image sungai 8
Login / Sign Up

Perdebatan Alot, KPU Tunda Rekapitulasi Empat Provinsi dan Kuala Lumpur

Muslimin

Image

Seluruh komisioner KPU saat memimpin jalanya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Nasional atas Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di Luar Negeri di gedung KPU, Menteng, Jakarta, Sabtu (4/5/2019). Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Arief Budiman didampingi enam orang komisioner KPU lain. Turut hadiri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memutuskan menunda proses rekapitulasi tingkat nasional untuk empat provinsi dan satu wilayah kerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) Kuala Lumpur hingga Senin (20/5/2019) siang hari ini.

Keputusan itu diambil setelah sebelumnya terjadi perdebatan yang cukup alot dalam proses rekapitulasi penghitungan suara pemilu Kuala Lumpur.

baca juga:

"Kami usulkan kita 'break' (istirahat) dilanjutkan nanti siang pukul 13.00 WIB," kata Ketua KPU RI Arief Budiman dalam rapat pleno di Gedung KPU RI, Senin (20/5/2019) dini hari.

Rekapitulasi nasional yang ditunda dan dilanjutkan KPU pada Senin siang nanti adalah untuk Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, kemudian empat provinsi yakni Provinsi Riau, Papua, Sumatera Utara dan Maluku.

Sebelumnya rapat pleno hasil penghitungan suara pemilu di PPLN Kuala Lumpur yang dimulai sejak Minggu sore berjalan alot hingga Minggu malam.

Alotnya rekapitulasi disebabkan perdebatan mengenai 62.278 surat suara via pos yang ditengarai diterima PPLN Kuala Lumpur melewati jadwal penerimaan yang semestinya tanggal 15 Mei 2019.

Jika mengacu sesuai jadwal, maka batas waktu penerimaan surat suara via pos yang sudah dicoblos pemilih oleh PPLN yakni pada tanggal 15 Mei 2019, sedangkan batas waktu penghitungan suara pada tanggal 16 Mei 2019.

Faktanya, berdasarkan laporan yang diterima Bawaslu, ada 62.278 surat suara via pos yang telah dicoblos pemilih, baru diterima di Kantor PPLN Kuala Lumpur pada 16 Mei 2019.

Surat suara yang terlambat diterima PPLN itu diduga sejumlah saksi partai politik sebagai hasil penggelembungan suara.

Setelah sempat diskors empat kali, akhirnya Bawaslu merekomendasikan kepada KPU agar surat suara yang terlambat diterima PPLN.

Bawaslu pun langsung mengeluarkan surat rekomendasi dan rekomendasi tersebut langsung dijalankan KPU Minggu malam.

Sedianya rekapitulasi penghitungan suara Kuala Lumpur akan langsung diselesaikan Senin dini hari ini, namun KPU RI membutuhkan waktu untuk menggandakan dokumen data rekapitulasi suara Kuala Lumpur yang telah disesuaikan pasca-menjalankan rekomendasi Bawaslu.

Akhirnya rekapitulasi Kuala Lumpur dilanjutkan Senin siang nanti bersamaan dengan rekapitulasi empat provinsi.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Lagu 2019 Ganti Presiden Menggema di Depan Gedung MK

Image

Hiburan

Nafa Urbach Ajak Masyarakat Hormati Putusan MK terkait Pilpres

Image

News

Soal Rencana Maju Jadi Ketua Umum Golkar, Bamsoet: Kita Lihat Besok Setelah Putusan MK

Image

News

Pemilu 2019

Soal Aksi Kawal Putusan MK, Teddy Gusnaidi: Ketika Nanti Terjadi Kerusuhan, Itu Terjadi Karena Ada Kalian!

Image

News

Pemilu 2019

Prabowo-Sandi Sampaikan Langkah Politik Usai Pembacaan Putusan MK

Image

News

Pemilu 2019

Muhammadiyah Sesalkan Pernyataan Moeldoko Soal Adanya 30 Teroris Masuk Jakarta Jelang Sidang MK

Image

News

Pemilu 2019

Tim Hukum akan Berkomunikasi dengan Prabowo Usai Hakim MK Bacakan Putusan

Image

Hiburan

Puisi Diharapkan Mengobati 'Luka-luka' Pasca Pilpres

Image

News

Pemilu 2019

Yusril Ihza: Saya Percaya MK akan Menangkan Jokowi-Ma'ruf

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ahmad Fanani Berstatus Tersangka, Pemuda Muhammadiyah Hormati Proses Hukum

Kami himbau kepada seluruh kader Pemuda Muhammadiyah untuk menahan diri.

Image
News

Poster Berisi Hujatan ke Pemerintah Bertebaran di Sekitar Mahkamah Konstitusi

Satu poster backgroundnya bergambar foto beberapa tokoh nasional seperti Rizieq Shihab

Image
News
Pemilu 2019

Lagu 2019 Ganti Presiden Menggema di Depan Gedung MK

"Kita harapkan menjelang persidangan nanti semakin sore ada jutaan rakyat Indonesia, semuanya bisa tertib"

Image
News
Pemilu 2019

Ketua MK Minta Maaf Sidang Terlambat

"Sebelumnya kami mohon maaf, persidangan tertunda beberapa menit karena harus menyelesaikan administrasi"

Image
News

Soal Rencana Maju Jadi Ketua Umum Golkar, Bamsoet: Kita Lihat Besok Setelah Putusan MK

Untuk mendukung hal itu, pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengaku sudah bertemu dengan beberapa senior partai Golkar.

Image
News
Pemilu 2019

Soal Aksi Kawal Putusan MK, Teddy Gusnaidi: Ketika Nanti Terjadi Kerusuhan, Itu Terjadi Karena Ada Kalian!

Ia juga mengatakan jika unjuk rasa itu dilakukan kalau sudah ada putusan dan merasa putusan itu merugikan.

Image
News

43 Tahun Moratorium, Sri Lanka Siap Eksekusi Napi Narkoba

Narkoba telah menjadi ancaman serius di seluruh negeri dan ada 300.000 pecandu di Sri Lanka

Image
News
Pemilu 2019

Prabowo-Sandi Sampaikan Langkah Politik Usai Pembacaan Putusan MK

Kami akan kumpul di Kertanegara IV.

Image
News

BNN Solo Gelar Razia di Tempat Karaoke, Tiga Pengunjung Ditemukan Positif Narkoba

Terkait temuan tersebut pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Salah satunya melakukan penggeledahan tempat tinggal ketiganya.

Image
News

Demonstran India Gelar Aksi Bela Warga Muslim yang Dipukuli Sampai Tewas

Oposisi Ketua Partai Kongres Rahul Gandhi menyatakan pembunuhan tanpa pengadilan itu aib bagi kemanusiaan

trending topics

terpopuler

  1. Gelar Aksi Halal Bihalal di Depan Gedung MK, Massa: Habisi Penghianat Bangsa!

  2. Dalam Orasi, Abdullah Hehamahua Minta KPK Audit Kecurangan Pemilu 2019 di KPU

  3. Mulai Berdatangan, Peserta Aksi Halal Bihalal Berstatus Pelajar dari Cianjur Nebeng Truk Barang

  4. Vietnam dan India Kebanjiran Aliran Investasi Relokasi Pabrik, Indonesia Kapan?

  5. Kapolres Jakpus: Jika Ditemukan Perusuh, TNI akan Turun Tangan

  6. Bela Felix Siauw, Anies: Kami Tak Langgar Aturan

  7. Warga Singapura Umur 62 Tahun Jadi Wanita Tertua Teradikalisasi ISIS

  8. Sebelum Bubarkan Diri, Massa Aksi di Depan MK Bacakan Petisi, Begini Isinya

  9. Usai Umumkan Putusan PHPU Pilrpes, MK Lanjut Proses Gugatan Hasil Pileg

  10. Din Syamsuddin: Tidak Benar Melarang Masyarakat Unjuk Rasa, Itu Hak Konstitusional

fokus

Hari Bank Indonesia
Perang Dagang Tak Berkesudahan
Masalah Sungai

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Potret DPR 2019-2024

Image
UJANG KOMARUDIN

Mari Kita Bersatu

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude