image banner ramadan
Login / Sign Up

MUI: Absensi Netralitas Penyelenggara Timbulkan Konflik Horizontal

Yudi Permana

Pemilu 2019

Image

Aksi masa saat simulasi pengamanan penghitungan surat suara pemilihan presiden secara manual di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (15/3/2019). | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Ketua Komisi Luar Negeri MUI, KH Muhyidin Junaidi mengatakan bahwa penyelenggara pemilu yang harusnya menjadi wasit, agar terlaksananya pemilu yang jujur dan adil.

"Dari pantauan yang kami lakukan bahwa penyelenggara pemilu justru seakan-akan menjadi bagian dari pemain di lapangan. Kami melihat absensi netralitas penyelenggara, menimbulkan konflik horizontal di masyarakat," kata Muhyidin di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2019) malam.

Menurut Muhyidin, pemilu di Indonesia dinilai oleh pengamat luar negeri sebagai pemilu yang unik. Serentak dilakukan di 800 ribu TPS seluruh Indonesia. Tetapi pemilu 2019 ini penuh peristiwa yang justru merusak nama baik Indonesia di mata dunia Internasional.

Karena itu, Muhyidin menyerukan kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu untuk bersikap dewasa, dan jangan mau dipengaruhi, ditekan. Karena penyelenggara pemilu dipilih oleh pemerintah dan rakyat agar menjadi wasit yang jujur dan adil.

"Kalau penyelenggaran pemilu tidak netral, akan merusak nama Indonesia," ujar Muyhidin.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Tausiah Kebangsaan, pada Jumat (19/4/2019) Malam, berisi tujuh seruan yang ditujukan kepada seluruh komponen bangsa dalam rangka meredam dan mencegah konflik horizontal di masyarakat pasca pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019.

Tausiah Kebangsaan ini merupakan hasil rapat khusus Dewan Pertimbangan bersama Dewan Pimpinan MUI terkait perkembangan dinamika politik nasional setelah pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof Din Syamsuddin mengatakan Tausiah Kebangsaan dikeluarkan setelah mendengarkan informasi langsung dari pimpinan ormas sekaligus melihat fakta di lapangan terkait situasi pasca-pemilu 2019.

"Dari pemikiran-pemikiran yang masuk dirumuskan menjadi tausiah kebangsaan," kata Din. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Ricuhnya Demo Pemilu Tak Pengaruhi Investor di Pasar Modal

Image

Ekonomi

Situasi Normal, Pedagang di Petamburan Kembali Berjualan

Image

News

Lolos Ambang Batas Parlemen, Plt Ketum PPP: Kami Berterima Kasih Kepada Masyarakat

Image

News

Insting Paranormal Berkata Dua Hal Ketika Lihat Perempuan Bercadar Mencurigakan di Depan Bawaslu

Image

News

Demi Keutuhan Bangsa, NasDem Minta Aparat Tindak Tegas Dalang Kericuhan Aksi 22 Mei

Image

News

Sebelum Tewas, Rama Sempat Diberikan Baju Koko Lebaran

Image

News

Cerita Detik-detik Rama Tersungkur di Aspal saat Rusuh 22 Mei

Image

News

Ketua DPR Harap Tidak Ada Lagi Massa Yang Turun ke Jalan

Image

News

Aksi 22 Mei

MUI Dukung Polisi Tindak Tegas Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Aksi 22 Mei

Bamsoet: Jangan Berikan Ruang Bagi Para Perusuh

"Bagi yang melanggar aturan harus berhadapan dengan hukum,"

Image
News
Aksi 22 Mei

Aksi 21-22 Mei, PT KCI Kehilangan 300 Penumpang

Melorotnya jumlah penumpang commuter line karena beberapa stasiun tidak beroperasi.

Image
News
Aksi 22 Mei

Mahfud Nilai Tidak Penting Bentuk Tim Pencari Fakta Meninggalnya Delapan Peserta Aksi 22 Mei

Mahfud tidak melarang bila ada pihak yang ingin mencari tahu penyebab kematian peserta aksi.

Image
News

Kubu Prabowo Sulit Terima Kekalahan karena Banyak Elite Merasa Dirugikan Kekuasaan Jokowi

Dia mengatakan Prabowo tidak bisa memutuskan sendiri langkah politiknya.

Image
News

Warung Rajab Dirusak dan Uang Tabungan Dibawa Kabur, Syamsuddin: Elite Provokator Demo Anarkis Mestinya Bertanggungjawab!

"Kami sebenarnya sudah mengetahui dalang aksi tersebut dan aparat keamanan akan bertindak tegas."

Image
News
Aksi 22 Mei

Ringkus Ratusan Perusuh Aksi 22 Mei, Polisi Amankan HT Berstiker PKS

Polisi mendalami keterlibatan partai politik tertentu dalam kericuhan 22 Mei kemarin.

Image
News

Syamsuddin: Elite Partai Macam Apa yang Punya Niat Busuk Seperti Ini!

Tito mengungkapkan orang yang ditangkap tersebut diduga sebagai pelaku atau provokator pemicu kerusuhan.

Image
News

Toko Buku di Bekasi Terbakar Menjelang Sahur

Api merambat hingga ke permukiman warga.

Image
News

Kapolda Kalbar dan Pangdam Jenguk Anggota yang Luka-luka Ketika Amankan Demo 22 Mei

Aparat sudah menangkap 203 pengunjuk rasa yang terlibat dalam kericuhan tersebut.

Image
News

KNPI: Aksi Kericuhan Sudah Didesain Secara Matang karena Kami Hafal dengan Pola-pola Seperti Ini

"Sejarah sudah membuktikan, anak muda selalu menjadi motor di depan untuk setiap momentum penting di negeri ini," ujar Fajrie.

trending topics

terpopuler

  1. Selepas Ramadan, Arab Saudi Akan Eksekusi Tiga Cendekiawan Muslim

  2. Kuasa Hukum Nikita Mirzani Tunjukkan Bukti Perkawinan di Persidangan

  3. Mataram Makin Siap Kembangkan Desa Wisata

  4. Alasan Pertumbuhan Ekonomi, Belanda Akhiri Kerja Sama dengan Indonesia Pada 2020

  5. Korsel Butuh 8.000 TKI dan Bakal Digaji Rp21 Juta, Tertarik Melamar?

  6. Bebas Jebol! 5 Tips Bikin Mudik Tetap Hemat

  7. Yang Lebih Baik dari De Gea, Ada di Kasta Dua

  8. Kisah Catherine Coulthard, Guru Non-Muslim yang Ikut Puasa Selama 1 Bulan demi Dukung Siswa Muslimnya

  9. Tak Disangka, Sopir Uber Ini Adalah Penjahat Perang Somalia

  10. Arifin Ilham di Mata Jaja Miharja

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
News

6 Potret Kebersamaan Aburizal Bakrie dan Tatty Murnitriati, Romantis Abis!

Image
News

Masa Kerja Segera Berakhir, 5 Momen Kedekatan Jokowi dan Jusuf Kalla

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Ahmad bin Hanbal, Penentang Monopoli Pasar