image banner ramadan
Login / Sign Up

Tahan Pembayaran, Panca Amara Utama Berpotensi Rugikan Negara Rp1,7 Triliun

Ridwansyah Rakhman

Image

Ilustrasi - Rencana Keuangan | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, PT Panca Amara Utama (PAU) diduga telah merugikan negara sebesar Rp1,7 Triliun karena tidak melakukan pembayaran biaya konstruksi kepada perusahaan BUMN PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk pembangunan proyek Pabrik Amonia di daerah Banggai, Kabupaten Luwu, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, salah satu alasan PAU menahan pembayaran kepada Rekind karena terjadi keterlambatan pekerjaan pembangunan. Adapun, keterlambatan tersebut akibat seringnya terjadi demonstrasi masyarakat karena komitmen penyelesaian yang tidak tuntas antara pihak PAU dengan warga setempat, dan bukan menjadi kewajiban Rekind.

"Dalam pelaksanaan proyek sering terjadi demo warga yang dikarenakan masalah komitmen penyelesaian PAU dengan warga sekitar proyek yang belum tuntas. Ini terus terjadi dan setiap demo, warga menuntut berhenti kerja sehingga pihak Rekind harus menghentikan pekerjaan," kata narasumber eksternal yang memahami masalah ini dan tak ingin disebutkan namanya, Rabu (15/5/2019) malam.

baca juga:

Ia mengatakan, Presiden Direktur PAU Vinod Laroya dan Wakil Presiden Direktur Kanishk Laroya secara tidak langsung memiliki andil dalam keterlambatan proyek ini. 

"Sebelumnya Rekind tidak pernah membeli mesin dari India. Biasanya mesin dibeli dari Amerika Serikat, Jerman, atau Jepang. Karena harus membeli barang dari India, standar kerja Rekind berubah karena kualitasnya sangat berbeda," ujarnya.

Rekind sendiri sebelumnya pernah mengingatkan bahwa durasi waktu pengerjaan proyek terlalu singkat. Namun, pihak PAU meyakinkan bahwa waktu pekerjaan bisa disesuaikan sesuai jadwal. Kemudian Rekind pernah mengajukan surat permintaan perpanjangan waktu pengerjaan proyek sebanyak tiga kali kepada PAU. Akan tetapi, surat tersebut selalu dibalas secara verbal oleh Vinod Laroya bahwa akan dibantu.

"Tetapi kenyataannya, setelah proyek selesai, pihak PAU mengirimkan surat bahwa permintaan perpanjangan waktu tidak disetujui dan Rekind akan dikenakan denda," tegasnya.

Saat ini pihak PAU, yang mayoritas pemiliknya adalah PT. Surya Eka Perkasa Tbk., menahan beberapa pembayaran kepada Rekind yang didalamnya termasuk uang retensi sebesar 10%. Bahkan pihak PAU telah menginstruksikan untuk mencairkan Performance Bond sebesar US$50 juta, dimana hal ini tidak beralasan karena Rekind telah menyelesaikan proyek dan pihak PAU telah melakukan produksi sejak bulan Agustus 2018. Kegiatan produksi ini telah meningkatkan pendapatan PAU secara signifikan, walaupun Plant Acceptance belum diberikan oleh PAU kepada Rekind.

Tercatat, total tagihan yang belum diterima oleh Rekind termasuk pengembalian retensi hampir sebesar Rp 1,7 Triliun. "Ada potensi terjadinya kerugian negara, karena apabila tagihan tersebut tidak terbayarkan oleh PAU maka akan merugikan negara” pungkas narasumber tersebut. Sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak PT Panca Amara Utama maupun dari PT Rekayasa Industri.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Ekonomi

BTN Kelola Dana dan Fasilitasi Kredit Alumni Lemhanas

Image

Ekonomi

BI: Meski Pemilu Ricuh Tak Surutkan Investor Asing Beli Obligasi

Image

Ekonomi

Perang Dagang

Meluasnya Friksi Perang Dagang AS-China Akan Persulit Perekonomian Amerika Latin

Image

News

Gaya Busana dan Cermin Kepribadian 5 Pemimpin Negara, Bagaimana Jokowi?

Image

Ekonomi

Walhi Duga Ada Peluang "Bermain" pada Perizinan Lahan Saat Masa Transisi Pemerintahan

Image

Ekonomi

Jelang Lebaran, BNI Bagikan Bahan Pokok

Image

News

ICJR: Pembatasan Media Sosial Bertentangan dengan Hak Berkomunikasi

Image

News

KPK Akan Panggil Pemberi Gratifikasi, Tak Hanya Terima Laporan dari Penerima Saja

Image

News

AJI Desak Pemerintah Cabut Pembatasan Akses Media Sosial

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Pemilu 2019

Polda Sumut Masih Tetapkan Siaga 1 untuk Jaga Kamtibmas

Mabes Polri juga telah menetapkan status siaga satu kepada seluruh Polda yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Polda Sumut Siaga Satu.

Image
News
Aksi 22 Mei

Pasca Kerusuhan Massa, Asrama Brimob di Petamburan Dipasang CCTV

Belum diketahui CCTV yang dipasang itu milik siapa, apakah pemerintah DKI Jakarta atau pihak kepolisian setempat.

Image
News

Terima Permohonan Gugatan, MK Minta Prabowo-Sandi Lengkapi Dokumen dan Bukti-bukti

Tentu harus dilengkapi dokumen-dokumen. Tadi sudah diserahkan secara simbolis. Tapi untuk perselisihan pilpres jumlahnya harus 12 rangkap.

Image
News

Adanya Kecurangan TSM, Prabowo Sandi Gugat Hasil Pilpres ke MK

Kami mencoba merumuskan apa benar terjadi satu tindakan kecurangan yang bisa dikualifikasi sebagai TSM.

Image
News

Kasus Persekusi yang Pernah Menimpa Jurnalis saat Sedang Meliput

Intan Bedisa, jurnalis RTV mengalami persekusi saat melakukan peliputan demonstrasi 22 Mei 2019.

Image
News

5 Fakta Muhammad bin Nayef, Pangeran Arab Saudi yang Gigih Lawan Terorisme

Muhammad bin Nayef dikenal rajin mengadakan kerja sama dengan Obama untuk menghabisi Al-Qaeda.

Image
News

Terlibat Tawuran, Polisi Tangkap 19 Remaja Geng Motor di Deli Serdang

Polisi yang mendapat laporan dan langsung turun ke tempat kejadian perkara.

Image
News

Gugat Pilpres di MK, Prabowo-Sandi Didampingi Delapan Pengacara yang Ditunjuk Langsung

Ada 8 lawyer atau tim kuasa hukum yang ditunjuk langsung oleh Prabowo-Sandi untuk menghadapi gugatan sengketa Pilpres 2019.

Image
News

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi Minta MK Tak Jadi Mahkamah Kalkulator

Kami mencoba mendorong MK bukan sekedar mahkamah kalkulator yang bersifat numerik, tapi memeriksa betapa kecurangan sudah semakin dahsyat.

Image
News

Gugat Pilpres di MK, BW: Kami Sudah Lengkapi Syarat dan Prasyarat Permohonan Gugatan

Iya, tim lawyer memang ditunjuk langsung oleh pak Prabowo dan pak Sandi.

trending topics

terpopuler

  1. Diajak Gabung ke Tim Paslon untuk Sengketa di MK, Refly Harun: Saya Menolak

  2. 10 Pesona Colin Jost, Komedian yang Memenangkan Hati Scarlett Johansson

  3. Sambangi MK, Ferdinand: Partai Demokrat Gugat Perhitungan Suara Pileg 2019

  4. Ruhut: Pak Prabowo Aku Sayang Kau, Jangan Dengar Lagi Pembisik-pembisik yang Merusak Citra Komandan

  5. Ketika Robinho Sulap Ruang Bawah Tanah Jadi Klub Malam Mini

  6. Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

  7. Cerita Detik-detik Rama Tersungkur di Aspal saat Rusuh 22 Mei

  8. Kerap Sakit, Rommahurmuziy Sebut Penyebabnya Adalah Dispenser Rutan KPK yang Kotor

  9. Rustam: Diskualifikasi Jokowi? Lagi-lagi Permohonan yang Memelas, Sementara Puluhan Tokoh Dunia Beri Selamat

  10. Warung Rajab Dirusak dan Uang Tabungan Dibawa Kabur, Syamsuddin: Elite Provokator Demo Anarkis Mestinya Bertanggungjawab!

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Menakar Mata Uang Ala Ibnu Miskawaih

Image
News

5 Potret Rupawan Anggota Brimob Asli Manado yang Dikira Polisi China

Image
News

6 Potret Kebersamaan Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati, Romantis Abis!