image
Login / Sign Up

Pejabatnya Diciduk KPK, Kemenag Beberkan Keberhasilannya Selama Dipimpin Lukman Hakim

Muslimin

Image

Menteri Agama Lukman Hakim (kanan) tiba di gedung utama kantor Kementrian Agama di Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (18/3/2019). Lukman Hakim memberikan keterangan mengenai penggeledahan ruang kerjanya usai digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap jual beli jabatan yang melibatkan mantan ketua Partai PPP Muhammad Romahurmuziy. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Kementrian Agama (Kemenag) RI membeberkan keberhasilannya, selama rentang 2014 – 2019 masa kepemimpinan Menag Lukman Hakim Saifuddin.

Seperti diketahui, dua pejabat Kementerian Agama pada Jumat (15/3/2019), tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya, Jawa Timur. Sehari kemudian, KPK menetapkan dua ASN Kemenag tersebut sebagai tersangka.

Peristiwa ini mengagetkan banyak pihak, terutama keluarga besar Kementerian Agama. Pasalnya, kasus itu terjadi justru pada saat ASN di bawah komando Menag Lukman Hakim Saifuddin sedang cancut taliwondo dalam mereformasi institusi.

baca juga:

Kementerian Agama pun menjadi sorotan publik. Beragam pandangan mengemuka dalam melihat peristiwa ini dengan berbagai perspektifnya. Ada yang kemudian melakukan generalisasi, lalu mengatakan bahwa persoalan korupsi di kementerian ini sudah akut dan menggurita. Ada yang berpandangan kalau itu ulah oknum semata, tangkap tikusnya, bukan bakar lumbungnya. Ada juga mantan orang dalam yang “membusung dada”, seakan kondisi tempat kerjanya memburuk setelah kepergiannya.

Lantas, benarkah kinerja Kementerian bermotto Ikhlas Beramal ini memburuk?

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Mastuki menjelaskan bahwa dalam rentang 2014 – 2019 masa kepemimpinan Menag Lukman Hakim Saifuddin (LHS), Kementerian Agama justru banyak prestasi dan apresiasi. Prestasi dan apresiasi itu tidak hanya dirasakan ASN Kemenag, tapi juga diberikan oleh pihak luar.

Opini WTP

Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Agama 2014 (LKKA) misalnya, pada tahun pertama kepemimpinan LHS adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dengan Paragraf Pengecualian. Setahun kemudian menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) sehingga perbaikan tata kelola keuangan terus digalakkan hingga opini ini merangkak membaik.

“LKKA Kemenag tahun 2016 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi ini berhasil dipertahankan pada LKKA tahun 2017. Ini tentu indikasi adanya perbaikan,” ungkap Mastuki dalam keterangan resminya, di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

“LKKA Kemenag tahun 2018 masih dalam pemeriksaan BPK. Kami berharap tetap mendapat opini yang sama, WTP,” sambungnya.

Dikatakan Mastuki, dengan WTP, auditor BPK berarti meyakini bahwa berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, Kemenag telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik. Kalaupun ada kesalahan, itu dianggap tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan.

Indeks Reformasi Birokrasi

Reformasi Birokrasi (RB) di Kemenag juga bergeliat. Ini bisa dilihat dari indeks penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB). Kalau pada tahun 2014, indeks RB Kemenag baru 54,83 atau masuk kategori “CC”, perlahan angkanya naik menjadi 62,28 atau “B” (2015), 69,14 atau “B” (2016), 73,27 atau “BB” (2017), dan 74,02 atau “BB” (2018)

“Ada kenaikan cukup signifikan dalam lima tahun terakhir, dari 62,28 menjadi 74,02 atau dari “CC” menjadi “BB”. Proses perbaikan terus dilakukan, semoga tahun depan kami sudah masuk kategori “A”,” tutur Mastuki.

Penilaian SAKIP

Peningkatan juga terjadi pada akuntabilitas kinerja ASN Kementerian Agama. Peningkatan ini bisa dilihat dari kenaikan grafik penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang juga dilakukan oleh Kemen PANRB. Jika pada 2014, SAKIP Kemenag masih dalam kategori “CC” dengan nilai 60,53, kategori dan nilai tersebut terus naik. Tahun 2015, SAKIP Kemenag sudah “B” dengan 62,01. Dua tahun berikutnya, capaian ini juga naik menjadi 68,17 (B), dan 70,02 (BB).

“Tahun ini, nilai SAKIP kita kembali naik menjadi 70,12 atau BB. Target kami, tahun depan sudah “A”,” tegasnya.

Kemenag. ISTIMEWA

Indeks Kepuasan Jemaah Haji

Capaian kinerja Kementerian Agama dalam empat tahun terakhir juga sangat nampak dari penilaian masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Penilaian itu tercermin dalam Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS).

Tahun 2014, atau tahun pertama Menag Lukman Hakim Saifuddin menjadi Amirul Hajj pada penyelenggaraan ibadah haji, IKJHI hasil survei BPS mencapai 81,52. Indeks kepuasan ini terus naik menjadi 82,67 (2015), 83,83 (2016), dan 84,85 (2017). Semuanya dalam kategori memuaskan.

“Puncaknya, survei BPS tentang Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia, mencapai 85,23 pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2018 sehingga masuk kategori sangat memuaskan,” tuturnya.

“Ini pertama kali dalam sembilan kali sejarah survei kepuasan yang dilakukan oleh BPS sejak tahun 2010,” lanjutnya.

Mastuki menambahkan, keempat indikator ini menunjukkan bahwa proses reformasi birokrasi dan perbaikan kinerja di Kementerian Agama berjalan on the track dan berkesinambungan. Setiap menteri dalam periodenya memberikan andil masing-masing bagi terus membaiknya kinerja kementerian yang lahir pada 3 Januari 1946 ini.

“Reformasi birokrasi di Kemenag memang belum selesai. Masih ada beberapa bolong yang harus ditambal. Tapi, rumah bocor cukup ditambal dan diperbaiki, tak perlu diluluhlantakkan!” pungkasnya.[]

Kemenag. ISTIMEWA

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Kemenag Ajak Umat Islam Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan 17 Juli, Ini Tata Caranya

Image

News

Haji 2019

Menag: Bapak Presiden Tetapkan Saya Sebagai Amirul Hajj 2019

Image

News

Kemenag Imbau Umat Islam Laksanakan Salat Gerhana Bulan 17 Juli 2019

Image

News

Haji 2019

Kemenag Sediakan 25 Konsultan di Mekkah Untuk Bimbing Jemaah Haji Indonesia

Image

News

Tampung 1.249 Calhaj, Kemenag Babel Siapkan 40 Ruangan Baru

Image

News

Staf Khusus Menag Disinyalir Terima Uang dari Terdakwa Suap Jual-beli Jabatan

Image

News

Kloter Ketiga Tiba di Madinah, Kemenag Riau: Alhamdulilah, Jemaah Selamat dan Sehat Walafiat

Image

News

Sekretaris DPW PPP Jatim Akui Terima Rp250 Juta Dari Romi untuk Dikembalikan ke Haris

Image

News

Kasus Suap Kemenag, Gubernur Jatim Khofifah Penuhi Panggilan JPU KPK Sebagai Saksi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Surya Paloh: Jokowi Kader Partai Nasdem

Kalau ada yang tanya Jokowi itu kader partai siapa? Partai nomor 1, NasDem!

Image
News

KIK Solid, PKB Yakin Pimpinan MPR Bakal Aklamasi

Kalau komunikasi dibangun dengan baik, satu paket maka selesai aklamasi.

Image
News

Terdakwa Pemalsuan KTP Berkilah Telah Urus Data Kependudukan dengan Sah

"Saya gunakan untuk pembuatan paspor WNI. Dulu saya lahir di Jakarta juga"

Image
News

KPU Jawab Dalil PDI Perjuangan Dapil Sulawesi Barat

ami sebelumnya ingin menyampaikan eksepsi terkait dengan kewenangan Mahkamah, mengingat dalil-dalil pemohon dengan kewenangan Bawaslu

Image
News

Surya Paloh: Kursi Menteri Hak Prerogratif Presiden Jokowi

Tidak ada target apa-apa, itu semua terserah hak prerogratif presiden. Sama sekali bukan mempertahankan

Image
News

KY Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung dan Hakim ad hoc di MA

Komisi Yudisial (KY) menggelar seleksi kualitas untuk 69 calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA)

Image
News

Diduga Terlibat Politik Uang, Caleg DPRD dari Partai Gerindra Diburu Polisi

Argo menjelaskan, laporan ini dibuat seseorang berinisial YH. Laporan tersebut dibuat setelah Sentra Gakkumdu Bawaslu menyelesaikan berkas

Image
News

Sebut Pemilihan Wagub DKI Beraroma Politik Uang, Politisi PSI Dipolisikan

"Melaporkan perbuatan penghinaan sebagaimana termuat dalam KUHP Pasal 310 s.d 321 KUHP yang dilakukan oleh Saudara Rian Ernest,"

Image
News

Dipolisikan Karena Sebut Ada Politik Uang di Pemilihan Cawagub, Politisi PSI: Ini Sangat Janggal

"Saya pikir temen-teman anggota dewan harusnya berterima kasih sudah ada partai yang mencegah terjadinya politik uang," ujar Rian

Image
News

Butuh Waktu Tiga Bulan untuk Polres Jakbar Ungkap Penyelundupan 30 Kg Sabu di Riau

Penyelidikan ini dilakukan selama 3 bulan dan pengintaian kepada pergerakan tersangka selama satu pekan

trending topics

terpopuler

  1. Perubahan di Diri Salmafina, Sunan Kalijaga Yakin Hasil Doktrin Temannya

  2. KPPU Mengendus Adanya Indikasi Kartel pada Bisnis OVO

  3. Pemkot Bandung Bicara Soal Kondisi Mengenaskan Stadion GBLA

  4. Dua Minggu Minggat, Sunan Kalijaga Temukan Salmafina Dalam Keadaan Sehat

  5. Keluarga Rey Utami-Pablo Benua akan Minta Maaf ke Fairuz A Rafiq

  6. Ketua PA 212 Akan Berjuang Sekuat Tenaga Terlaksananya Ijtima Ulama ke-4 di Jakarta

  7. Menang Telak Atas Persija U-20 Tak Membuat Fakhri Husaini Puas

  8. Sakit Hati Mantan Istri Dipacari Orang Lain, Pria Asal Palembang Lakukan Pembunuhan

  9. Kinerja Terminal Peti Kemas Tanjung Emas Merosot Gara-gara Kapal Seruduk Crane

  10. Pemerintah Akan Lelang 9 Bendungan Selama 2019

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Image
Hasan Aoni

Puzzle Kehidupan Puisi Tiyo

Image
UJANG KOMARUDIN

Bagi-bagi Jatah Menteri

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik