image
Login / Sign Up

Refly Harun: Malaikat Tidak Tanya di Alam Kubur Siapa yang Didukung Dalam Pilpres

Arief Munandar

Pemilu 2019

Image

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun saat menjadi pembicara dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Ruang Media Center, Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2018). Dalam diskusi yang mengambil tema "Demokrasi ala Indonesia Minimalisir Pejabat Korupsi?" ini membahas demokrasi Indonesia yang akan dilakukan dengan melakukan pemilihan langsung presiden dan anggota legislatif (DPR). Sistem pemilihan langsung dinilai kurang optimal karena bisa menyebabkan terjadi politik uang, sehingga menghasilkan para pemimpin rakyat yang melakukan korupsi. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun ingin warganet menyebarkan kebaikan dan ilmu pengetahuan.

Pernyataan ini disampaikan Refly dalam menyoroti sikap warganet yang geram dengan dinamika politik, khususnya Pilpres 2019. Menyusul, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengajukan permohonan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

baca juga:

“Kalo baca komen Netizen, kenapa ya, tiap saat ada saja yang mau memaki. Mau marah. Soal presiden saja, sampai segitu-gitunya. Malaikat tidak tanya di alam kubur siapa yang didukung dalam pilpres. Karena itu sebarkanlah kebaikan dan ilmu pengetahuan, bukan makian dan kemarahan,” ujar Refly lewat Twitter, Minggu (16/6/2019).

Sebelumnya, Refly membeberkan analisisnya tentang sidang perselisihan hasil pemiluhan umum (PHPU) Pilpres. Menurutnya, BPN Prabowo-Sandiaga tidak mungkin bisa membuktikan semua dalil permohonannya. Hal ini karena waktu persidangan di MK terbatas.

“Dalam waktu yang terbatas, hanya beberapa kali sidang sampai menjelang putusan 28 Juni nanti, BPN tdk mungkin bisa membuktikan semua dalil permohonan. Tidak cukup waktu. Karena itu memang harus memilih mana yang akan didalami. Awam harus paham soal ini, terutama pendukung 02,” ujar Refly.

Dalam paparan perbaikan permohonan PHPU Pilpres, BPN Prabowo-Sandiaha mengutarakan lima dalil kecurangan. Adapun dalilnya yakni, penyalahgunaan anggaran belanja negara dan program kerja pemerintah, penyalahgunaan birokrasi dan BUMN, ketidaknetralan aparatur negara, pembatasan kebebasan media serta diskriminasi perlakuan dan penegakan hukum.

Selain itu, BPN menyebut kecurangan yang dilakukan Jokowi untuk memenangkan Pilpres 2019 dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).[]

 

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Megawati, Prabowo, dan Jokowi Bertemu, Perindo: Pertemuan Sahabat Lama

Image

News

Jokowi-Megawati-Prabowo Bertemu Hari Ini, Gerindra: Semoga Indonesia Makin Guyub

Image

News

Rocky Gerung Sebut Pertemuan Prabowo, Jokowi dan Megawati Berikan Pelajaran Buruk Jika Hanya Bahas Jabatan

Image

News

Hasto Minta Pertemuan Megawati-Prabowo Tak Dikaitkan dengan Pembentukan Koalisi

Image

News

Megawati, Prabowo dan Jokowi Bertemu Besok Siang

Image

News

Dilecehkan Lelaki Stress, Pengunjung Mal MKG Lapor Polisi

Image

News

PAN Dukung Jokowi Tanpa Syarat, Gerindra: Posisi Kami Tergantung Prabowo

Image

News

Bikin Pangling hingga Ngakak, 6 Politisi Tanah Air Ini Ikut Ramaikan Age Challenge

Image

News

Rapat Paripurna Pemilihan Wagub DKI Jakarta Kembali Diundur

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pagi Ini, Bali Digoyang Gempa 4,9 SR

Gempa berlokasi di laut pada jarak 84 kilometer barat daya Jembrana, pada kedalaman 71 kilometer.

Image
News

Megawati, Prabowo, dan Jokowi Bertemu, Perindo: Pertemuan Sahabat Lama

Jangan ada prasangka buruk karena Ketum Parpol KIK tak dilibatkan.

Image
News

KPK Siap Bantu KY Usut Hakim MA yang Lepaskan Terdakwa BLBI

KPK akan berikan bukti-bukti yang dibutuhkan KY.

Image
News

Berhasil Dipisahkan, Orang Tua Bayi Kembar Siam Tak Sabar Ingin Segera Pulang Dari Rumah Sakit

"Kita akan berturut-turut selama tiga hari ke depan melakukan evaluasi terhadap kondisi Adam dan Malik," kata Guslihan.

Image
News

KY Tindaklanjuti Laporan Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi Terkait Pelanggaran Kode Etik Hakim Agung

Kedua hakim agung itu membebaskan terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung.

Image
News

Waspada, Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas Guguran

"Jam 06.16 Wib terjadi awan panas guguran," kata Petugas pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang, Lasiman saat dihubungi, Rabu (24/7).

Image
News

PAN Dukung Pemerintah, Nasdem: Kita Ingin Koalisi yang Kuat bukan Pura-pura

PKB, Nasdem, Golkar sudah bikin blok sendiri.

Image
News

Agung Laksono Ungkap Golkar Tak Hanya Cari Ketum, Tapi Capres-Cawapres 2024

"Banyak teman-teman di DPP Golkar berpikir, bukan hanya sekadar mencari ketua umum"

Image
News

Terduga Teroris Saifullah Terima Dana dari Sejumlah Negara untuk Gerakan JAD Indonesia

Total dana yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp413 juta.

Image
News

ICW Minta Polri dan Kejagung Tarik Anggotanya yang Ikut Seleksi Capim KPK

Khawatir ada konflik kepentingan jika terpilih.

trending topics

terpopuler

  1. 10 Potret Hangat Laudya Cynthia Bella Habiskan Waktu Bersama Keluarga Kecilnya

  2. Ogah Ketemu Nikita Mirzani, Rosa Meldianti: Hawanya Panas Kumpul Sama Orang Banyak Dosa

  3. Empat Kali Anies Keluar Negeri, Dua Diantaranya Tanpa Anggaran Pemerintah

  4. Cegah Perang, Duterte Izinkan Kapal China Mengambil Ikan di Laut Filipina

  5. Tak Dilibatkan Seleksi Calon Menteri, Ma'ruf: Nanti Paling Pak Jokowi Beri Tahu Saya Kalau Sudah Ngumpul

  6. Elite Politik hingga Menteri Hadiri Sidang Promosi Doktor Ilmu Pemerintahan Zainuddin Amali

  7. Pria Asal Majalengka Jadi TNI Gadungan Biar Bisa Temui Megawati

  8. Ferdinand Sebut Anies Baswedan Potensi Ditunggangi Setan Gundul

  9. Petani Tanam Ganja di Antara Cabai dan Kacang, Dikiranya Tak Ada yang Tahu

  10. BMKG Peringatkan Tingginya Gelombang Laut di Pantai Selatan Hingga 26 Juli Mendatang

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pohon Beringin Itu Akankah Kembali Rindang?

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude