image
Login / Sign Up

Warganet Sebut UAS Difitnah Gegara Dukung Prabowo, Mahfud MD: Saya Tidak Bisa Kasih Kesimpulan

Arief Munandar

Pemilu 2019

Image

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD dan Romo Benny Susetyo saat memberikan keterangan mengenai klarifikasi soal polemik gaji pimpinan BPIP di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/5). Mahfud MD mengatakan bahwa gaji pimpinan BPIP hanya Rp5 juta. Mengenai besaran gaji yang tertera dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas bagi Pimpinan, Pejabat dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang besarnya menyentuh angka Rp112 juta merupakan akumulasi dari gaji, tunjangan serta biaya operasional. Jadi tidak benar bahwa ratusan juta tersebut adalah gaji pokok pimpinan BPIP. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kasus peretasan akun Twitter Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Said Didu mencuat di hari tenang Pemilu 2019.

Bukan hanya peretasan yang menjadi pembicaraan hangat di dunia maya, melainkan kicauan si peretas yang terkesan menjatuhkan figur Ustad Abdul Somad. Banyak orang yang menyayangkan aksi tersebut termasuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

"Saya sudah tidur ketika jam 01.23 WIB tadi pagi, Said Didu kirim WA (WhatsApp) ke saya, memberitahu dan meminta saya ngumumkan bahwa Akun Twitternya @saididu di-hack dan dikendalikan orang lain. Setelah saya lihat akunnya memang benar berisi hal-hal yang tak mungkin dicuitkan oleh Pak Said, yakni, serangan brutal terhadap UAS," tulis Mahfud MD di Twitter, Minggu (14/4/2019).

baca juga:

Pernyataan itu mendapat perhatian dari warganet. Salah satunya akun Twitter @Doel_bin_Doel. Dia bertanya kepada Mahfud siapa yang tega membuat fitnah kepada UAS.

"UAS difitnah karena merapat pada bapak @prabowo, apakah prof bisa kasi kesimpulan, dari pihak mana yang meng-hack akun pak Saididu dan apa tujuan nya? Saya masih belum paham, apa salah UAS sehingga difitnah sekeji itu," ujar akun @Doel_bin_Doel kepada Mahfud MD.

Mahfud menjawab, dia mengaku tidak bisa memberikan kesimpulan. Namun, dia menduga bahwa peretas adalah orang yang berusaha mengacau pesta demokrasi dan ingin mengadu domba Bangsa Indonesia.

"Saya tak bisa kasih kesimpulan, sebab secara teoretis ada 3 kemungkinan pelaku, antara lain, pelakunya bukan pendukung paslon 01 ataupun 02, tapi pihak pengacau dan pengadu domba. Polisilah yang nanti nanti harus mengungkapnya jika Pak Said Didu melapor. Mari kita ber-tenang-tenang di minggu tenang ini," pungkasnya.

Sementara itu, Said Didu mengaku tidak akan membuat laporan ke polisi terkait akun Twitter miliknya yang diretas. Dengan alasan password akun-akun media sosial miliknya akan diambil alih oleh polisi.

Hal tersebut dikatakan Said berdasarkan pengalaman rekan-rekannya, yang justru akun media sosial akan dilacak, dan polisi mengetahui semua identitas akun medsos pelapor, dan tidak bisa kembali bermain media sosial.

"Orang mengatakan kenapa enggak lapor polisi. Pengalaman teman-teman berbagai kasus kalau kita melapor polisi, maka semua identitas medsos kita diambil alih, ditanyakan, HP dikasih nomor, email diminta pasword. Dan Mustofa pernah mengalami malah yang terjadi pengambil alihan lagi kalau muncul lagi dia di medsos," kata Said dalam konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (14/4/2019).[]  

 

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Banyak Petugas KPPS Gugur karena Kelelahan, Mahfud MD Setuju Pemilu Serentak Dikaji Ulang

Image

News

Pemilu 2019

Petuah Mahfud MD untuk Pemilih Milenial

Image

News

Diprediksi Bakal Pilih Prabowo, Mahfud MD ke Warganet: Urusan Memilih Itu Masing-masing!

Image

News

Sindir Rocky Gerung dan Said Didu, Mahfud: Siapa yang Naik Ambulans ke Acara Sakral di Kampus?

Image

News

Mahfud MD Bela Diri dari Nyinyiran Warganet

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Cak Imin: Saya Tak Tahu Mahfud MD Menolak Jadi Ketua Tim Pemenangan

Image

News

PA 212 Menilai Pernyataan Ma'ruf ke Mahfud Tidak Etis

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Cak Imin Bantah Jegal Langkah Mahfud MD

Image

News

Menuju Pilpres 2019

PPP: Mahfud Mungkin Prioritas Jokowi, Tapi Belum 'Fixed'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Tokoh Politik Tanah Air yang Hobi Ngevlog

Arief Yahya kerap membagikan video-video epic sekaligus promosi mengangkat destinasi wisata Tanah Air yang dikemas secara santai dan seru

Image
News
Pemilu 2019

Difitnah Jadi Dalang Quick Count Palsu dan Terima Bayaran Rp450 M, Burhanuddin Laporkan 4 Akun

Burhanuddin mengatakan tuduhan tersebut disebarkan menggunakan akun-akun tersebut.

Image
News
Pemilu 2019

KPU Usulkan Petugas KPPS yang Meninggal Dapat Santunan Rp36 Juta

"Kemudian untuk yang cacat maksimal Rp30 juta, nanti tergantung pada jenis musibah yang diderita"

Image
News

Dosen Himmah Disambut Pelukan Usai Dituntut Satu Tahun Penjara Gara-gara Komentari Bom Surabaya

Rina menilai aparat penegak hukum terlalu memaksakan tuntutan.

Image
News
Pemilu 2019

Bantah Gubernur NTB Ucapkan Selamat ke Prabowo, Najamuddin: Kami Kecam Berita Bohong

"Gubernur dan wagub saat ini terus menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada masyararakat sebaik-baiknya," kata dia.

Image
News
Pemilu 2019

Marwan Batubara Minta Aparat Tangkap Seluruh Komisioner KPU RI

"Ada kejahatan sistemik terhadap demokrasi yang langgar konstitusi dan Pancasila oleh orang yang paling meneriakkan Pancasilais"

Image
News

Ramai Bicarakan Cawagub DKI, Padahal Progresnya Masih Jalan di Tempat

"Sekarang sudah ada dua nama kan, itu pun belum kita laksanakan itu loh," ujar Prasetio

Image
News
Pemilu 2019

Bawaslu: Ada Money Politic dari Tim Sukses di hari H, Itu di Bontoala

"Cuma kita fokus dulu di PSU, sudah PSU beres. Kita lanjut lagi penanganannya," kata dia.

Image
News

Belum Resmi Jadi Presiden, Karangan Bunga untuk Jokowi-Ma'ruf Sudah Padati Istana Negara

Salah satu yang menarik perhatian yakni kiriman bunga yang berasal dari Emak-emak yang suka makan tapi cita-citanya kurus

Image
News

Investigasi Kasus Bom, Pemerintah Sri Lanka Bentuk Komite Khusus

Komite khusus tersebut dipimpin oleh mantan hakim Mahkamah Agung Sri Lanka

trending topics

terpopuler

  1. Paranormal: Kalian Pikir Pak Prabowo Itu Siapa? Beliau Bukan Orang yang akan Terhinakan Hanya karena Omongan Seorang Erin

  2. Telat Pakai Produk Anti Aging, Tyna Kanna Mirdad Kelabakan

  3. Jajaran Direksi Perempuan Blue Bird, 'Nyupirin' Penumpang di Hari Kartini

  4. The Jokowi Center Duga Kubu 02 Lakukan Hoaks Berjamaah Terkait Hasil Pemilu

  5. Akhirnya Ketemu , Lucinta Luna Buka Baju di Depan Deddy Corbuzier

  6. Kasus Istri Andre Taulany ke Prabowo, Paranormal: Jadi Inget Bang Fahri yang Ngomong Sinting ke Pak Jokowi

  7. Moeldoko: Kita Tidak Perlu Melakukan People Power, Buat Apa? People Party Saja yang Penting

  8. Catat! Ini Keunggulan Menggunakan Google Ads

  9. KPU Dalami Dugaan Kesengajaan Petugas dalam Kesalahan Input Data C1

  10. Wow! Netflix dan Beyonce Jalin Kerjasama Senilai $60 Juta

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

5 Tokoh Politik Tanah Air yang Hobi Ngevlog

Image
News

5 Fakta Aceng Fikri, Mantan Bupati Kontroversial yang Kini Menikah Lagi

Image
Ekonomi

7 Wanita Ekonom dan Pebisnis Indonesia yang Berhasil Mendunia