image
Login / Sign Up

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Batal Isi Jabatan di Kemenag

Dedi Ermansyah

Image

Guru Besar Universitas Negeri Malang (UIN) Malang, Profesor Mudjia Rahardjo. | Capture Tayangan TV One

AKURAT.CO, Guru Besar Universitas Islam Negeri Malang (UIN) Malang, Profesor Mudjia Rahardjo mengungkap adanya kejanggalan saat dirinya batal dilantik menempati posisi di Kementerian Agama (Kemenag) yaitu sebagai rektor kampus tersebut pada hari pelantikan.

Hal ini diungkapkannya saat menghadiri Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk "OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan bagi 01?", Selasa (19/3/2019) malam.

Mudjia Rahardjo merasa menjadi korban dalam perdagangan jabatan di Kemenag. Bahkan dia merasa dipermalukan karena sudah direkomendasikan Senat menjadi calon Rektor dan dianggap terbaik di pansel namun tak dilantik menjadi Rektor UIN Malang.

baca juga:

Mudjia sendiri adalahadalah mantan Rektor di UIN Malang selama empat tahun. Saat itu dia telah mencapai sejumlah prestasi dan terbukti kampus itu meraih sejumlah prestasi tingkat nasional bahkan internasional.

Sejumlah pretasi yang dicapainya bersama timnya antara lain mengubah universitas yang kala itu dipimpinnya dari berakreditasi B menjadi A.

"Saya berhasil meningkatkan akreditasi universitas dari B ke A, itu tidak mudah Bang Karni, BAN-PT itu institusi yang amat independen dan profesional, pada saat itu di kementerian hanya tiga, UIN Jakarta, UIN Malang, dan UIN Jogja," katanya.

Dia juga menjelaskan sejumlah prestasi lain yang diperoleh kampus di bawah kepemimpinannya.

Mudjia kemudian mengatakan mendapat dukungan senat untuk maju mencalonkan diri sebagai pejabat Kemenag.

"Hanya ada penilaian yang agak remang-remang, ada penilaian namanya penilaian subjektif, apa itu? Moralitas, manajerial, kerjasama, dan kompetensi."

"Nah beberapa aspek ini, orang dalam tidak bisa menilai orang luar. Bagaimana kita bisa menilai orang yang tidak pernah di kampus. Paling ya kompetensi, atau kualifikasi."

Bersama dengan dua calon lain, yakni dari UIN Surabaya dan IAIN Jember akhirnya dilakukan sejumlah penilaian. Ia kemudian lolos menjadi calon terbaik di antara ketiga calon tersebut.

Bahkan saat dibawa ke pansel ke Jakarta yang dibentuk menteri agama sendiri. Dia mengakudiberi ucapan selamat oleh semua bahkan oleh pegawai yang menemaninya kala itu.

Andalah yang direkomendasi. Ketika saya akan pulang, teman-teman bilang Kamis sudah pelantikan untuk apa pulang lebih baik keluarga diajak ke sini. Maka istri sama anak saya ajak," kata Mudjia.

Namun dia tak juga mendapatkan kabar hingga hari Jumat dia menelepon biro di Kemenag dan tak mendapatkan kejelasan. Akhirnya diketahui bahwa pelantikan sudah terjadi, jangankan diundang, dia sendiri tak tahu soal pelantikan itu.

"Betapa malunya saya sebagai guru besar mendapatkan perlakuan seperti itu. Begitu terjadi itu sesungguhnya kepercayaan itu sudah runtuh," kata dia lagi.

Yang menjadi masalah menurut dia adalah adanya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 68 Tahun 2015 yang menyebutkan bahwa hasil akhir pemilihan rektor berada di Kementerian Agama. Padahal seharusnya pihak kampus termasuk Senat harus menjadi penentu. Senat UIN Malang dan Mudjia sendiri kata dia sempat bertanya juga kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengenai hal ini. Namun tak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

"Sebenarnya Pak Menag itu mudah diajak bicara tapi mengapa jika sudah PMA 68 ini jadi sulit. Sudah pernah ada kegiatan untuk merevisi PMA itu dengan Komisi VIII dan disetujui artinya Pak Menag setuju melakukan peninjauan ulang sebenarnya," kata Guru Besar UIN Malang ini.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Faisal Basri Desak Jokowi Evaluasi Menteri Rini

Image

News

KPK Periksa Tenaga Ahli DPR dan Ajudan Bowo Sidik sebagai Saksi

Image

News

Kemenag: 63 Persen Jamaah Haji Asal Indonesia Lansia

Image

News

Kejati Sumut Amankan Buronan Kasus Korupsi Pembangunan Kios

Image

Ekonomi

Menguak Kongkalikong Proyek PLTU Riau-1, Siapa Tersangka Selanjutnya?

Image

Ekonomi

Miliki Harta Ratusan Miliar Rupiah, Dirut PLN Masih Tergoda Suap?

Image

Ekonomi

Begini 4 Peran Besar Dirut PLN Sehingga Jadi Tersangka KPK

Image

Ekonomi

Dirut PLN Jadi Tersangka, Serikat Pekerja: Menteri Rini Gagal dalam Proses Rekrutmen Direksi

Image

Ekonomi

Dugaan Suap dari Johannes Kotjo, Buat Dirut PLN Jadi Tersangka

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kuasa Hukum Taufik Berdalih, Kliennya hanya Korban Teman Dekatnya

Elsa dengan tegas menunjuk nama Ketua DPW PAN Jateng, Wahyu Kristianto.

Image
News
Pemilu 2019

Tumbang, 11 Orang Pengawas Pemilu Diopname di Rumah Sakit

Mayoritas masuk rumah sakit setelah penghitungan suara di TPS selesai dilakukan.

Image
News

Jelang Ramadhan, Kemendag Inspeksi Pasar Johar Semarang

Harga sejumlah bahan pokok di Kota Semarang, Jawa Tengah, masih relatif stabil.

Image
News

Gempa 3,6 SR Guncang Kaimana Papua Barat

Gempa bumi yang terjadi tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat tumbukan lempeng.

Image
News

Kejati Jabar Tetapkan Tersangka Proyek Cisinga

Penetapan tersangka ini berdasarkan dua alat bukti yang telah diperoleh penyidik Kejati Jabar.

Image
News
Pemilu 2019

Pemilu Berlangsung Damai, Relawan Jokowi Tumpengan Bersama Juru Parkir di Solo

Syukuran diadakan atas terselenggaranya Pemilu 2019 yang berlangsung dengan damai dan aman.

Image
News
Pemilu 2019

Dokkes Polresta Solo Cek Kesehatan Petugas PPK dan Anggota Keamanan

Sebanyak empat petugas medis diterjunkan untuk memeriksa kondisi kesehatan.

Image
News
Pemilu 2019

Real Count KPU 25 April, Jokowi-Ma’ruf 55,81 Persen, Prabowo-Sandi 44,19 Persen

Jokowi-Ma'ruf Amin memperoleh 55,81 persen atau 27.657.375 suara. Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh suara 44,19 persen.

Image
News
Pemilu 2019

Mahfud MD Pastikan Tak Ada Kecurangan Dalam Sistem Situng KPU

Kedua paslon sama-sama dirugikan dan diuntungkan.

Image
News

Awet Mesra, 7 Potret Kebersamaan Bima Arya Sugiarto Wali Kota Bogor dan Istri

Dalam berbagai kesempatan, sang istri selalu setia mendampingi Bima Arya

trending topics

terpopuler

  1. Prabowo Kembali Deklarasi Kemenangan, Polisi Terjunkan Ribuan Aparat Gabungan

  2. Abdillah Toha Heran Liat Tokoh Berakal Sehat Sebut Pemilu Ada Kecurangan

  3. Cerita Kusnandi Lihat Ayahnya Diserang Kelompok Timur di Depan Diskotek Wedea

  4. Tokoh Tionghoa: Komando Sudah Diberikan, Lawan Kecurangan

  5. Boikot Nasi Padang Viral karena Jokowi-Ma'ruf Kalah di Sumbar, Ini Kata Andi Arief dan Yunarto Wijaya

  6. Tengku Zulkarnain Singgung Pemilu Ada Kecurangan, Warganet: Kompor Lagi...

  7. Ajakan Boikot Nasi Padang, Habib Ali Alhinduan: Kalau Kalian Lapar, ke Tol Aja Sana Makan Semen

  8. Sony Sumarsono Meninggal Usai Mempersiapkan Pemilu

  9. Disindir Hanum Rais, Tsamara: Lebih Baik Kalah dengan Integritas Dibanding Berbohong

  10. Usai Menikah Secara Hindu, Berikut Suasana Pernikahan Ajun Perwira-Jennifer Hari Kedua

fokus

Buruh Nasibmu Kini
Pemilu 2019
Revolusi Museum

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Awet Mesra, 7 Potret Kebersamaan Bima Arya Sugiarto Wali Kota Bogor dan Istri

Image
News

10 Gaya Santai Valencia Tanoesoedibjo yang Tetap Cetar

Image
News

Traveling hingga Goyang Zumba, Ini 7 Potret Santai Dahlan Iskan