image banner ramadan
Login / Sign Up

TKN Miliki 'War Room' untuk Rekapitulasi Suara Real Count Pilpres

Kosim Rahman

Pemilu 2019

Image

Anggota DPR Fraksi PKB Lukman Edy dan Moderator Ghivani Adilah Irwandi, Guru Besar Fisip UI Arbi Sanit saat menjadi pembicara dalam acara diskusi di Plaza Central, Semanggi, Jakarta, Senin (15/4/2019). Dalam diskusi yang diadakan oleh Direktur Lembaga Pemilih Indonesia ini bertajuk tema 'Konsolidasi Demokrasi Pasca Soeharto: Masa Depan vs Masa Lalu'. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin memperlihatkan ‘war room alias “ruangan perang” yang digunakan tim capres-cawapres petahana itu dalam merekapitulasi perolehan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Direktorat Saksi TKN Jokowi-Ma’ruf Lukman Edi mengatakan, dalam war room itu digunkan aplikasi bernama JAMIN, sebuah aplikasi pelaporan saksi mulai dari TPS. Bahkan, untuk mengunggah data C1 yang akurat, ada 240 orang yang bekerja setiap hari selama 24 jam dengan menggunakan metode tiga shift.

Menurutnya saat ini sudah masuk 14.6 persen data TPS, lebih maju sedikit dibanding Komisi Pemilihan Umum yang baru melakukan input data hanya 11.1 persen data masuk. TKN sendiri sudah diposisi 55,16 persen sementara KPU 54,8 persen.

baca juga:

"JAMIN aplikasi yang kami buat untuk melakukan koreksi terhadap C1 di seluruh Indonesia. Visinya H+1, sama dengan KPU H+5, sudah 100 persen tapi ada kendala. Kendala kami dengan KPU sama, Pemilu sekarang tak ada rekapitulasi tingkat desa. 2014 entry sata C1 cepat karena umumnya lalukan entry di tingkat desa, bukan tingkat TPS," ungkapnya Edy ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (21/4/2019).

"Hari ini tidak ada lagi di tingkat desa, langsung di kecamatan yang dimulai hari ini di seluruh indonesia. Sehingga Satu dua hari ke depan setelah rekapitulasi kecamatan selesai ke depan mungkin Peningkatan entry data mulai lebih cepat harusnya dibanding sekarang," sambungnya.

Edy juga mengklaim bahwa hasil entry data TKN tidak jauh berbeda dengan hasil quick count sejumlah lembaga survei diantaranya Kompas, Indo Barometer, Charta Politika, Poltrack Tracking, Indikator yang angka umumnya 54, tidak jauh berbeda dengan yang data KPU tampilkan dan yang kami tanpilkan.

Lukman menegaskan real count yang dilakukan pihaknya ini bisa dipertanggungjawabkan. Hal itu, berbeda dengan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengklaim dari hasil real count-nya unggul dengan perolehan suara 62%. Lukman pun menyebut hasil real count dari kubu 02 hanya klaim semata. 

"Ada dua contoh Lampung dan Jakarta. Lampung entry data kami sudah 50 persen. Bahwa angka ada 57,6 peren kami menang di Lampung. Dibandingkan dengan Pak Prabowo 42,4 persen. Sama denganquick count di Charta Politika, SMRC, LSI di Lampung itu sendiri. Kami kupas yang klaim 62 persen dari 02, ternyata kita dibuat 40,91 persen, menang 02 59,09 persen. Ternyata bohong dia hanya memasukkan 30 TPS saja di Lampung. Ternyata hanya 30 TPS saja. DKI juga sama, DKI kami juga datanya sudah hampir 40 persen entry data. Data kami sama dengan temuan yang ada di real count KPU dan quick count di 3 lembaga survei," tutur Lukman.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Estetika Institute Sarankan Jokowi Perhatikan Hak Perempuan di Periode Kedua

Image

News

Potret Warga yang Tetap Mencari Nafkah di Tengah Kericuhan 22 Mei

Image

News

Pemilu 2019

Bawaslu Apresiasi Langkah Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres ke MK

Image

News

Begini Cara Jokowi Balas Ucapan Selamat dari Pemimpin Dunia atas Kemenangannya di Pilpres

Image

News

Media Asing Soroti Keadaan Pasca Kerusuhan 22 Mei Jakarta

Image

Hiburan

Gara-gara Demo, Lauv Mendadak Batalkan Konser di Jakarta

Image

News

5 Potret Gubernur Anies Baswedan Saat Jenguk Korban Aksi 22 Mei

Image

News

7 Aksi Mengharukan di Tengah Kisruh Demo KPU dan Bawaslu, Warga Bagikan Air ke Polisi

Image

News

The Jokowi Center Puji Prabowo Gugat ke MK, Demo Tidak Perlu Lagi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Aksi 22 Mei

Niat Tonton Kericuhan, Eko dan Misbahun hingga Kini Belum Pulang

"Terakhir ketemu saat di Wahid Hasyim, saat buka posko logistik."

Image
News
Pemilu 2019

Dukung Prabowo Gugat Hasil Pilpres ke MK, Mahfud MD: Insya Allah Kita akan Kawal

Kepada pak Prabowo dan pak Sandiaga Uno, kita memberikan penghargaan.

Image
News

Tak Disangka, Sopir Uber Ini Adalah Penjahat Perang Somalia

Identitas Ali terbongkar setelah ia dikenali oleh mantan korbannya

Image
News

Dosen USU Penyebar Hoaks 'Bom Surabaya Pengalihan Isu' Divonis Dua Tahun Percobaan

Alasannya, pemilik akun Facebook Himma Dewiyana tersebut kesal, jengkel, dan sakit hati atas kepemimpinan Joko Widodo sebagai Presiden RI.

Image
News

Karangan Bunga Duka Cita untuk Ust Arifin Ilham Mengular, Salah Satunya dari Anies Baswedan

Ada karangan bunga dari Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta

Image
News

Dua Tahun Dipenjara di Suriah, Pria Italia Akhirnya Pulang

"Saya merasa seseorang mengenai wajah saya dengan sesuatu. Saya merasa terbius dan tertidur," aku Alessandro.

Image
News
Aksi 22 Mei

Mahfud MD: Prabowo Tempuh Jalur Hukum, Bukan Jalur Jalanan

"Pak Prabowo itu sudah mengatakan akan menempuh jalur hukum, bukan jalur jalanan."

Image
News
Mudik Lebaran

1200 Unit Armada Bus Gratis Disiapkan untuk Pemudik Dari dan Menuju Jawa Tengah

Termasuk memastikan kesiapan fasilitas umum guna menyukseskan arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Image
News

ICJR: Pembatasan Media Sosial Bertentangan dengan Hak Berkomunikasi

Tindakan pembatasan ini tidak diperlukan.

Image
News
Pemilu 2019

Estetika Institute Sarankan Jokowi Perhatikan Hak Perempuan di Periode Kedua

Setelah kesadaran perempuan dalam politik meningkat, hak perempuan jangan lagi lalai diperhatikan.

trending topics

terpopuler

  1. Berburu Kuliner di Festival Ramadan Nusantara di Depok

  2. Untuk Sementara, Kemenkominfo Nonaktifkan Fitur Gambar dan Video di Medsos

  3. Pemerintah Batasi Akses Sosial Media untuk Tangkal Hoaks, Tompi: Itu Smartmove

  4. Selama Puasa, Armand Maulana Selalu Request Masakan Ini ke Istri

  5. Rustam: Kenapa Gak dari Dulu-dulu Akses Hoaks di WhatsApp Ini Dibatasi

  6. Ustaz Abdurrahim: Saya Sebenarnya Sudah Muak Seperti Ini, Saya Tadi Salat Tarawih Kena Gas Air Mata, Gak Enak

  7. Terbaik di Dunia, Kubu Raya Segera Garap Potensi Wisata Hutan Mangrove

  8. Apa yang Baru dari Xiaomi Mi Band 4?

  9. Jadi Minoritas, Ini 10 Selebriti Dunia yang Jalani Puasa

  10. Vivo Z5x Muncul di GeekBench dengan RAM 8GB dan Android 9 Pie

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Ahmad bin Hanbal, Penentang Monopoli Pasar

Image
News

7 Potret Menkopolhukam Wiranto Terjun ke Lapangan, dari Bencana Poso hingga Temui Pasukan RI di Lebanon

Image
News

Hangat Banget, 6 Momen Kebersamaan Tutut Soeharto dengan Keluarga