image banner ramadan
Login / Sign Up

Yunarto ke Fahri Hamzah: Baca Dulu Beritanya... Jangan Judul Doang

Siswanto

Image

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya | Screenshot/Twitter/Yunartowijaya

AKURAT.CO Politikus Fahri Hamzah menyarankan penyidik Markas Besar Polri meminta keterangan Ikatan Dokter Indonesia terkait kematian ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara usai pemilu 17 April 2019. Fahri Hamzah terkesan kecewa dengan pernyataan itu.

"Kepada yth:  @DivHumas_Polri daripada memeriksa dokter ahli saraf Ani Hasibuan dengan tuduhan ujaran kebencian, mendingan periksa IDI yang sudah bikin pernyataan ini. Halo pak @jokowi kenapa akademisi dilarang bicara ilmunya? Itu bukan kebencian tauk! Ampun deh.!!" demikian tweet Fahri Hamzah melalui akun Twitter @Fahrihamzah.

Fahri Hamzah berkata demikian setelah membaca berita dari @merdekadotcom berjudul IDI Sebut Kematian Petugas KPPS Bukan Karena Kelelahan. Lalu Apa?

baca juga:

Direktur Eksekutif Charta Politik Yunarto Wijaya melalui akun Twitter @yunartowijaya justru menyarankan Fahri Hamzah membaca berita media tersebut secara lengkap terlebih dahulu.

"Baca dulu beritanya... jangan judul doang," kata dia.

Fahri Hamzah kemudian menyampaikan kekhawatiran di masa mendatang semua kalangan bisa dijerat delik ujaran kebencian.

"Kalau dokter gak boleh analisa kematian, maka nanti arsitek gak boleh bicara bangunan, ulama gak boleh ngomong agama, politisi gak boleh bicara politik, lawyer gak bOleh bicara hukum, ekonom gak boleh bicara ekonomi karena semua kena delik ujaran kebencian. Cc: @KomnasHAM," kata dia.

Menurut dia aparat justru ikut memanaskan suasana. Seharusnya, kata dia, aparat mendukung pencarian fakta.

"Kenapa aparat ikut memanaskan suasana ya? Kenapa gak mendukung pencarian fakta untuk menjawab kegelisahan publik ya? Loh yang nanya ini kan majikan. Jawab dong... bukan malah majikan ditangkap dan diancam... aneh bin ajaib....! Cc; @KomnasHAM @jokowi," katanya. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Yunarto Puas: Terbukti Quick Count Bukan Sihir Science dan Tidak Perlu Bertemu Penguin di Antartika

Image

News

Kalau Rekapitulasi Suara Sudah Kelar, Tidak Ada Alasan Bagi KPU Tunda Umumkan Hasil Pemilu

Image

News

Rustam Vs Fahri Soal Kekuasaan untuk Mengancam

Image

News

Pemilu 2019

Hari ini, KPU Merekapitulasi Suara di 4 Wilayah Sekaligus

Image

News

Tengku: Lain Hal Jika Hidup di Negara Komunis, Salah Bicara Ditangkap, Salah Langkah Hukum Penjara

Image

News

Priyo: Betul Mas Fahri, Rakyat Lebih Berhak Bawel Dibanding Politisi, Iya Toh?

Image

News

Usut Kematian Ratusan Petugas KPPS, Komnas: Target Kami Penyelidikan Berakhir 21 Mei

Image

News

Rekapitulasi Suara Nasional Tersisa Enam Provinsi

Image

News

Pemilu 2019

Fahri: Polisi Jangan Asal Gunakan Pasal Makar, yang Bisa Makar Hanya yang Miliki Senjata

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Gaya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Momong Cucu, Seru Banget!

Kakek idaman banget nih

Image
News

Dari Selfie Tanpa Makeup hingga Cium Sapi, 6 Tantangan Viral Terunik untuk Galang Dana

Kamu pernah mencobanya?

Image
News

Memasuki Waktu Sahur, Massa yang Melawan Polisi Semakin Bertambah

Massa semakin banyak meski sudah memasuki waktu sahur.

Image
News

Massa Mulai Lakukan Pembakaran di Kawasan Tanah Abang

Diduga kebakaran berasal dari barang bekas

Image
News

Sudah Tiga Jam Bentrok, Massa Lakukan Pembakaran di Pasar Tanah Abang

Massa lakukan pembakaran di pasar Tanah Abang

Image
News

Hermawan Susanto Minta Maaf ke Presiden RI Joko Widodo Lewat Secarik Surat

Katanya, dia tidak bermaksud untuk mengancam presiden Jokowi

Image
News

5 Kisah Heroik Binatang dari Berbagai Negara, Ada Babi yang Selamatkan Majikan

Image
News

Sekretaris Umum Yayasan Al Ittihad Tebet Ditangkap Polisi Karena Diduga Fasilitasi Massa 22 Mei

Penangkapan dilakukan lantaran dirinya diduga memberikan izin untuk massa 22 Mei menginap di masjid Al Ittihad

Image
News

Massa Demonstran di Gedung Bawaslu Mundur Hingga Tanah Abang

Saat ini para demonstran berlarian menghindari petugas yang menembakkan gas air mata ke arah mereka.

Image
News
Pemilu 2019

Meski Masih Relevan, Aksi 22 Mei Disebut Tak Akan Mengubah Apapun

"MK adalah jalan terakhir bagi kubu 02 dalam berjuang untuk mendapatkan hak-haknya"

trending topics

terpopuler

  1. 5 Penginapan di Yogyakarta dengan Suasana Alam, Bikin Liburan Makin Berkesan

  2. Ini Bukti Lemahnya Madrid Tanpa Ronaldo

  3. Denny Siregar: Alhamdulillah Prabowo-Sandiaga Juara 2

  4. Tidak Ikut Aksi 22 Mei, Politisi PAN Ini Acuhkan Seruan Amien Rais

  5. GNPF MUI Sumut Pastikan Gerakan Massa Menuju Jakarta untuk Aksi People Power

  6. Hasil Pemilu Lebih Cepat Diumumkan, Ganjar: Dugaan Saya, Orang akan Berpikir Ulang Lakukan Cerita-cerita Seram

  7. Beri Selamat kepada Jokowi - Ma'ruf, Paranormal: Cuekin Aja Bullyan yang Caper Gak Jelas Itu

  8. Jika Prabowo Tidak Ajukan Sengketa ke MK, Refly Harun: Game Is Over

  9. 6 Fakta Penetapan Status Terlapor Prabowo Subianto dalam Kasus Makar Eggi Sudjana

  10. Makan Bersama Kunci Keharmonisan Seksual di Ranjang

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
News

5 Gaya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Momong Cucu, Seru Banget!

Image
News

6 Potret Romantis Menteri Eko Putro Sandjojo dan Istri yang Jarang Tersorot Media

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Fakta Al-Auza'i, Yatim Penggagas Ilmu Ekonomi Syariah