image
Login / Sign Up

MA Perberat Hukuman Fredrich Yunadi

Ainurrahman

Image

Terdakwa kasus penghalangan penyidikan perkara koupsi E-KTP Fredrich Yunadi menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018). Majelis hakim memvonis tujuh tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsidair 5 bulan kurungan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider 8 bulan kurungan.

"Vonis diperberat 6 bulan penjara karena adanya kesengajaan dengan tujuan (menghalangi penyidikan KPK) atau opzet als oogmerk. Itu sesuai permintaan jaksa penuntut umum," kata salah satu anggota majelis kasasi Krisna Harahap di Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Pengadilan Tinggi Jakarta pada 9 Oktober 2018 menjatuhkan vonis 7 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider lima bulan kurungan karena terbukti merintangi pemeriksaan mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam perkara korupsi KTP-Elektronik

baca juga:

Putusan banding itu masih lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menuntut agar Fredrich divonis 12 tahun penjara ditambah denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Putusan kasasi ini sudah sesuai rasa keadilan, dan pidana kurungan tambahannya kan dari 5 bulan jadi 8 bulan," tambah hakim agung Krisna.

Majelis Hakim Agung yang terdiri dari Salman Luthan, Krisna Harahap dan Syamsul Rakan Chaniago berkeyakinan bahwa Fredrich dengan sengaja berusaha mencegah, merintangi, menggagalkan penyidikan yang sedang dilaksanakan oleh KPK terhadap Setya Novanto dalam kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP).

JPU KPK mengajukan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama pada 28 Juni 2018 yang juga memvonis Fredrich selama 7 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider lima bulan kurungan.

Putusan PT Jakarta terhadap Fredrich Yunadi diambil dengan perbedaan pendapat (dissenting opinion) oleh hakim Jeldi Ramadhan yang menilai bahwa Fredrich seharusnya divonis 10 tahun penjara.

Fredrich sebagai pengacara mantan Ketua DPR Setya Novanto dinilai terbukti memberikan saran agar Setya Novanto tidak perlu datang memenuhi panggilan penyidik KPK dengan alasan untuk proses pemanggilan terhadap anggota DPR harus ada izin dari Presiden, selain itu melakukan uji materi (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi.

Pada 15 November 2017 Setnov tidak datang memenuhi panggilan Penyidik KPK dan penyidik pun datang ke rumah Setnov pada malam harinya dan menemukan Fredrich di rumah itu.

Saat ditanya keberadaan Setnov, Fredrich mengaku tidak mengetahui padahal sebelumnya ia menemui Setnov di gedung DPR.

Pada 16 November 2017 Fredrich menghubungi dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo untuk meminta bantuan agar Setnov dapat dirawat inap di RS Medika Permata Hijau dengan diagnosa menderita beberapa penyakit, salah satunya adalah hipertensi.

Bimanesh Sutarjo pun menyanggupi meski tahu Setnov sedang berkasus di KPK lalu menghubungi Plt. Manajer Pelayanan Medik RS Medika Permata Hijau dokter Alia agar disiapkan ruang VIP rawat inap atas nama Setnov.

Setelah Setnov dilakukan rawat inap, Fredrich memberikan keterangan di RS Medika Permata Hijau kepada wartawan bahwa Setnov mengalami luka parah dengan beberapa bagian tubuh berdarah-darah serta terdapat benjolan pada dahi sebesar 'bakpao', padahal Setnov hanya mengalami beberapa luka ringan pada bagian dahi, pelipis kiri dan leher sebelah kiri serta lengan kiri.

Pada 17 November 2017, penyidik KPK hendak melakukan penahanan kepada Setnov namun Fredrich menolak penahanan tersebut dengan alasan tidak sah karena Setnov sedang dalam kondisi dirawat inap, padahal setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim dokter dari ikatan Dokter indonesia (IDI) di RSCM kesimpulannya menyatakan bahwa Setnov dalam kondisi mampu untuk disidangkan (fit to be questioned).

Saat ini Fredrich ditahan di rumah tahanan Cipinang. []

Editor: Ainurrahman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image

News

Pemilu 2019

Paranormal: 2024 Nanti, Jokowi dan Prabowo Gak Usah Nyapres Lagi, Bikin Pusing Doang Diajakin

Image

Hiburan

Sudah Dilaporkan, Warganet Samakan Kasus Istri Andre Taulany dengan Ahmad Dhani

Image

Olahraga

Real Madrid vs Athletic Bilbao

Preview: Madrid Incar Empat Kemenangan Beruntun di Markas Sendiri

Image

Iptek

Kurir Amazon Wajib Swafoto Sebelum Antar Barang

Image

News

Pemilu 2019

Ponsel Jurnalis The Sydney Morning Herald Disikat Orang Saat Meliput Prabowo di Masjid Al Azhar

Image

Olahraga

Manchester City 1-0 Tottenham Hotspur

Guardiola Khawatir dengan Cedera De Bruyne

Image

News

Pemilu 2019

Petugas Pemilu Banyak yang Meninggal, Paranormal: Masih Berani-beraninya Adu Domba

Image

News

Bawa Puluhan Pelajar dan Guru, Bus City Trans Utama Kecelakaan di Sukabumi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tema Paskah di Katedral, Uskup: Tahun Ini, Kami Angkat Tema dari Sila Keempat Pancasila

"Pemilu telah usai, kita kembali menjadi satu bangsa," kata Jonan.

Image
News
Pemilu 2019

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Semua pihak diharapkan tidak melakukan aksi berkebihan (lebai) dalam proses penghitungan suara saat ini.

Image
News

Cihuy, Istri Ganjar Pranowo Naik Sepeda Pakai Kebaya Peringati Hari Kartini

Para pesepeda kumpul di Wisma Perdamaian sejak pukul 05.00 WIB kemudian bersepeda berkeliling ke sejumlah destinasi wisata.

Image
News
Pemilu 2019

Paranormal: 2024 Nanti, Jokowi dan Prabowo Gak Usah Nyapres Lagi, Bikin Pusing Doang Diajakin

Jokowi dan Prabowo sebelumnya pernah bertarung di pemilu 2014 yang kemudian dimenangi Jokowi.

Image
News

Jubir Timses Prabowo: Coba Tanya Polisi Kira-kira Laporan BPN Prabowo Jalan Gak

"Jadi kalau kami melaporkan kembali rasa kami ya buang-buang waktu."

Image
News
Pemilu 2019

Rekapitulasi Berjenjang, TKN Optimistis Jokowi-Ma'ruf Menang Pilpres

BPN dan Partai Gerindra hingga saat ini belum menunjukkan dapur data tersebut.

Image
News

Meski Dihina, BPN Takkan Laporkan Postingan Istri Andre Taulany ke Polisi

Fokus BPN saat ini adalah mengawal suara hasil pencoblosan.

Image
News
Pemilu 2019

Ponsel Jurnalis The Sydney Morning Herald Disikat Orang Saat Meliput Prabowo di Masjid Al Azhar

Barang berharga yang dicuri dari Amilia berupa telepon seluler Samsung Galaxy Note 9 dan S8+

Image
News

Data Real Count KPU 21 April Pukul 11,45: Golkar dan Gerindra Bersaing Rebut Posisi Kedua

Parpol dengan perolehan suara teratas masih PDIP.

Image
News
Pemilu 2019

Petugas Pemilu Banyak yang Meninggal, Paranormal: Masih Berani-beraninya Adu Domba

Mbah Mijan mengajak semua untuk sama-sama doakan agar mereka semua yang tutup usia di pemilu presiden kemarin diampuni.

trending topics

terpopuler

  1. Prosesi Semana Santa di NTT dipadati Ribuan Peziarah dan Wisatawan

  2. Paranormal Jelaskan Pertanyaan Benarkah KPU Curang?

  3. Pasang Bendera Bamusi, Harris Lee Didatangi FPI

  4. Yakin Gerindra Jadi Pemenang Pemilu, M Taufik Ingin Jadi Ketua DPRD DKI

  5. Syarif: Itu Dagelan Nggak Berkelas, Sudah Membingkai Seakan Sandiaga akan Kembali Jadi Wagub

  6. Rustam: Jangan Kecil Hati PSI! PKS Pertamakali Ikut Pemilu 1999 Juga Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

  7. Formula Rahasia Kemenangan PKS di Negara Kaya Raya Penghasil Minyak

  8. Merasa Jadi Pemenang, Priyo: Bersama Presiden Prabowo, Kami Lima Partai Koalisi Adil Makmur

  9. Gerindra Tuding Ada Kecurangan Quick Count Pilpres di DKI, Bestari Sarankan Lapor Bawaslu

  10. Amien Rais Ditantang Buka-bukaan Data Real Count di Surabaya

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Image
Achmad Fachrudin

Merayakan Puncak Ritual Politik 2019

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Pemilu 2019

Paranormal Jelaskan Pertanyaan Benarkah KPU Curang?

Image
News

5 Potret Ganteng Cakra Yudi, Politisi Muda yang Jarang Tersorot Media

Image
News

7 Potret Kemesraan Pengantin Baru Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Suami