image sungai 8
Login / Sign Up

Cerita Ibu Pemuda yang Ditangkap Densus: Katanya Dia Tidak Salah

Wijayanti

Image

Sri Redjeki, ibu dari Sugeng Riyadi (34) | AKURAT.CO/Wijayanti

AKURAT.CO Penangkapan terduga teroris Sugeng Riyadi (34) oleh anggota tim Detasemen Khusus 88 Markas Besar Kepolisian RI membuat ibu dari Sugeng, Sri Redjeki (60), kaget. Dia tak menyangka anak keempatnya yang selama ini dikenal pendiam bisa ditangkap polisi, apalagi dengan tuduhan terkait bom.

Jurnalis menemui Sri di rumah rumah kontrakannya yang persis di samping rumah kontrakan Sugeng. Wajahnya kebingungan. Waktu itu, dia baru saja membantu istri Sugeng yang baru melahirkan 20 hari lalu. Sri membutuhkan waktu untuk berpikir sebelum menjawab pertanyaan wartawan.

baca juga:

"Polisi ke sini jam berapa ya. Sepertinya sudah malam. Jam berapa ya pak RT?" kata dia Ketua RT 7, RW 5, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon, Supardi, yang waktu itu ikut datang ke rumah kontrakan.

Sri mengatakan istri Sugeng belahirkan di rumah sakit beberapa pekan yang lalu. Semenjak itu, Sri lebih banyak membantu mengurus cucu.

Itu sebabnya, dia terkejut ketika didatangi polisi dan kemudian polisi menggeledah rumah kontrakan.

"Sempat tidak dikasih ijin sama menantu saya saat polisinya mau masuk rumah. Tapi akhirnya masuk juga ke rumah saya dan memeriksa rumah," ujarnya.

Sri Redjeki, ibu dari Sugeng Riyadi (34) . AKURAT.CO/Wijayanti

Kepada menantu, Sri mengatakan agar jangan terlalu memikirkan suaminya sekarang ini. "Saya ngomong sudah tidak usah dipikir, soalnya kan sedang menyusui. Kasihan bayinya kalau kebanyakan pikiran nanti malah ASI-nya nggak keluar," tuturnya.

Terkait keseharian Sugeng,  Sri mengatakan tidak ada yang aneh-aneh. Sugeng lima saudara.  Sejak kecil dia pendiam. Sehari-hari bekerja menjual baju, topi, dan tas di Pasar Klithikan Notoharjo, Semanggi. Setelah itu, siang hari terkadang bekerja sebagai tukang sablon di Mojolaban, Sukoharjo.

"Kalau ndak ya nganggur, tidur di rumah. Nanti kalau waktu sholat keluar rumah pergi ke masjid buat sholat. Anak saya itu pendiam, ya ndilalah (kebetulan) apes. Mungkin karena salah berteman. Tapi yang penting anak saya nggak salah. Moga-moga nggak kenapa-kenapa," tuturnya.

Ditanya mengenai hubungan Sugeng dengan Rofik Asharuddin, pelaku bom bunuh diri Pos Pam Tugu Kartasura, Sri tak tahu menahu. Namun dia sempat melihat ada seorang laki-laki yang main ke rumah anaknya. Waktu itu, Sugeng cuma mengatakan teman dari Kartasura.

"Ya cuma satu itu yang main ke sini, kalau yang lain-lain setahu saya tidak pernah. Memang anak saya jarang cerita-cerita kalau saya tanya katanya daripada salah," kata dia.

Sri meyakini anaknya tidak bersalah. Semenjak kasus bom bunuh diri di Kartasura ramai diberitakan, kata Sri, anaknya lebih banyak di rumah.

"Tidak berani kemana-mana. Paling ke luar ke masjid untuk salat. Katanya dia tidak salah," kata dia. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Protes Peternak Ayam Juga Terjadi di Solo, 8.000 Ekor Ayam Dibagikan Cuma-cuma

Image

News

Protes Harga Terlalu Murah, Peternak di Semarang Bagikan Ribuan Ayam Broiler Secara Gratis

Image

News

5 Fakta Unik Bagi-bagi Ayam Gratis di Solo dan Yogyakarta, Masing-masing 5 Ribu Ekor

Image

News

Kuota Jalur Prestasi, Kepala Dinas: Ada Perubahan dari Menteri Kami Sedang Ajukan SK Gubernur Baru

Image

News

Usaha Ayah Bunuh Kedua Anaknya Gagal

Image

News

Tak Setuju Percepatan Munas, Golkar Jateng: Sesuatu yang Kecepetan Itu Tidak Baik, Sesuai Aturan Saja

Image

News

Memasuki Kemarau Panjang, Air 41 Waduk Jawa Tengah Menyusut, Apa yang Dilakukan Pemerintah?

Image

News

Sedih Betul, Arisan Ratusan Juta Rupiah, Tetapi Uang Tak Kembali

Image

News

Antisipasi Mobilisasi Massa ke Jakarta, Polisi Solo Imbau Ormas Terima Apapun Keputusan MK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Rommy Akui Terima Rp250 Juta dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur

Menurut Rommy dari rentang waktu penerimaan 6 Februari 2019 baru dikembalikan pada 28 Februari 2019 masih dalam rentang waktu pengembalian g

Image
News

Rommy Punya Kode Khusus untuk Lukman Saifuddin

Romahurmuziy alias Rommy, membuat kode untuk Menteri Agama, Lukman Saifuddin. Kode itu adalah "B1".

Image
News

Akibat Zonasi PPDB, 685 SDN di Jember Kekurangan Siswa

Totalnya kekurangan pagu siswa di ratusan SDN mencapai 10.129 siswa yang tersebar di beberapa sekolah yang berada di 31 kecamatan di Jember

Image
News

Menjelang Putusan MK, Polres Bogor Gencar Patroli Tengah Malam

"Patroli di masing-masing Polsek Kabupaten Bogor, dilaksanakannya tengah malam,"

Image
News

Ketua DPR: Banyak Karya Sastra Dunia Berasal dari Indonesia

Salah satunya I La Galigo.

Image
News

Lebanon Tolak Rencana AS untuk Perdamaian Timur Tengah

Semua partai di Lebanon menolak pemukiman permanen warga Palestina

Image
News

Polisi Amankan Perempuan Bertato di Sekitar Gedung MK

Kami catat identitasnya.

Image
News

8.644 Hektare Lahan Pertanian di Jawa Barat Mengalami Kekeringan

Kabupaten Indramayu menjadi yang paling parah karena terdapat 1.456 hektare yang sudah tidak menerima pasokan air.

Image
News
Pemilu 2019

Tak Hadir di MK, Prabowo Pantau Sidang Putusan dari Kertanegara

Prabowo tidak menginginkan adanya akumulasi massa yang besar ketika hadir di MK.

Image
News

Polisi Tangkap Dua Pimpinan Ormas Islam JAD dan MMI di Cirebon

Masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik.

trending topics

terpopuler

  1. Dihantui PHK, Ini Besaran Pesangon Pegawai Giant Sesuai Aturan Pemerintah

  2. Kamu Kena PHK? Geluti 5 Bisnis Ini Saja

  3. Amnesty Internasional Surati Jokowi Minta Kasus Penyiksaan Terhadap Peserta Aksi 22 Mei Polisi Diselidiki

  4. Dihujat Warganet, Pemprov DKI Batalkan Acara yang akan Dihadiri Felix Siauw

  5. Bikin Malu, Shireen Pegang Tangan Suami Orang yang Dikiranya Teuku Wisnu

  6. Dihujat Warganet, Pemprov DKI Tetap Hadirkan Felix Siauw di Masjid Balai Kota?

  7. 6 Bisnis Ritel Ini Gulung Tikar di Indonesia, Giant yang Terbaru

  8. Street Style ala Sophie Turner dan Priyanka Chopra di Paris Bersama Jonas Bersaudara

  9. Bolsonaro Usulkan GP Brasil Dipindah ke Rio De Janeiro

  10. Didorong Sampai Tujuan, Aksi Driver Grab dan Gojek Saling Bantu Mengantar Pelanggan

fokus

Hari Bank Indonesia
Perang Dagang Tak Berkesudahan
Masalah Sungai

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude