image banner ramadan
Login / Sign Up

Pasang Bendera Bamusi, Harris Lee Didatangi FPI

Gerdiansyah

Image

Harris Lee korban yang kediamannya dilempar kotoran manusia berfoto di depan pagar rumah dikawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (20/4/2019) | AKURAT.CO/Gerdiansyah

AKURAT.CO, Berbeda pilihan politik membuat Harris Lee terpaksa menerima keadaan. Kejadian tidak mengenakan dienyam setelah ia menetapkan pilihan untuk berpihak ke salah satu calon. Kepada AKURAT.CO, Harris menjabarkan kisah kelamnya.

Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, sekitar pertengahan 2017 silam, ia didatangi oleh sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI). Harris ingat betul, kediamannya yang beralamat di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat digedor oleh seorang ustaz dan anggota FPI.

“Waktu itu Pilgub 2017 rumah saya sempat didatangi sama FPI kira-kira jam 01:15 WIB, saya inget banget itu,” cerita Harris pada Sabtu (20/4/2019).

baca juga:

Alasan kedatangan mereka karena Harris memasang bendera Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi). Diketahui, Bamusi adalah organisasi sayap Partai di bidang keislaman yang dibentuk oleh DPP PDI Perjuangan pada tahun 2007 yang lalu. Harris pun mengakui jika dirinya merupakan militansi PDI Perjuangan.

“Teman-teman PDIP ketemu saya di jalan, panggil, suruh pasang. 'Nih gue kasih bendera Bamusi, lu pasang, dikasih dua lembar. Satu saya pasang sendiri, satu saya kasih temen,” tuturnya.

“Beberapa hari kemudian saya didatengi FPI dan mereka bilang, saya gak pantes pasang bendera Bamusi. Karena saya non muslim,” katanya.

Harris tidak diam, dia sempat membantah dan memberikan penjelasan logis. “Saya sempet membantah, hukum kita, undang-undang kita kaga ada larangan. Kalau soal masang bendera. Kalau bendera itu dari kalangan muslim, karena memang ada di dalam negara kita, dilegalkan istilahnya kan ya gak apa-apa dong. Saya gituin ustadnya. Kecuali saya pasang bendera PKI, diserbu juga gak apa-apa," tuturnya.

Setelah mendengar penjelasan Harris, anggota FPI tetap memintanya untuk menurunkan bendera Bamusi. “Mereka keukeuh untuk saya turunkan itu bendera. Saya bilang 'oke lu jangan nyentuh, gua yang nurunin. Lu gak ada hak nurunin. Nanti jangan paksa maen turun-turun saja. Lu besok liat, dateng, udah gak ada," ujar Harris.

Nasib sial malah menimpa Harris. Sesaat mencopot bendera dirinya malah diadili massa di Kelurahan Duri Selatan. Kakek berusia 67 tahun itu dipaksa untuk mengakui dan tidak mengulangi hal itu lagi.

“Waktu itu saya sendiri mas, gak ada teman-teman yang backup saya. Padahal di sini banyak temen PDIP, pas udah beres baru deh pada dateng, 'aduh gue sibuk ini, gue sibuk ini',” keluh Harris.

Dengan wajah kesal, Harris menandatangani surat perjanjian yang sudah dibuat oleh anggota FPI itu. Ia berkata jika penanda tanganan dengan terpaksa. Selepas tanda tangan, pekik takbir pun menggema di kelurahan.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Cerita Harris Lee Korban Pelemparan Tinja yang Berbeda Pilihan Politik

Image

News

Polisi Bakal Ungkap Kasus Pelemparan Tinja di Rumah Pendukung Jokowi

Image

News

Diduga Gas Bocor, Rumah Ini Hampir Dilahap Jago Merah

komentar

Image

3 komentar

Image
Jon Bzrenk

Mabuk agama radikal

Image
awalludin amin

Candu duniawi.. Kekuasaan membuat orang jd bego

Image
Adbond Teguh

Itulah kaum pemuja firaun... persis sama jaman jahiliyah... berlindung dibalik topeng

terkini

Image
News

Ferdinand: Maafkan Saudaramu Ini Terbawa Emosi karena Ibu Ani Sudah seperti Ibu yang Lahirkan Saya

Ferdinand meminta Ajeng untuk menyampaikan ke buzzer agar jangan lagi membully Ani Yudhoyono.

Image
News

Lukisan Miliaran Rupiah di Rumah Si Pitung Kondisinya Memprihatinkan

Kondisi lukisan yang ditaksir miliaran rupiah memprihatinkan.

Image
News

Polisi Buat Sketsa Wajah Mayat Wanita Korban Pembunuhan

Polisi kesulitan mencari ciri khusus pada tubuh korban karena sudah membusuk.

Image
News
Pemilu 2019

Rekapitulasi Nasional KPU di 28 Provinsi, PDIP dan Golkar Raih Suara Terbanyak

Total suara sah Pileg 2019 dari 27 provinsi yang telah direkapitulasi yakni sebesar 113.291.656 suara.

Image
News
Pemilu 2019

Jimly Asshiddiqie hingga Sylviana Murni Diprediksi Lolos DPD DKI

Jimly memperoleh suara tertinggi, yakni 626.063 pemilih.

Image
News
Pemilu 2019

Hari ini, KPU Merekapitulasi Suara di 4 Wilayah Sekaligus

"Untuk Riau akan direkap pada sore hari, sedangkan PPLN Kuala Lumpur siang hari"

Image
News

BEM Seluruh Banten: Kami Sudah Deklarasi Tolak Ajakan People Power karena Diduga Ditunggangi

Ade mengatakan berupaya untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan yang sempat retak akibat perbedaan pada pemilu 2019.

Image
News

Ribuan Lampion Waisak Borobudur Bawa Doa untuk Perdamaian Indonesia

Lampion ini sebuah wujud doa untuk perdamaian.

Image
News

Murka karena Ani Diolok-olok, Ferdinand: Saya Saat Ini Menyatakan Berhenti Mendukung Prabowo - Sandi

Beberapa tweet Ferdinand Hutahaean menunjukkan dia tersinggung berat.

Image
News

Polsek Tanjung Duren All Out Pengamanan Vihara Saat Hari Raya Waisak

"Kita tidak ingin adanya ancaman yang terjadi seperti yang tahun lalu di sejumlah daerah mengincar kantor polisi dan tempat ibadah."

trending topics

terpopuler

  1. Tengku Zul: Ya Allah, Para Teroris Kenapa Mau Beraksi Pakai Beritahu Dulu Tanggal dan Tempatnya Sih?

  2. Sambangi Undana Kupang, Kemenpar: Mahasiswa Penentu Kesuksesan Pariwisata

  3. Sayembara Kecurangan Pemilu Berhadiah Rp100 Miliar, Ferdinand: Cuma di Mulut

  4. Rustam: Bagi Demokrat Memang Lebih Baik Jokowi Menang Agar Prospek AHY Jadi Capres 2024 Cerah

  5. Ratusan KPPS Meninggal, Ketua KPU Diminta Mundur, TKN: Nggak, KPU Bawaslu Nggak Salah

  6. Jika Kecurangan Pemilu Tidak Digugat ke MK, Pakar: Penetapan KPU Berkekuatan Hukum Tetap

  7. Kurang Personel, Kepolisian Negara Ini Desak Impor Anggota dari Negara Lain

  8. Bukber Bareng Politisi Gerindra, Adian Napitupulu: Politik Tak Boleh Putuskan Persahabatan

  9. Jelang 22 Mei, TNI-Polri Diminta Waspadai Masuknya Kekuatan Proxy dan Hibrida

  10. Menang 91 Persen, Jokowi Ucapkan Terimakasih kepada Masyarakat Bali

fokus

Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!

Image
News

Tak Disangka Menantu Presiden Jokowi Ternyata Pernah jadi Pembawa Berita di Televisi

Image
News

5 Potret Ade Sugianto, Bupati Tasikmalaya yang Jarang Tersorot Media