image sungai 8
Login / Sign Up

BPN Tolak Hasil Rekapitulasi Nasional KPU yang Menangkan Jokowi

Herry Supriyatna

Pemilu 2019

Image

Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Nasional di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019) | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Saksi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menolak penetapan hasil rekapitulasi suara nasional pilpres yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang memenangkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Saya Azis Subekti dan sebelah saya Didi Hariyanto sebagai saksi dari BPN 02 menyatakan menolak hasil pilpres yang telah diumumkan," kata Azis dalam rapat pleno penetapan rekapitulasi hasil suara di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

baca juga:

Alasan BPN Prabowo-Sandi menolak hasil pemilu 2019, karena menganggap terjadi kecurangan di mana-mana. Selain itu, penolakan tersebut adalah bentuk melawan ketidakadilan dan kebohongan terkait Pilpres 2019.

"Penolakan ini sebagai monumen moral bahwa kami tidak menyerah untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan kecurangan, untuk melawan kesewenang-wenangan, untuk melawan kebohongan, dan untuk melawan tindakan-tindakan apa saja yang akan mencederai demokrasi," tegas dia.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman dalam rapat pleno menetapkan hasil rekapitulasi KPU tingkat nasional yang terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

Jumlah suara sah Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Sedangkan jumlah suara sah Prabowo-Sandi 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. KPU menyebut total jumlah suara sah nasional 154.257.601.

Seperti diketahui, dari 21 Provinsi tersebut, Jokowi-Ma'ruf menang di Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, DIY, Kalimantan Timur, Lampung, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua dengan total perolehan suara 85.607.362.

Sedangkan Prabowo unggul di 13 provinsi, yakni Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, NTB, Aceh, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Riau dengan total perolehan suara 68.650.239.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Soal Aksi Kawal Putusan MK, Teddy Gusnaidi: Ketika Nanti Terjadi Kerusuhan, Itu Terjadi Karena Ada Kalian!

Image

News

Pemilu 2019

Prabowo-Sandi Sampaikan Langkah Politik Usai Pembacaan Putusan MK

Image

News

Pemilu 2019

Muhammadiyah Sesalkan Pernyataan Moeldoko Soal Adanya 30 Teroris Masuk Jakarta Jelang Sidang MK

Image

News

BPN: HGU Punya Kekuatan Hukum dalam Usaha Perkebunan

Image

News

Pemilu 2019

Yusril Ihza: Saya Percaya MK akan Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Image

News

Pemilu 2019

Pembacaan Putusan Dipercepat, BW: MK Takut Ada Pengumpulan Massa yang Lebih Banyak

Image

News

Pemilu 2019

Tak Mampu Buktikan Dalil Gugatan, KPU Optimis Permohonan Prabowo Ditolak MK

Image

News

Mari Kita Bersatu

Image

News

Pemilu 2019

Kuasa Hukum Prabowo-Sandi: Semua Unsur Kecurangan Sudah Dibuktikan di Sidang MK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ahmad Fanani Berstatus Tersangka, Pemuda Muhammadiyah Hormati Proses Hukum

Kami himbau kepada seluruh kader Pemuda Muhammadiyah untuk menahan diri.

Image
News

Poster Berisi Hujatan ke Pemerintah Bertebaran di Sekitar Mahkamah Konstitusi

Satu poster backgroundnya bergambar foto beberapa tokoh nasional seperti Rizieq Shihab

Image
News
Pemilu 2019

Lagu 2019 Ganti Presiden Menggema di Depan Gedung MK

"Kita harapkan menjelang persidangan nanti semakin sore ada jutaan rakyat Indonesia, semuanya bisa tertib"

Image
News
Pemilu 2019

Ketua MK Minta Maaf Sidang Terlambat

"Sebelumnya kami mohon maaf, persidangan tertunda beberapa menit karena harus menyelesaikan administrasi"

Image
News

Soal Rencana Maju Jadi Ketua Umum Golkar, Bamsoet: Kita Lihat Besok Setelah Putusan MK

Untuk mendukung hal itu, pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengaku sudah bertemu dengan beberapa senior partai Golkar.

Image
News
Pemilu 2019

Soal Aksi Kawal Putusan MK, Teddy Gusnaidi: Ketika Nanti Terjadi Kerusuhan, Itu Terjadi Karena Ada Kalian!

Ia juga mengatakan jika unjuk rasa itu dilakukan kalau sudah ada putusan dan merasa putusan itu merugikan.

Image
News

43 Tahun Moratorium, Sri Lanka Siap Eksekusi Napi Narkoba

Narkoba telah menjadi ancaman serius di seluruh negeri dan ada 300.000 pecandu di Sri Lanka

Image
News
Pemilu 2019

Prabowo-Sandi Sampaikan Langkah Politik Usai Pembacaan Putusan MK

Kami akan kumpul di Kertanegara IV.

Image
News

BNN Solo Gelar Razia di Tempat Karaoke, Tiga Pengunjung Ditemukan Positif Narkoba

Terkait temuan tersebut pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Salah satunya melakukan penggeledahan tempat tinggal ketiganya.

Image
News

Demonstran India Gelar Aksi Bela Warga Muslim yang Dipukuli Sampai Tewas

Oposisi Ketua Partai Kongres Rahul Gandhi menyatakan pembunuhan tanpa pengadilan itu aib bagi kemanusiaan

trending topics

terpopuler

  1. Gelar Aksi Halal Bihalal di Depan Gedung MK, Massa: Habisi Penghianat Bangsa!

  2. Dalam Orasi, Abdullah Hehamahua Minta KPK Audit Kecurangan Pemilu 2019 di KPU

  3. Mulai Berdatangan, Peserta Aksi Halal Bihalal Berstatus Pelajar dari Cianjur Nebeng Truk Barang

  4. Vietnam dan India Kebanjiran Aliran Investasi Relokasi Pabrik, Indonesia Kapan?

  5. Kapolres Jakpus: Jika Ditemukan Perusuh, TNI akan Turun Tangan

  6. Bela Felix Siauw, Anies: Kami Tak Langgar Aturan

  7. Warga Singapura Umur 62 Tahun Jadi Wanita Tertua Teradikalisasi ISIS

  8. Sebelum Bubarkan Diri, Massa Aksi di Depan MK Bacakan Petisi, Begini Isinya

  9. Usai Umumkan Putusan PHPU Pilrpes, MK Lanjut Proses Gugatan Hasil Pileg

  10. Din Syamsuddin: Tidak Benar Melarang Masyarakat Unjuk Rasa, Itu Hak Konstitusional

fokus

Hari Bank Indonesia
Perang Dagang Tak Berkesudahan
Masalah Sungai

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Potret DPR 2019-2024

Image
UJANG KOMARUDIN

Mari Kita Bersatu

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude