image banner ramadan
Login / Sign Up

5 Pemimpin Negara Ini Akhiri Hidupnya dengan Bunuh Diri, Tragis

Citra Puspitaningrum

Image

Mantan presiden Peru, Alan Garcia yang bunuh diri | BATIMES

AKURAT.CO, Menjadi seorang pemimpin negara tentu bukanlah perkara mudah. Banyak tanggung jawab yang jika tidak cukup kuat maka bakal menjadi beban. Selain itu, tidak sedikit musuh politik yang mengintai. Itu sebabnya dibutuhkan mental yang kuat sebelum maju untuk memegang tanggung jawab itu.

Namun, tetap saja ada pemimpin negara yang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Ada yang motifnya terungkap, tetapi ada pula yang masih menjadi misteri hingga saat ini.

Dirangkum oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, inilah 5 pemimpin negara yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

baca juga:

1. Dipendra Bir Bikram Shah, Nepal

Pinterest

Dipendra Bir Bikram Shah merupakan raja Nepal yang hanya bertahta tiga hari. Pada tanggal 1 Juni 2001, Dipendra yang kedudukannya masih sebagai putra mahkota membantai keluarganya saat pesta berlangsung di halaman Istana Kerajaan Narayanhity. Ia menembak ayahnya Raja Birendra, ibunya Ratu Aishwarya, dan 7 anggota keluarga kerajaan lainnya, sebelum menembak kepalanya sendiri.

Karena aksinya menyapu bersih hampir semua ahli waris raja, Dipendra pun dilantik dalam kondisi koma akibat peluru yang bersarang di kepalanya. Namun, ia wafat pada tanggal 4 Juni 2001 di usia 29 tahun.

Meski motifnya tidak terungkap hingga saat ini, banyak spekulasi mengenai penyebab tragedi ini. Dipendra dikabarkan ingin menikahi Devyani Rana, putri bangsawan India yang dijumpainya di Inggris. Namun, karena kasta gadis itu lebih rendah dan ayahnya berbeda pandangan politik, Raja Nepal tak merestui mereka. Dipendra diancam tak bakal mewarisi tahta kalau nekat menikahi gadis itu.

Ada juga yang berpendapat Dipendra kecewa dengan perubahan negara yang semula berprinsip kerajaan absolut menjadi monarki konstitusional. Pasalnya, kekuasaan kerajaan berkurang drastis usai terjadinya Gerakan Rakyat 1990.

2. Carlos Roberto Reina, Honduras

Pinterest

Carlos Roberto Reina Idiaquez merupakan presiden Honduras yang mulai berkuasa di tahun 1994. Jabatannya pun berakhir pada 27 Januari 1998. Meski begitu, pada Oktober 1998, ia dilantik menjadi presiden Parlemen Amerika Tengah hingga tahun 1999.

Namun, terjadi tragedi mengenaskan pada 19 Agustus 2003. Mantan orang nomor satu di Honduras itu menembak dirinya sendiri lalu wafat di usia 77 tahun. Belum diketahui pasti motif bunuh diri ini. Namun, diduga insiden itu ada hubungannya dengan penyakit yang diderita Reina, yaitu gangguan kantong empedu dan pankreas.

3. Milan Babic, Krajina Serbia

SENSE Agency

Milan Babic merupakan presiden pertama Republik Krajina Serbia, negara yang memerdekakan diri dari Kroasia selama Perang Kemerdekaan Kroasia. Usai memimpin negara itu selama beberapa bulan, ia ditemukan bunuh diri beberapa tahun kemudian.

Milan Babic dilaporkan bunuh diri pada tanggal 5 Maret 2006 saat berada di unit penahanan Pengadilan Pidana Internasional untuk Bekas Yugoslavia (International Criminal Tribunal for the former Yugoslavia atau ICTY). Saat itu ia sedang dalam investigasi melawan Milan Martic, penerus tampuk kepresidenan negara sempalan Kroasia itu. Babic dikabarkan gantung diri menggunakan sabuk kulit miliknya sendiri.

Pemimpin Partai Radikal Serbia, Vojislav Seselj, mengaku ikut andil dalam bunuh diri presiden pertama itu dengan "membuatnya sengsara". Seselj juga menambahkan awalnya ICTY berjanji tidak akan menuntut Babic jika ia setuju bersaksi melawan rekan-rekan Serbianya. Namun, tetap saja tuntutan itu diajukan.

4. Roh Moo-hyun, Korea Selatan

The New York Times

Roh Moo-Hyun merupakan presiden Korea Selatan yang berkuasa selama 2003-2008. Usai menyelesaikan tugasnya sebagai presiden, Roh menghabiskan masa pensiunnya di Bongha Maeul, kampung halamannya.

Namun, pada tanggal 23 Mei 2009 pagi, ia bunuh diri dengan terjun dari tebing di belakang rumahnya. Akibatnya, kepalanya cedera hebat dan segera dilarikan ke rumah sakit di Busan. Sayangnya, beberapa jam kemudian ia mengembuskan napas terakhirnya.

Menjelang kematiannya, mantan orang nomor satu di Negeri Ginseng itu tengah dililit kasus korupsi. Diduga istri Roh menerima suap senilai USD 1 juta (Rp14 miliar) dari seorang pengusaha sepatu. Pengusaha itu juga disebut-sebut memberi suap sebesar USD 5 juta (Rp70 miliar) kepada suami salah satu keponakan Roh.

Roh pun meninggalkan pesan terakhir yang mengatakan hidupnya sulit dan meminta maaf telah membuat banyak orang menderita.

5. Alan Garcia, Peru

CNN

Alan Gabriel Ludwig Garcia Perez merupakan presiden Peru ke-61 dan ke-64. Ia mengakhiri jabatannya pada 28 Juli 2011 silam.

Namun, namanya tercoreng akibat tuduhan pencucian uang dan kasus suap dalam skandal korupsi besar yang melibatkan pemimpin negara-negara Amerika Latin. Akibatnya, polisi bersiap menangkapnya.

Namun, saat polisi tiba di kediamannya untuk menangkapnya, Alan meminta izin untuk menghubungi pengacaranya. Ia pun masuk ke ruangannya dan tak lama kemudian terdengar suara tembakan. Polisi mendobrak masuk dan menemukannya tergeletak dengan luka tembak. Alan sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Kembali Juara di Provinsi Maluku

Image

News

Delapan PSK yang Kena Razia Positif HIV, Mereka Mau Diobati Dulu Sebelum Dipulangkan

Image

Ekonomi

Pabrik yang Tua serta Kualitas Tebu Pengaruhi Produksi Gula

Image

News

Pemilu 2019

Aksi 22 Mei, TNI-Polri Sebut TNI Siagakan 34 Ribu Personel

Image

News

Rayakan Ulang Tahun Jakarta ke- 492, Jakarta Fair Kemayoran Digelar 40 Hari

Image

News

LBHM Kecam Polri Karena Memecat Anggotanya Karena Orientasi Seksual

Image

News

FPR Turunkan Satu Juta Relawannya untuk Bersiaga di KPU

Image

News

Prabowo Subianto Minta Polisi Tak Tahan Permadi Karena Usia

Image

Ekonomi

Efek Perang Dagang Indonesia Dorong Penguatan Sistem Perdagangan WTO

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Pemilu 2019

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Kembali Juara di Provinsi Maluku

Jokowi-Amin unggul di Maluku

Image
News

Delapan PSK yang Kena Razia Positif HIV, Mereka Mau Diobati Dulu Sebelum Dipulangkan

Para PSK tersebut diketahui berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur.

Image
News
Pemilu 2019

Aksi 22 Mei, TNI-Polri Sebut TNI Siagakan 34 Ribu Personel

TNI siapkan 20 ribu pasukan cadangan untuk mengantisipasi kerusuhan

Image
News

Rayakan Ulang Tahun Jakarta ke- 492, Jakarta Fair Kemayoran Digelar 40 Hari

Selain lebih lama, Jakarta Fair tahun ini juga meyediakan wahana salju untuk para pengunjungnya

Image
News

LBHM Kecam Polri Karena Memecat Anggotanya Karena Orientasi Seksual

"LBHM menentang pemecatan yang dilakukan Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) kepada TT

Image
News

FPR Turunkan Satu Juta Relawannya untuk Bersiaga di KPU

"Gerakkan yang ingin kami lakukan ini adalah gerakkan bela NKRI dan bela demokrasi," ujar Nugroho Prasetyo

Image
News

Prabowo Subianto Minta Polisi Tak Tahan Permadi Karena Usia

Image
News

Ketika Orang-orang Bahas Kemungkinan Terburuk 22 Mei, Jokowi Tetap Cool

Namun, sejak kemarin hingga hari ini narasi aksi pada 22 Mei 2019 mengambil alih tren.

Image
News
Pemilu 2019

Daftar Caleg DKI Jakarta yang Melenggang ke Senayan

Haji Lulung hingga Habibburokhman dipastikan lolos.

Image
News

Azyumardi: Harusnya Ulama Jangan Partisan

"Umat jangan ikut-ikutan (demo), serahkan itu sesuai ketentuan perundang-undangan."

trending topics

terpopuler

  1. Puluhan Ormas Lintas Agama Dan Etnis Deklarasi Tolak "People Power"

  2. KPU Dan Bawaslu Setuju Batalkan Perhitungan 62 Ribu Surat Suara PSU Kuala Lumpur

  3. Ajaib, Lirik Lagu Kasidah Era 90-an Ini Tepat Ramal Kejadian Masa Sekarang

  4. Calon Bidadari Kompleks Ini Kompak Pakai Mukena Bergaya Anti Mainstream

  5. Ratna Ungkap Konferensi Pers Inisiatif Prabowo, Guntur Romli: Memanfaatkan sebagai Kampanye Politik

  6. Demi Tegaknya NKRI, Kematian Ratusan Petugas KPPS Diminta Diusut Tuntas

  7. Bela SBY dan Ani Yudhoyono, Jansen: Teruslah Serang Kami jika Kalian Meyakini Prabowo Bisa Menang!

  8. Jelang Pengumuman Hasil Pilpres 2019, Sandiaga Pilih Bekerja untuk Masyarakat

  9. Yusril Nilai 'People Power' Untuk Memaksa Presiden Turun Tindakan Kudeta

  10. Tolak Undangan Stasiun TV Tanggapi Terorisme, Mustofa: Sorry, Saya Nggak Mau Ikuti Gendang Mereka

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Image
Sunardi Panjaitan

Haruskah NKRI Bersyariah?

Wawancara

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Image
Olahraga

Lidia Anna Krey & Adelaide T Waromi

"Softball Itu Unik, Olahraga yang Punya Passion"

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Sejumlah Fakta Imam Malik dan Pemikirannya Menyoal Pajak

Image
News

Bak Pasangan Muda, 5 Potret Romantis Gubernur Sulses Nurdin Abdullah dan Istri

Image
News

5 Potret Kompak Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin, Sampai Dibonceng!