breaking news: Ledakan Bus Turis di Mesir, 17 Korban Luka-luka

image banner ramadan
Login / Sign Up

AS Tolak Dukung Selandia Baru untuk Memblokir Konten Ekstremisme di Internet

Sahistya Dhanes

Image

Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern menggelar pertemuan “Panggilan Christchurch” | EPA

AKURAT.CO, Amerika Serikat (AS) menolak untuk mendukung komitmen pencegahan penyebaran konten terorisme dan ekstremisme di internet. Kesepakatan yang dinamakan Panggilan Christchurch itu diusulkan oleh Prancis dan Selandia Baru dan kemudian diikuti oleh sejumlah negara termasuk Inggris, Prancis, Selandia Baru, Australia dan Kanada, serta raksasa teknologi seperti Facebook, Twitter, YouTube, Google, Amazon, dan Microsoft.

Kesepakatan tersebut tidak mengikat secara hukum dan bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan web yang serupa sambil menjaga prinsip-prinsip internet yang bebas, terbuka, dan aman, tanpa mengorbankan hak asasi manusia dan kebebasan mendasar.

Facebook mengatakan mereka menginvestasikan USD 7,5 juta (Rp108 miliar) untuk meningkatkan teknologi menemukan video dan foto yang dimanipulasi dengan tujuan menghindari deteksi.

baca juga:

"Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi saya senang Facebook telah mengambil langkah-langkah tambahan hari ini dan berharap untuk kolaborasi jangka panjang untuk membuat media sosial lebih aman," kata Jacinda Ardern menyambut baik bergabungnya Facebook, dilansir dari laman Sky News, Kamis (16/5).

Perusahaan-perusahaan teknologi berkomitmen untuk mengurangi risiko konten-konten terlarang untuk lolos dalam fitur livestream dan melakukan peninjauan lebih jauh atas konten-konten yang tersebar.

Namun, AS mengatakan mereka saat ini tidak dalam posisi untuk bergabung dalam pengesahan. Diduga hal ini dipicu kekhawatiran akan penghapusan konten-konten konservatif di AS.

Awal bulan ini Facebook melarang komentator sayap kanan dan ahli teori konspirasi seperti Alex Jones dan Milo Yiannopoulos. Partai Republikan AS mengatakan pendekatan seperti itu tidak proporsional dan menyasar kelompok konservatif.

Meski tidak ikut menandatangani komitmen itu, AS mendukung komunitas internasional dalam mengutuk konten teroris dan ekstremis dan mengucapkan terima kasih kepada Ardern dan Macron atas upaya mereka.

"Kami terus menjadi proaktif dalam upaya kami untuk melawan konten teroris online, sementara juga terus menghormati kebebasan berekspresi dan kebebasan pers," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

Ekonomi

Negosiasi Perang Dagang Mendag Cina Cap Donald Trump Labil

Image

News

Iran Sebut Rudalnya Dapat Mengenai Kapal-kapal Perang AS di Teluk Persia

Image

Ekonomi

Perang Dagang

China Batalkan Pesanan 3.247 Metrik Ton Daging Babi AS

Image

Ekonomi

AS Pangkas Tarif Impor Baja Turki Jadi 25 Persen

Image

News

Menlu Iran Salahkan Amerika Serikat Atas Meningkatnya Ketegangan

Image

Ekonomi

Memprediksi Iklim Investasi

Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Dibayangi Ketidakpastian Global

Image

Ekonomi

Menhub AS Tangguhkan Semua Penerbangan AS-Venezuela, Kenapa?

Image

Ramadan

Ramadan

Bagaimana Kiat Atlet Muslim Amerika Berpuasa di Tengah Kompetisi?

Image

Ekonomi

Menlu Iran: Sanksi AS 'Tidak Dapat Diterima'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kisah 'Ping Pong', Seekor Anjing Selamatkan Bayi yang Dikubur Hidup-hidup di Thailand

Meskipun cacat, Ping Pong berhasil menjadi pahlawan setelah ia menyelamatkan bayi laki-laki yang dikubur hidup-hidup

Image
News

Yusril Nilai 'People Power' Untuk Memaksa Presiden Turun Tindakan Kudeta

"Tindakan itu bukanlah people power melainkan tindakan kudeta yang menggunakancara-cara revolusioner di luar konstitusi," ujarnya.

Image
News

Sebelum Penetapan Hasil Pemilu, Para Elit Diimbau Rekonsiliasi

ICMI menyerukan rekonsiliasi elit bangsa sebelum penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu Legislatif dan Presiden 2019.

Image
News

Golkar Ingin Duduki Kursi Ketua MPR

Partai Golkar selaku pemenang kedua dalam Pemilu 2019 ingin menduduki kursi sebagai Ketua MPR.

Image
News

Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi untuk Ikut People Power

Masyarakat sipil yang bergabung dalam Gerakan untuk Pemilu Damai dan Konstitusional menyerukan semua pihak untuk patuh terhadap konstitusi.

Image
News

Habibie Berpesan ke Semua Pihak Hindari Tindakan Mempertajam Perpecahan Masyarakat

Habibie menyampaikan pesan kepada seluruh pihak untuk menghindari tindakan-tindakan yang mempertajam polarisasi di masyarakat.

Image
News

Puluhan Ormas Lintas Agama Dan Etnis Deklarasi Tolak "People Power"

Puluhan Ormas yang tergabung dalam FKMJ), melakukan deklarasi bersama menolak ajakan "people power"

Image
News

Din Syamsuddin Sebut 'People Power' Hak Warga Negera yang Dijamin Konstitusi

"People power" merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi Indonesia.

Image
News

Golkar Sebut 'People Power' Sebuah Kemunduran: Hanya Terjadi pada 1965 dan 1998

"Golkar harus menjadi yang terdepan dalam melawan mereka yang tak ingin menerima kemajuan,"

Image
News
Pemilu 2019

FKT Imbau Umat Tak Ikut Aksi Inkonstitusional

"Seluruh umat Islam khususnya di Banyumas wajib dan senantiasa mentaati peraturan"

trending topics

terpopuler

  1. 7 Potret Marcella Zalianty dan Ananda Mikola Menjalani Ibadah Umrah

  2. 5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!

  3. Murka karena Ani Diolok-olok, Ferdinand: Saya Saat Ini Menyatakan Berhenti Mendukung Prabowo - Sandi

  4. Dicaci Maki Netizen, Tengku: Biarkan Mereka Nyungsep dengan Komen Mereka

  5. Membela Ani Yudhoyono yang Diolok-olok, Ferdinand: Siapapun Kalian akan Saya Lawan

  6. Ardina Rasti Sebel Putranya Dibilang Mirip Sang Suami

  7. Guardiola: Butuh Empat Sayap untuk Memenangkan Kuadrupel Musim Depan

  8. Ferdinand: Maafkan Saudaramu Ini Terbawa Emosi karena Ibu Ani Sudah seperti Ibu yang Lahirkan Saya

  9. Desmond Sebut Tindakan Aparat Jelang 22 Mei Sangat Berlebihan

  10. Soal GKR, Peneliti CIE: Gerakan Ini Bukan Atas Nama Rakyat

fokus

Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!

Image
News

Tak Disangka Menantu Presiden Jokowi Ternyata Pernah jadi Pembawa Berita di Televisi

Image
News

5 Potret Ade Sugianto, Bupati Tasikmalaya yang Jarang Tersorot Media