image banner ramadan
Login / Sign Up

BPN Temukan Ribuan Indikasi Kecurangan Pemilu

Muslimin

Image

Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandiaga, Hashim Djojohadikusumo, saat ditemui di Kantor KPU RI, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019). | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menemukan ribuan indikasi kecurangan pelaksanaan Pemilu yang terjadi diberbagai daerah di Indonesia.

Direktur Komunikasi dan Media BPN, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, indikasi kecurangan tersebut sudah disampaikan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU.

"Data yang sudah masuk ada 1.200 kasus yang mencerminkan indikasi kecurangan. Ini kami laporkan ke Bawaslu dan pihak-pihak lain," kata Hashim, di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

baca juga:

Hashim menjelaskan dugaan kecurangan Pemilu itu ditemukan di tingkat TPS dalam proses pemungutan maupun penghitungan suara.

Ia mencontohkan, ada kertas surat suara yang digotong ke tempat yang tidak representatif, ada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mencoblos sendiri kertas suara hingga muncul angka yang fantastis.

"Kami menghargai segala kerja keras yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu. Kami yakin KPU dan Bawaslu terdiri dari orang-orang yang bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara, serta menjunjung tinggi sumpah jabatan untuk menegakkan demokrasi di Indonesia," ujarnya.

Selain itu Hashim juga menyinggung terkait Daftar Pemilih Tetap yang diduga bermasalah sebanyak 17,5-18 juta yang belum dituntaskan secara baik oleh KPU.

Dia menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi di Kabupaten Bangkalan, ada sejumlah TPS yang pemilihnya memiliki tanggal lahir yang sama yaitu sebanyak 250 pemilih yang lahir di pada 1 Juli dan 1 Januari.

"Lalu kami kirim tim ke sana, ditemukan fakta bahwa warga di sana sebanyak 90 persen adalah TKI yang bekerja di luar negeri. Karena itu warga di sana kaget mengapa nama TKI itu masuk dalam DPT yang sebenarnya tidak ada," katanya.

Hashim juga mengatakan, setelah pemungutan suara di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin memperoleh suara 80 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 19 persen.

Lalu dia membandingkan dengan perolehan suara Prabowo-Hatta di Pemilu 2014 yang menang di Kabupaten Bangkalan, namun lima tahun kemudian kalah telak di wilayah itu.

Ia juga mempertanyakan terkait dugaan kecurangan Pemilu yang terjadi di Malaysia, yaitu surat suara telah tercoblos.

"Dalam kasus itu satu partai tertentu pendukung paslon 01 diuntungkan. Kebetulan saja yang diuntungkan salah satu caleg Partai Nasdem yang merupakan anak dubes Indonesia di Malaysia dan itu semua menguntungkan 01," katanya.

Ia meminta kasus tersebut harus segera diselesaikan agar tidak terjadi kecurangan dalam Pemilu.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Perintahkan Kepung KPU dan Istana, Mantan Danjen Kopassus Dilaporkan ke Bareskrim

Image

News

Pemilu 2019

KPU Bisa Umumkan Hasil Pemilu 2019 Sebelum Tanggal 22 Mei

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 2020 Capai 5,6 Persen

Image

News

Aksi People Power Hanya Emosi Sesaat, Lebaran Nanti Juga Selesai

Image

News

Hinca Sebut Demokrat Berada di Koalisi Adil Makmur hingga 22 Mei

Image

News

Pemilu 2019

Laporannya Ditolak, TKN Minta BPN Hormati Keputusan Bawaslu

Image

News

5 Aksi Lieus Sungkharisma yang Disorot Media

Image

News

Abaikan Saksi dan Bukti, Dian Fatwa Kecewa Keputusan Bawaslu

Image

News

Kalau Aksi People Power Niatnya Gulingkan Pemimpin yang Sah, Polisi Bertindak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Josef: Masyarakat NTT Yakin Betul 20 Oktober Jokowi Kembali Dilantik Jadi Presiden

"Masyarakat NTT sangat mencintai bapak Presiden sehingga masyarakat mendoakan," kata Josef.

Image
News
Sudut Lain

Interview Ustaz Tengku Zulkarnain dari Prostitusi sampai Hinaan

"Siapa sih yang mau kayak gitu terus, mereka melawan hati nurani mereka juga."

Image
News

PAN Nyatakan Sikap Politiknya Setelah Rapat Kerja Nasional

Setelah tanggal 22 Mei perlu disikapi dan menyikapi seperti apa. Kan ini bukan koalisi permanen

Image
News

Ratu Inggris Buka Lowongan Manajer Sosial Media, Gaji 550 Juta Rupiah

Tertarik?

Image
News

Soal Dua Kandidat Wagub dari PKS, Kemendagri: Tugas DPRD Memilih Bukan Menolak

"Kalau tidak memilih itu melanggar peraturan. kan tugasnya melakukan pemilihan,"

Image
News

Harkitnas, Polres Metro Jakarta Barat Dibanjiri Penghargaan Karena Torehan Prestasi

Empat penghargaan diberikan MURI, KPAI, Granat, Yayasan Puteri Indonesia tepat dihari Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/5/2019).

Image
News

Pertama dalam 26 Tahun, Menlu Republik Indonesia Kunjungi Suriname

Hubungan Indonesia dan Suriname sendiri selama ini dikenal cukup baik

Image
News

Perintahkan Kepung KPU dan Istana, Mantan Danjen Kopassus Dilaporkan ke Bareskrim

Humisar melihat tindak pidana yang dilakukan Soenarko setelah menonton video di media sosial YouTube yang sempat viral.

Image
News

Waduh, 7 Negara Ini Ternyata Larang Warganya Berjoget

Bahkan ada yang dihukum cambuk karena berjoget

Image
News
Sudut Lain

Akhirnya Terjawab Pertanyaan Soal Kehidupan Pengamen Ondel-Ondel di Bulan Puasa

Mereka jalan berkilo-kilometer untuk mengamen, membawa ondel-ondel setinggi dua meter. Begini ceritanya.

trending topics

terpopuler

  1. Salah Satu Pusat Perberlanjaan di Depok Ini Sediakan Jajanan Ngabuburit, Mau Coba?

  2. Ucap Selamat ke Ma’ruf, Rachland Nashidik: Semoga Pak Zul Tak Dituding Pengkhianat

  3. Kompaknya Marshanda dan Istri Ben Kasyafani Hadiri Acara Wisuda Sienna

  4. Sindir Kubu Prabowo, Jokowi: Namanya Kalah Itu Pasti Tidak Puas

  5. Marak Teroris Jelang Penetapan Hasil Pemilu, Jokowi: Teroris ya Ditangkap

  6. Bale Hengkang Secara Menyedihkan Setelah 102 Gol untuk El Real

  7. Puluhan Ormas Lintas Agama Dan Etnis Deklarasi Tolak "People Power"

  8. Bek Manchester United Jadi Pemain Tercepat Liga Primer Inggris

  9. KPU Dan Bawaslu Setuju Batalkan Perhitungan 62 Ribu Surat Suara PSU Kuala Lumpur

  10. Taksi Terbang Dikenalkan, Bisa Pesan Lewat Smartphone

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Sejumlah Fakta Imam Malik dan Pemikirannya Menyoal Pajak

Image
News

Bak Pasangan Muda, 5 Potret Romantis Gubernur Sulses Nurdin Abdullah dan Istri

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!