image
Login / Sign Up

Cerita Kawin Kontrak yang Mencuat Sejak Ditemukan Kampung Arab di Bogor

Siswanto

Image

Ilustrasi influencer untuk kembangkan bisnis | Pixabay

AKURAT.CO Akademisi dari Universitas Nadlatul Ulama Kalimantan Selatan Syarbani Haira berpendapat kawin kontrak merupakan masalah kompleks. Isu kawin kontrak mengemuka di Pontianak, Kalimantan Barat, setelah terungkap sindikat perdagangan orang.

Menurut dia kawin kontrak bisa terjadi karena persoalan ekonomi dan bisa pula karena eksploitasi terhadap perempuan.

baca juga:

Dalam Islam, kata dia, kawin kontrak yaitu nikah mut'ah. Apakah dibolehkan? Sampai hari ini di kalangan ulama dan intelektual Islam menganggapnya sebagai persoalan khilafiah, terlebih antara faksi Sunni dan Syi'ah.

"Mereka berbeda pandangan," katanya.

Karena masuk ranah khilafiyah, nikah mut'ah ada yang membolehkan dan ada pula mengharamkan.

"Hal itu artinya, secara agama sudah bermasalah. Walau pun dalilnya ada juga yang kuat, khusus mereka yang tulus," ujarnya.

"Tetapi secara kenegaraan di negeri ini, pasti tak bisa dibenarkan. Karena hasil kompilasi hukum Islam sesuai UU Nomor 1 Tahun 1974, tentang Perkawinan, sebuah perkawinan baru dinyatakan sah jika sudah tercatat dalam lembaran negara," dia menambahkan.

Persoalannya adalah implikasi dari kawin kontrak tersebut yang mudhoratnya (dampak negatifnya) lebih besar ketimbang manfaat.

Misalnya, penelitian di kota-kota besar, ada temuan negatif. Seperti, tidak menghargai peran negara, merusak martabat dan moralitas perempuan, nasab anak yang terabaikan, menyebarkan penyakit, serta merusak niat pernikahan.

Menurut Syarbani kasus kawin kontrak mencuat ke permukaan setelah ditemukannya "Kampung Arab" di Bogor tahun 1980-an.

Data sementara menunjukkan faktor ekonomi sangat determinan (menentukan). Perempuan Indonesia yang menjadi pasangan orang asing tersebut kala itu mendapatkan kompensasi sebesar Rp5 juta per bulan.

"Temuan tersebut di Jawa Tengah dan Jawa Barat, bahkan Sumatera Utara Rp15 juta. Itu artinya, uang yang jadi faktornya," kata dia mengutip hasil penelitian sejumlah sarjana.

Ironisnya, kata dia, ada temuan kawin kontrak dilakukan oleh perempuan yang punya suami dan suami mengizinkan.

Namun, ada pula kawin kontrak itu semacam tameng saja. Karena resminya, mereka tidak lebih dari perempuan pelacur biasa, seperti halnya kaum penjaja seks komersial lainnya.

Menurut dia kawin kontrak tersebut merupakan persoalan sosial, bukan melulu ekonomi atau eksploitasi. Karena nyatanya, banyak melibatkan perempuan yang memang bermasalah secara sosial.

"Jadi kawin kontrak bukan cuma masalah sosial pula, melainkan masalah pembinaan berbangsa dan juga beragama." []

Editor: Siswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

6 Fakta Kratom, Candu Herbal Bernilai Fantastis tapi Ekspornya Bakal Disetop BPOM RI

Image

News

Lintasan LRT Diperpanjang Hingga Terminal Baranangsiang, Bogor

Image

News

Antisipasi Tawuran Pelajar, Pemkab Bogor Harapkan Bantuan dari Orang Tua Murid

Image

News

Pasukan Semut Kece Beraksi di Acara Visi Indonesia

Image

News

Pembunuh Liu Li Tan di Singkawang Dibekuk di Jakarta Barat

Image

News

Sony Subrata: Berapi-api, Pidato Jokowi Jadi Trending Topic Indonesia

Image

News

Lima Visi Jokowi, Syamsuddin: Kita Perlu Dukung, Kawal, dan Tagih Agar Benar-benar Terealisasi

Image

News

Abdillah Toha Usulkan Dua Hal Dalam Visi Lima Tahun Jokowi, Apa Itu?

Image

News

Partai Koalisi Sodorkan Nama Untuk Jadi Menteri ke Jokowi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Nur Asia Posting Foto Sandiaga, Warganet: Kenapa Mirip Jeremy Teti

"Mirip artis Vino Bastian.”

Image
News

Pemenang Kedua Pemilu, Golkar Berpeluang Duduki Kursi Ketua MPR

Saya kira partai koalisi lebih mendukung supaya Golkar memimpin.

Image
News

Habib Novel: Saya Tidak Ikuti Komando Prabowo, Saya Bukan Orang Gerindra

"Saya adalah murid HRS yang sudah 25 tahun bersama beliau."

Image
News
Munas Golkar

Bamsoet: Partai Golkar Rumah Besar Bagi Purnawirawan TNI/Polri

Ibarat mobil Partai Golkar tidak bisa melesat lebih kencang karena tak bisa memaksimalkan potensi kekuatan mesinnya.

Image
News

Lewat Media Sosial, Anies Beberkan Tiga Hal Soal Bambu Getah Getih

"Seselesainya Asian Games maka semua atribut dilepas kembali. Begitu juga dengan instalasi Bambu ini, tidak permanen"

Image
News

Demi iPhone X, Mahasiswi Ini Tega Memeras Orang Tua dengan Drama Penculikan

Eca kemudian memulai aksinya dengan cara berpura-pura menjadi korban penculikan dan menyampaikan kabar duka tersebut kepada orang tuanya

Image
News

Tinggal di Pengungsian, Empat Tokoh Ini Desak Prabowo dan Amien Rais Bawa Pulang Habib Rizieq

“Sudah terlalu lama Habib Rizieq tinggal di pengungsian."

Image
News

Hasil Mukernas PPP: Jadwal Muktamar Diserahkan ke DPP

Ada beberapa rekomendasi mukernas IV PPP internal.

Image
News

Dengar Alasan Anies Pakai Bambu untuk Getah Getih, Abu Janda: Ini Gue atau Dia yang Goblok?

Reaksi Permadi itu juga dia tunjukkan lewat video yang diunggahnya ke Twitter. Video itu menunjukkan seorang bocah tampak kebingungan.

Image
News

KPK Harap Pansel Pertimbangkan Keseimbangan Gender di Pimpinan KPK

Jadi kami berharap aspek gender ini juga menjadi pertimbangan.

trending topics

terpopuler

  1. Kesal, Regi Datau Harus Bayar Makan Sampai Rp64 Juta Karena Ayu Dewi

  2. Netter Sebut Jokowi 'Bloon', Gibran: Ya Pak, Maaf Pak

  3. 10 Pesona Minati Atmanegara, Awet Muda di Usia 60 Tahun

  4. Tuai Pujian, Kisah Aiptu Rukur Sidabutar Berhasil Mengantarkan Tiga Putranya Lulus Akademi Militer

  5. Ternyata Salmafina Didesak Wawancara Khusus Hingga Pakai Kalung Salib di Acara Rumpi

  6. Taruh Modal Rp600 Juta, Arie Untung Ngaku Gak Dapat Untung Bisnis Sama Pablo Benua

  7. Pembuat Anyaman Getih Getah di Bundaran HI Sebut Anggaran Produksi Karyanya Tak Sampai Rp 300 Juta

  8. Seorang Pria Tewas Di Dalam Mobil Berplat TNI Di Ciracas

  9. Sekilas Mirip Kawasaki Ninja, Kendaraan Pria Ini Bikin Geger Warganet

  10. Sindir Galih Ginanjar, Pablo Benua - Rey Utami, Sonny Septian: Khilaf Sebagai Jurus Terakhir

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik