image
Login / Sign Up

Dengan Pimpinan Baru, KPK Diharapkan Lebih Berani Ungkap Kasus Korupsi Kelas Kakap

Bayu Primanda

Image

Pertemuan Pansel Calon Pimpinan KPK dengan Komisioner Lembaga Antirasuah di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019). | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal pertemuan antara Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan para pimpinan KPK.

Ketua WP KPK‎, Yudi Purnomo menyambut positif pertemuan tersebut, sembari mengungkapkan keinginan dan harapan besar dari WP selama ini. Nantinya, keinginan dan harapan itu pun akan disampaikan lewat pertemuan antara WP KPK dengan tim Pansel Capim KPK.

"Bahwa pegawai KPK akan melakukan kosolidasi untuk membahas kriteria pimpinan KPK yang benar-benar berani memberantas korupsi, menangkapi koruptor dan mengungkap kasus-kasus besar," tegas Yudi Purnomo dalam keterangan ‎tertulisnya yang diterima awak media, Rabu (12/6/2019).

Adapun pertemuan antara WP KPK dengan Pansel Capim KPK akan dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2019 mendatang.

Terkait kinerja Pansel, Yudi menilai hal itu baru akan terbukti, jika nama-nama calon pimpinan KPK yang akan diserahkan kepada Presiden benar-benar tokoh yang independen, antikorupsi serta bersih dari perbuatan tercela yang akan men‎yandera jika nanti terpilih menjadi pimpinan KPK

"Ini juga sejalan dengan harapan kami agar pansel berjalan dengan transparan dan terbuka dalam memilih calon pimpinan yang akan dipilih 5 pimpinan definitif oleh DPR, di tengah kritisasi oleh publik terhadap komposisi anggota pansel," pungkasnya.

Sebelumnya, selama masa kepemimpinan KPK era Agus Rahardjo cs, sempat terjadi beberapa konflik dengan wadah pegawai KPK.

Konflik yang terjadi internal tersebut, bahkan menimbulkan munculnya beberapa kebijakan pimpinan KPK yang dinilai kontroversi atau diduga menyalahi aturan, hingga akhirnya digugat wadah pegawai ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

Tak hanya itu, di era Agus Rahardjo cs juga sempat mencuat petisi dari kalangan internal penyidik KPK yang menilai bahwa proses pengungkapan kasus besar atau big fish seperti dihalang-halangi.

Sampai akhirnya friksi di internal KPK ini meruncing saat 21 penyidik baru yang diangkat dari unsur non Polri mendapat kecaman dari internal KPK sendiri.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Kejari Kota Bandung Tetapkan Pjs Dirut PD Pasar Sebagai Tersangka

Image

News

KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Suap Dana Perimbangan Kabupaten Arfak di Gedung DPR RI

Image

News

KPK Periksa Petinggi Lloyd's Register Indonesia untuk Penyidikan Kasus Pelindo II

Image

News

Hari Ini, Pansel Umumkan Hasil Uji Kompetensi Capim KPK Jilid V 

Image

News

KPK Periksa Anggota DPR RI Sukiman Terkait Kasus Suap APBN-P Pegunungan Arfak

Image

News

Sosok Perempuan Diharapkan Kembali Hadir di Jajaran Komisioner KPK Jilid V

Image

News

KPK Ajak Anak Muda Semarang Gunakan Platform JAGA

Image

News

Jenderal Polisi Mundur dari Proses Seleksi Capim KPK

Image

News

KPK Gelar Pelatihan Jurnalis dalam Rangka Upaya Pencegahan Korupsi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gerindra Desak Pimpinan DPRD Depok Mengesahkan Perda Anti LGBT

"Ini sudah lama diusulkan dan sudah hampir semua fraksi setuju termasuk PDIP."

Image
News

Ini Alasan Mendagri Keluarkan SOP Surat Izin Perjalanan Dinas

"Kalau kita enggak diizinkan ya salah. Namanya cari ilmu, namanya undangan. Tapi kalau diizinkan ya kok tiap minggu"

Image
News

Waspada Gelombang Tinggi Enam Meter

Kondisi itu mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Image
News

Dituduh Praktikkan Ilmu Hitam, 4 Anggota Keluarga India Ini Dibunuh dengan Sadis

Kasus ini masih diselidiki dan belum ada pelaku yang ditahan

Image
News

Cak Imin Temui Surya Paloh, Bahas Kursi Ketua MPR?

Tidak ada pembahasan yang serius.

Image
News

Masalah Sepele, Pencari Suaka di Eks Kodim 0503/JB Ribut

Keributan antara dua pencari suaka tidak sampai pukul-pukulan.

Image
News

Wisatawan Asing Minta Wifi Gratis, Curhatan Pemilik Kafe di Bali Ini Viral

Bule itu juga disebut tak mau membayar tagihan makanannya

Image
News

Pangeran Keraton Yogyakarta Wafat

Saat ini, jenazah tengah dishalatkan di Masjid Agung Kauman. Dan segera dimakamkan setelahnya.

Image
News

Militer AS Sebut Jet Tempur Venezuela Lakukan Manuver yang Bahayakan Pesawat Mereka

Menurut Venezuela, lebih dari 76 pesawat AS berusaha memasuki wilayah udara Venezuela pada 2019

Image
News

Paripurna Wagub Batal Dilaksanakan, Golkar Bakal Temui Pimpinan DPRD DKI

"Kita tidak begitu memahami nih masalahnya. karena Pansus kan sudah selesai tugas,"

trending topics

terpopuler

  1. Nunung Ditangkap Narkoba, Indro Warkop: Buat Gua yang Seperti Itu Banci

  2. Cibiran Teddy Gusnaidi ke Anies: Prestasinya ketika Dia Tidak Melakukan Apa-apa

  3. Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

  4. Syamsuddin Haris: Amien Rais Tidak Pernah Konsisten dengan Ucapannya, Ujungnya Minta Bagi Kekuasaan

  5. Balas Donald Trump, Michelle Obama: Negara Kita Besar berkat Keberagamannya

  6. Dihadiri Presiden Jokowi, 7 Potret Momen Pernikahan Anak Sudjiwo Tejo

  7. Polemik Baru Setelah Anies Bongkar Instalasi Bambu Setengah Miliar Rupiah

  8. Lima Pernyataan Kontroversial Amien Rais, Mulai Perang Badar hingga Pembagian 55-54

  9. Bela Anies Baswedan, Habiburokhman: Soal Bambu Saja Diserang, Berarti Gak Ada Bahan Lagi Buat Diserang

  10. Rustam: Bagi-bagi Kekuasaan 55 : 45? Mungkin Amien Rais Lupa Sistem Pileg Beda dengan Pilpres

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude