image banner ramadan
Login / Sign Up

BPN: Belum Ada Agenda Pertemuan Luhut dengan Prabowo

Bayu Primanda

Pemilu 2019

Image

(kiri ke kanan) Menteri Dalam Negri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Polhukam Wiranto saat mengikuti sidang kabinet paripurna (SKP) tentang capaian tahun ke-4 RPJMN 2015-2019 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018). Dalam rapat paripurna Jokowi ingin rencana kerja setiap kementerian untuk mengubah fokus kerja di tahun 2019. Fokus utamanya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Bagi pengembangan SDM di Indonesia juga akan disediakan fasilitas pajak yaitu super deduction tax dalam rangka mendorong kegiatan pengembangan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Rencana kedatangan utusan Joko Widodo, Luhut Binsar Panjaitan ke kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, hingga saat ini masih belum diketahui.

Berdasarkan pantauan AKURAT.CO, suasana di sekitar rumah Prabowo tampak biasa-biasa saja, mengingat posisi Capres nomor urut 02 itu saat ini tidak berada di Jakarta.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menjelaskan bahwa agenda tersebut belum ada sama sekali.

"Silahkan tanya pak Luhut, yang ingin bertemu kan pak Luhut dan pak Jokowi, jangan tanya ke kami. Yang ingin ketemu pak Luhut dan pak Jokowi yang minta waktu," ujar Andre Rosiade di Kertanegara, Jakarta, Minggu(21/4/2019).

Andre pun memastikan, bahwa agenda pertemuan antara Luhut dengan Prabowo di Kertanegara hingga saat ini belum direncanakan sama sekali.

"Yang pasti, yang saya bisa menyampaikan sampai tadi malam, dan pagi ini, belum ada agenda pak Prabowo akan menemui pak Luhut. Jadi belum ada agenda," tandasnya.

Sebelumnya, kubu dari Capres petahana Jokowi disebut mengutus Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertemu Prabowo Subianto.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyebut Luhut bakal menyampaikan ajakan bersatu bangun Indonesia usai proses pemilu yang panjang dan melelahkan ini.[]


baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Catat, Ini 7 Tuntutan Prabowo-Sandi di MK

Image

News

Pemilu 2019

Ferdinand Yakin Prabowo akan Menerima dan Mau Bertemu Jokowi

Image

News

Sebelum Ditangkap Polisi, Mustofa Masih Posting Soal Aksi 22 Mei

Image

News

Jubir BPN: Pendukung 02 Menolak Pertemuan Jokowi dengan Prabowo

Image

News

Ruhut Yakin Gugatan BPN akan Ditolak MK

Image

News

Lima Bentuk Pelanggaran dan Kecurangan Massif yang Dipersoalkan Prabowo-Sandi di MK

Image

News

BPN Telah Siapkan Saksi Fakta dan Ahli dalam Sidang Gugatan di MK

Image

News

Tak Kompeten Jabat Menko Kemaritiman, Luhut Disarankan Jadi Menteri ESDM

Image

News

Pemilu 2019

Prabowo-Sandiaga Bakal Hadiri Sidang Perdana di MK, BPN Yakin Gugatan Dikabulkan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Potensi Jadi Ibu Kota Negara, Warga Kalteng Harus Hati-hati, Jangan Gampang Jual Lahan

Tidak hanya warga, pemerintah kabupaten dan kota juga diminta menginventarisasi lahan.

Image
News

Tangkap 183 Perusuh 22 Mei, Polres Jakbar Dibanjiri Karangan Bunga

Masyarakat Jakarta Barat sangat puas dengan kerja Polres Jakarta Barat.

Image
News

Ciri-ciri Pelaku Bom Prancis yang Tengah Diburu Polisi

Dari pelacakan polisi, pria itu berusia sekitar 30 tahun, naik sepeda, serta mengenakan kacamata hitam dan topi.

Image
News

Paranormal Ungkap Awal Mula Muncul Cebong dan Kampret

Panggilan kampret adalah julukan terakhir setelah melalui proses panjang selama 2017.

Image
News

Denny Siregar: Dengar-dengar si Tope Ditangkap, Kenapa Nggak dari Dulu

Mustofa ditangkap terkait postingan hoax kerusuhan 22 Mei.

Image
News

Paranormal: Flash Back! Ibarat Tinju, Jokowi Hanya Bertahan Tanpa Perlawanan, Ibarat Bola, Jokowi Hanya Kuasai 30 % Ball Possesion

Sejak pemilu 2014, kata dia, Jokowi selalu diserang dengan berbagai isu hoaks. Tetapi, isu itu tidak mempan.

Image
News
Pemilu 2019

Sebut Pemilu 2019 Terburuk, Goenawan Mohamad: BW Memalsukan Sejarah

"Pemilu zaman Soeharto sangat lebih buruk."

Image
News

Bupati Ende Meninggal Dunia Ketika Sedang Berdinas

Gebby belum mengetahui secara persis penyebab kematian orang nomor satu di Kabupaten Ende itu.

Image
News

Akademisi: Kalau Berharap Prabowo Mau Akui Kekalahan Itu Sulit

Apalagi tampak jelas bahwa Prabowo tidak bisa memutuskan sendiri langkah politiknya.

Image
News

Abdillah Toha: Sayang Sekali, Saya Dulu Beranggapan BW itu Ahli Hukum yang Berintegritas

Saat itu, BW seperti menuding bahwa pemerintah hari ini adalah rezim yang korup dan berharap MK tidak menjadi bagian rezim tersebut.

trending topics

terpopuler

  1. Mantan Hakim Sebut Narasi BW Soal MK Sangat Berbahaya Sekali

  2. Terkejut Diundang ke Istana, Abdul Rajab Pinjam Batik Temannya

  3. Rustam: Kalau Tidak Percaya MK Independen, Ngapain Juga Gugat ke MK?

  4. Ini Makanan Khas Lima Peru yang Sangat Lezat

  5. Kominfo Ancam Beri Sanksi Bagi Medsos yang Tidak Hapus Berita Hoaks

  6. Laptop Nitro 5 dan Swift 3 Acer Dipersenjatai oleh Prosesor AMD Ryzen Terbaru

  7. Tujuh Karangan Bunga Duka Cita untuk Pejuang Demokrasi Hiasi Jalan KH Wahid Hasyim

  8. Horee... Pemerintah Sudah Mencabut Pembatasan Akses Media Sosial dan Pesan Instan

  9. Lebaran, Susan Sameh Pulang Kampung ke Mesir

  10. Game of Drone, Erajaya Kenalkan Layanan Pesawat Tanpa Awak

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
Gaya Hidup

Selalu Gagal dalam Berwirausaha? Begini Tipsnya Agar Sukses

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Menakar Mata Uang Ala Ibnu Miskawaih

Image
News

5 Potret Rupawan Anggota Brimob Asli Manado yang Dikira Polisi China