breaking news: Ledakan Bus Turis di Mesir, 17 Korban Luka-luka

image banner ramadan
Login / Sign Up

Dua Kali jadi Korban Hoaks Pilpres 2019, Media Internasional Al Jazeera siap Tempuh Jalur Hukum

Endarti

Image

Siaran Kecurangan Pilpres TV Al Jazeera yang sempat beredar luas di masyarakat dibantah kebenarannya oleh Kepala Biro Jakarta Al Jazeera Media Network, Sohaib Jassim | KOMINFO

AKURAT.CO, Pekan ini, warga Indonesia sempat dibuat geger lantaran salah satu media network kenamaan yang berbasis di Doha, Qatar, yaitu TV Al Jazeera menanyangkan video berisi kecurangan pemilu Indonesia. Video yang sudah terlanjur beredar tersebut juga memuat narasi-narasi yang berbau negatif dan provokatif.

Bahkan salah satu narasi siaran tersebut mengatakan dengan jelas bahwa Presiden Indonesia Joko Widodo telah merusak citra Indonesia di dunia karena dianggap telah mempertontonkan pemilu yang curang. Lebih lanjut, pihak tuduhan kecurangan ini disebut sebagai simbol matinya demokrasi di Indonesia.

Tayangan berbahasa Arab tersebut juga sempat mempertontonkan potongan salah satu adegan wawancara yang dilakukan Wakil Ketua DPR RI yaitu Fahri Hamzah. Dalam video tersebut, nampak wakil ketua DPR RI dan petugas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menghambur-hamburkan lembaran-lembaran yang mirip dengan formulir C1.

baca juga:

Video itupun sempat tersebar di platform-platform media sosial, seperti YouTube. Channel YouTube bernama "Erdogan Indonesia" juga sempat mengunggah video tersebut dengan judul "Siaran Kecurangan PILPRES TV Al-Jazeera!!!".

Akun Erdogan Indonesia menambahkan pernyataan agar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, yaitu Wiranto menutup TV Al Jazeera karena video kecurangan pemilu Indonesia sudah menyebar ke seluruh dunia. Namun video tayangan TV Al Jazeera yang sempat diunggah akun Erdogan Indonesia sudah dihapus dari platform Youtube.

Pihak Al Jazeera akhirnya mengklarifikasinya dengan mengeluarkan pernyataan sebagai berikut:

Sehubungan dengan tersebarnya sebuah video berjudul "Siaran Kecurangan Pilpres TV Al Jazeera" di media sosial maupun aplikasi percakapan, Al Jazeera Media Network Biro Jakarta bermaksud menyampaikan keterangan sebagai berikut:

1. Al Jazeera Media Network menyesalkan beredarnya video "Siaran Kecurangan Pilpres TV Al Jazeera" karena menggunakan tayangan berita Al Jazeera Media Network yang telah diedit dan diberi caption di luar konteks berita sehingga dapat membingungkan penontonnya.

2. Al Jazeera Media Network selalu berpegang kuat pada prinsip obyektifitas dan cover both sides dalam setiap peliputan termasuk pada penyelenggaraan Pemilihan Umum Indonesia 2019.

3. Al Jazeera Media Network mengimbau semua pihak untuk menggunakan situs maupun akun media sosial resmi kami agar terhindar dari konten hoax atau informasi yang menyesatkan dengan mengatasnamakan Al Jazeera Media Network.

4. Peristiwa ini merupakan kali kedua menimpa Al Jazeera Media Network sepanjang Pemilihan Umum 2019 sehingga kami mempertimbangkan untuk menggunakan langkah hukum terhadap pihak yang berupaya merusak kredibilitas media kami dengan menyebar konten hoax atau informasi menyesatkan dengan mengatasnamakan Al Jazeera Media Network.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Terima kasih.


Sohaib Jassim
Kepala Biro Jakarta
Al Jazeera Media Network

Al Jazeera menekankan berencana mengambil langkah hukum terkait dengan beredarnya konten dan informasi menyesatkan yang mengatasnamakan Al Jazeera. Sohaib menuturkan medianya sudah dua kali menjadi korban dari pihak penyebar konten hoaks Pemilu 2019. []

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Kisah Finlandia Menangi Perang Melawan Berita Hoaks

Image

News

Polda Sumut Amankan Penyebar Hoaks Video People Power

Image

News

Penyebar Hoax 22 Mei Rusuh: Tujuannya Cuma Meluapkan Uneg-uneg Saja

Image

Hiburan

7 Judul Berita Editan Karya Warganet ini Lucu dan Bikin Adem

Image

News

Kapolres Jakbar Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya Video Soal Begal dan Geng Motor

Image

News

Pemilu 2019

Haikal Hassan Tidak Penuhi Panggilan Bareskrim karena Umrah, Denny Siregar: Takut Lebaran di Penjara

Image

News

Pelaku Penyebar Hoaks Pleno KPU Tertutup Mengaku Tak Mengerti Mekanisme Sebenarnya

Image

News

Pemilu 2019

Polda Jabar Tetapkan Tersangka Penyebar Hoaks Pleno Penghitungan Suara Berlangsung Tertutup

Image

News

Penyebar Video Provokatif Mengaku Terpancing Emosi Melihat Situasi Politik Terkini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kisah 'Ping Pong', Seekor Anjing Selamatkan Bayi yang Dikubur Hidup-hidup di Thailand

Meskipun cacat, Ping Pong berhasil menjadi pahlawan setelah ia menyelamatkan bayi laki-laki yang dikubur hidup-hidup

Image
News

Yusril Nilai 'People Power' Untuk Memaksa Presiden Turun Tindakan Kudeta

"Tindakan itu bukanlah people power melainkan tindakan kudeta yang menggunakancara-cara revolusioner di luar konstitusi," ujarnya.

Image
News

Sebelum Penetapan Hasil Pemilu, Para Elit Diimbau Rekonsiliasi

ICMI menyerukan rekonsiliasi elit bangsa sebelum penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu Legislatif dan Presiden 2019.

Image
News

Golkar Ingin Duduki Kursi Ketua MPR

Partai Golkar selaku pemenang kedua dalam Pemilu 2019 ingin menduduki kursi sebagai Ketua MPR.

Image
News

Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi untuk Ikut People Power

Masyarakat sipil yang bergabung dalam Gerakan untuk Pemilu Damai dan Konstitusional menyerukan semua pihak untuk patuh terhadap konstitusi.

Image
News

Habibie Berpesan ke Semua Pihak Hindari Tindakan Mempertajam Perpecahan Masyarakat

Habibie menyampaikan pesan kepada seluruh pihak untuk menghindari tindakan-tindakan yang mempertajam polarisasi di masyarakat.

Image
News

Puluhan Ormas Lintas Agama Dan Etnis Deklarasi Tolak "People Power"

Puluhan Ormas yang tergabung dalam FKMJ), melakukan deklarasi bersama menolak ajakan "people power"

Image
News

Din Syamsuddin Sebut 'People Power' Hak Warga Negera yang Dijamin Konstitusi

"People power" merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi Indonesia.

Image
News

Golkar Sebut 'People Power' Sebuah Kemunduran: Hanya Terjadi pada 1965 dan 1998

"Golkar harus menjadi yang terdepan dalam melawan mereka yang tak ingin menerima kemajuan,"

Image
News
Pemilu 2019

FKT Imbau Umat Tak Ikut Aksi Inkonstitusional

"Seluruh umat Islam khususnya di Banyumas wajib dan senantiasa mentaati peraturan"

trending topics

terpopuler

  1. 7 Potret Marcella Zalianty dan Ananda Mikola Menjalani Ibadah Umrah

  2. 5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!

  3. Murka karena Ani Diolok-olok, Ferdinand: Saya Saat Ini Menyatakan Berhenti Mendukung Prabowo - Sandi

  4. Dicaci Maki Netizen, Tengku: Biarkan Mereka Nyungsep dengan Komen Mereka

  5. Membela Ani Yudhoyono yang Diolok-olok, Ferdinand: Siapapun Kalian akan Saya Lawan

  6. Ardina Rasti Sebel Putranya Dibilang Mirip Sang Suami

  7. Guardiola: Butuh Empat Sayap untuk Memenangkan Kuadrupel Musim Depan

  8. Desmond Sebut Tindakan Aparat Jelang 22 Mei Sangat Berlebihan

  9. Ferdinand: Maafkan Saudaramu Ini Terbawa Emosi karena Ibu Ani Sudah seperti Ibu yang Lahirkan Saya

  10. Soal GKR, Peneliti CIE: Gerakan Ini Bukan Atas Nama Rakyat

fokus

Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!

Image
News

Tak Disangka Menantu Presiden Jokowi Ternyata Pernah jadi Pembawa Berita di Televisi

Image
News

5 Potret Ade Sugianto, Bupati Tasikmalaya yang Jarang Tersorot Media