image sungai 8
Login / Sign Up

Hasto: Bukti-bukti yang Diajukan BPN dalam Sengketa Pilpres di MK Tidak Kuat

Kosim Rahman

Pemilu 2019

Image

Penanggung Jawab Tim Hukum Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo (kanan), Ketua Tim Hukum Bambang Widjojanto (kedua kanan) dan Kuasa Hukum Denny Indrayana saat memberikan berkas pengajuan gugatan Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan Prabowo-Sandiaga diajukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin, sebagai pemenang pilpres dengan persentase perolehan suara 55,50%. Pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak hasil tersebut seraya menuding ‘penghitungan KPU bersumber pada kecurangan’. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Gugatan terhadap hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi harus memiliki bukti yang dapat mengungkap kecurangan  sistematis, terstruktur dan masif (STM). Sebab selisih keunggulan suara Jokowi-Ma'ruf kurang lebih 16 juta suara.

"Ya tentu saja bukti ini di dalam sengketa Pemilu kan harus memiliki dampak terhadap hasil perolehan suara sehingga disampaikan dampak tersebut melebihi dari selisih antara paslon 01 dan 02," ungkap Hasto saat ditemui di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).

Paling tidak, kata Hasto, BPN Prabowo-Sandi memiliki bukti yang otentik seperti hal form C1 dan juga berdasarkan pada pernyataan saksi yang bertugas di TPS. Bukan berdasar pada kliping link berita yang dikumpulkan oleh BPN untuk membantah hasil perolehan Pilpres 2019.

"Jangan kedepankan aspek politik melupakan bukti-bukti printer yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," ungkap Hasto.

Dengan demikian, Hasto berharap agar kubu 02 Prabowo-Sandi menerima dengan legowo keputusan MK terkait hasil Pilpres 2019.

"Kita hormati mahkamah konstitusi dan apa pun yang diputuskan harus kita terima dengan baik jangan buat sebuah skenario curang sebelum hal tersebut bisa dilaksanakan dan dibuktikan," tandasnya.

Sekedar informasi Ketua Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif, Veri Junaidi menilai bukti gugatan sengketa Pilpres yang diajukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno hanya mengandalkan link berita sebagai bukti.

“Jadi sebenarnya sumbernya sumber sekunder ya, dalam proses pembuktian bahwa ada pemberitaan kasus-kasus (kecurangan pemilu) seperti ini. Menurut saya itu belum masuk pada bukti utama yang memang harusnya disampaikan ke mahkamah,” ujar Veri di kantornya, Minggu (26/5/2019).[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Polisi: Massa Aksi Halal Bihalal 212 dari Luar Jakarta Mulai Berdatangan

Image

News

Pemilu 2019

KPI Imbau Masyarakat Tenang saat Pengumuman Sengketa Pilpres

Image

News

Pemilu 2019

MK Sudah Terima 339 Laporan Permohonan Gugatan Pileg 2019

Image

News

KPU: Sidang MK Seperti Sinetron Mak Lampir

Image

News

Pemilu 2019

PAN Prediksi Gugatan Prabowo-Sandi Ditolak MK

Image

News

Pemilu 2019

Da'i Muda Jakarta Tolak Politisasi Halal Bihalal di Halaman Gedung MK

Image

News

Pemilu 2019

Polri Tak Larang Massa Gelar Unjuk Rasa di Jakarta, Kecuali di Sekitar MK

Image

News

TKN Serahkan Urusan Demonstrasi di MK ke Penegak Hukum

Image

News

Pemilu 2019

Usai Umumkan Putusan PHPU Pilrpes, MK Lanjut Proses Gugatan Hasil Pileg

komentar

Image

1 komentar

Image
Yudi Pranata

lucu aja sih, kasusnya sekelas pilpres tapi ngasih buktinya link berita

terkini

Image
News

Disebut Tidak Cantik oleh Sang Ibu, Wanita Jepang Habiskan Ratusan Juta Untuk Operasi Wajah

Tsubaki Tomomi saat ini bekerja sebagai model

Image
News

Polisi: Massa Aksi Halal Bihalal 212 dari Luar Jakarta Mulai Berdatangan

Kita sudah monitor ada beberapa massa yang dari luar Jakarta sudah masuk.

Image
News

Ketua DPR: Demokrasi Harus Bisa Mensejahterakan Rakyat

Kehadiran buku karya Agus Sudibyo sangat bermanfaat dalam proses pendidikan politik Bangsa Indonesia.

Image
News

PBB Desak Rusia Jelaskan Pengeboman Sejumlah Rumah Sakit Suriah

Image
News
Pemilu 2019

KPI Imbau Masyarakat Tenang saat Pengumuman Sengketa Pilpres

Masyarakat mudah-mudahan sudah mulai cerdas dan menyikapi dengan cara elegan setiap informasi yang didapat.

Image
News

Korsel Sebut AS dan Korut Tengah dalam Pembicaraan untuk Summit Ketiga

Trump kerap menyatakan keyakinannya bahwa summit selanjutnya akan diselenggarakan

Image
News

Foto Ayah dan Anak Tenggelam di Perbatasan Meksiko Gegerkan Publik

Keduanya gagal menyeberangi sungai dan akhirnya tenggelam

Image
News
Pemilu 2019

MK Sudah Terima 339 Laporan Permohonan Gugatan Pileg 2019

Nanti akan ditelaah terlebih dahulu.

Image
News
Pemilu 2019

PKS Tak Yakin Gerindra Bakal Gabung ke Kubu Jokowi

"Namun jika memang itu terjadi, mau bilang apalagi. Saya tidak bisa mengusik dapur orang"

Image
News

Sejak 2016, Mantan Suami Denada Kenal Narkoba

Narkoba pertama yang ia coba ekstasi, bertambah ke ganja dan terakhir ke kualitas lebih bagus yakni tembakau gorila

trending topics

terpopuler

  1. Denny Siregar ke BW: Dek Mbambang Sekarang Punya Sekretaris Baru yang Bisa Disuruh-suruh Melengkapi Barang Bukti? Sakti Juga Doi!

  2. Betapa Kaget, Ibu Rumah Tangga Ini Temukan Koper Berisi 30 Ribu Butir Ekstasi

  3. Massa Tetap Gelar Aksi Depan Gedung MK, Kapolri: Kita akan Bubarkan

  4. Mantan Suami Denada, Jerry Aurum Ditangkap Karena Narkoba

  5. Motto Skripsi dari Mahasiswa UGM Yogyakarta Ini Unik Banget

  6. Pasukan Brimob Dikirim ke Papua, Kapolda: Waspada dan Mawas Diri, Perlu Juga Hilangkan Sifat-sifat Arogan

  7. Sedih Betul, Arisan Ratusan Juta Rupiah, Tetapi Uang Tak Kembali

  8. Dihantui PHK, Ini Besaran Pesangon Pegawai Giant Sesuai Aturan Pemerintah

  9. Kamu Kena PHK? Geluti 5 Bisnis Ini Saja

  10. Aparat Ketuk Satu Per Satu Kamar Kos Eksklusif Buat Cari Narkoba

fokus

Perang Dagang Tak Berkesudahan
Masalah Sungai
Sampahmu

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude