image banner ramadan
Login / Sign Up

Banyak Makan Korban, Ketua BPN Prabowo: Sistem Pemilu Paling Jelek

Yudi Permana

Pemilu 2019

Image

Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso saat ditanya awak media di jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (20/9) | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menilai penyelenggaraan Pemilu 2019 merupakan paling jelek karena banyak memakan korban. 

"Ya itu sistem pemilu yang paling jelek itu," kata Djoko disela-sela acara syukuran dan konsolidasi pengawalan dan pengamanan kemenangan Prabowo-Sandi di Pedepokan Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Menurut dia, penyelenggaraan pemilu ke depannya perlu dilakukan evaluasi agar tidak menimbulkan masalah dan jatuhnya korban jiwa.


Oleh karena itu, mantan Panglima TNI era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyarankan para pakar dan pihak terkait segera menanggapinya dengan mengaji Undang-undang Pemilu.


Hal itu disampaikannya karena banyaknya para petugas atau penyelenggara pemilu di lapangan jatuh sakit hingga meninggal dunia dalam menjalankan tugas.

Berdasarkan data KPU, Selasa sore (23/04), jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 tercatat sebanyak 119 orang dan 548 petugas lainnya menderita sakit.

Selain itu, Djoko juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi proses rekapitulasi suara yang tengah dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Sehingga, sistem demokrasi di Indonesia tidak tercederai oleh oknum-oknum yang ingin berbuat curang.

baca juga:

"Kita harus terus mengawal proses rekapitulasi penghitungan suara ini, kita menyadari bawah setelah tanggal 17 ataupun sebelum tanggal 17 ada pihak-pihak yang melakukan kecurangan. Karena itu kita harus berjuang bersama mengawal kemenangan kita jangan sampai di bajak oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa dan negara Indonesia," tandasnya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Soal Prabowo ke MK, Pengamat: Seharusnya Barang Bukti yang Dibawa Itu Berbeda

Image

News

Sebut Pemilu Sekarang Lebih Buruk, Sindiran Rustam untuk BW

Image

Ekonomi

Mirip Tren 1992, Industri Manufaktur Setelah Pemilu Bakal Tumbuh

Image

News

Pemilu 2019

Catat, Ini 7 Tuntutan Prabowo-Sandi di MK

Image

News

Pemilu 2019

Sebut Pemilu 2019 Terburuk, Goenawan Mohamad: BW Memalsukan Sejarah

Image

News

Bupati Ende Meninggal Dunia Ketika Sedang Berdinas

Image

News

Pemilu 2019

Bantah Pernyataan BW, Ace: MK Sudah Teruji Kemandiriannya

Image

News

Faizal: Dalang Rusuh 22 Mei Harus Diseret ke Meja Hijau agar MK Tidak Dibayangi Teror

Image

News

Menyimak Penjelasan Soal Mahkamah Kalkulator versi Tim Hukum Prabowo-Sandi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Setelah Mustofa Jadi Tersangka, Pengacara Belum Bisa Pastikan Nasibnya Malam Ini

Djudju mengatakan pada jam 11.00 WIB tadi, kliennya masih menjalani pemeriksaan terkait identitas.

Image
News
Aksi 22 Mei

YLBHI Temukan Indikasi Pelanggaran HAM di Aksi 21-22 Mei

"Secara umum ini adalah temuan awal. Artinya masih akan ada lagi temuan berikutnya lebih dalam"

Image
News

Theresa May Mundur, 8 Politisi ini Calonkan Diri Jadi Perdana Menteri Inggris

Beberapa nama yang maju antara lain Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt, Menteri Lingkungan Michael Gove, Menteri Kesehatan Matt Hancock

Image
News

Cerita Istri Mustofa: Ketika Ada Aksi 22 Mei, Beliau Nggak Ada di Situ

Menurut Cathy ketika berlangsung demonstrasi 22 Mei, suaminya sedang istirahat di rumah.

Image
News

Netizen Jawab Pertanyaan Fahri Soal Benda yang Dijatuhkan Helikopter di Jatibaru

"Betulkan video ini? Sebuah helicopter menyemprot bubuk putih ke arah massa?" kata dia.

Image
News

Perwira Polisi yang Tabrak Mahasiswa Dicopot

Kasus itu kini sudah memasuki tahap satu di Kejaksaan Negeri Kota Palangka Raya.

Image
News
Pemilu 2019

Soal Prabowo ke MK, Pengamat: Seharusnya Barang Bukti yang Dibawa Itu Berbeda

"Alat bukti yang disiapkan bisa berbentuk C1 atau mungkin DA1, DB1, DC1"

Image
News

PM Pakistan Serukan Semua Pihak untuk Menahan Diri dalam Situasi Teluk Persia

Pemerintahan Khan menegaskan keprihatinan mereka atas konflik yang terjadi dan akan berusaha memperbaiki hubungan dengan Iran.

Image
News

Pujian untuk Konser Spiritual di Makassar

"Ini adalah wujud penghargaan terhadap nilai-nilai persaudaraan dan kemanusiaan yang bersifat universal."

Image
News

Tengku Angkat Istilah Pribumi Langsung Ditentang Yunarto, Kemudian Diingatkan Priyo

"Anda juga ustad bukan pribumi, sama dengan saya, bedanya mulut dan jempol saya kurang ilmu provokasinya aja..."

trending topics

terpopuler

  1. Anthony: Agak Nyesal Sih, Sebenarnya Saya Masih Bisa Menang

  2. Mantap Berhijab, 5 Selebriti Wanita Rayakan Idulfitri dengan Penampilan Baru

  3. Timezone dan Plat 'N' Learn, Siap Berikan Liburan Keluarga yang Sehat dan Aktif di Lippo Mall Kemang

  4. Game of Drone, Erajaya Kenalkan Layanan Pesawat Tanpa Awak

  5. Abdillah Toha: Sayang Sekali, Saya Dulu Beranggapan BW itu Ahli Hukum yang Berintegritas

  6. Alves Tolak Man City Bukan karena Guardiola

  7. Ini Ketentuan Menyalurkan Zakat Fitrah

  8. Ganda Putri Jepang Pupuskan Mimpi Indonesia ke Final Piala Sudirman

  9. Sekolah Prestasi Global Gelar Bukber dan Berbagi kepada Sesama

  10. Timnas U-16 Lakoni Laga Uji Coba dengan Format Trofeo

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
Gaya Hidup

Selalu Gagal dalam Berwirausaha? Begini Tipsnya Agar Sukses

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Menakar Mata Uang Ala Ibnu Miskawaih

Image
News

5 Potret Rupawan Anggota Brimob Asli Manado yang Dikira Polisi China