Baswedan, Habiburokhman: Soal Bambu Saja Diserang, Berarti Gak Ada Bahan Lagi Buat Diserang

  10. Rustam: Bagi-bagi Kekuasaan 55 : 45? Mungkin Amien Rais Lupa Sistem Pileg Beda dengan Pilpres

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude