image
Login / Sign Up

Alissa Wahid: Kalau Kelompok Ini Berkuasa, dengan Sistem Sentimen yang Dibangun akan Hilangkan Kesetaraan

Muhlis

Image

Alissa Wahid | AKURAT.CO/Siswanto

AKURAT.CO  Tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan Alissa Qotrunnada Munawaroh alias Alissa Wahid menyatakan telah mengidentifikasi adanya gerakan kelompok yang berpotensi mengancam demokrasi Indonesia melalui politik identitas dengan memunculkan segregasi antar anak bangsa.

"Tentunya jelas ya, yang pertama kelompok yang memiliki ideologi yang tindak sama dengan negara indonesia. Misalanya, contoh yang paling konkrit Hizbutahrir, karena mereka ingin menegakan Indonesia diatas khilafah dunia," kata kata Alissa Wahid dalam dialog publik Suluh Kebangsaan di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Pancing, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Menurutnya hal itu tentu tidak dapat diakomodir. Oleh sebab itu, secara transnasionalis hal tersebut menempatkan Indonesia tidak lagi sebagai bangsa.

baca juga:

"Tetapi kita melihat muncul kelompok-kelompok yang walaupun tidak sedrastis HTI, namun berupaya menciptakan segregasi dan permusuhan antar kelompok masyarakat. Itu juga mengancam kehidupan demokrasi Indonesia," ujarnya.

Menurut Alissa tumbuhnya kelompok-kelompok itu bukan dalam waktu yang singkat. Abdurrachman Wahid (Gus Dur) dulu pernah menulis tentang kemunculan kelompok tersebut.

"Sejak tahun 80-an kelompok ini sudah muncul. Gus Dur telah menuliskan tentang kelahiran kelompok-kelompok yang menginginkan eksklusifisme bukan inklusifisme," ungkapnya.

Menurut Alissa Wahid, perkembangan paling signifikan yakni pasca reformasi. Semangat reformasi yang membuka setiap ruang akhirnya memupuk kelompok tersebut tumbuh.

"Karena reformasi memang membuka ruang bagi semua kelompok untuk tumbuh," kata dia.

Pertumbuhan kelompok eksklusif ini, sambung Alissa menjadi semakin massif pada momentum politik. Dengan memanfaatkan sentimen yang dibawanya lalu merebut dukungan masyarakat.

"Jadi kalau bekerja sendiri dengan kelompoknya, itu tidak terlalu laku. Tapi kalau menempel pada kelompok kepentingan pilpres, yang tadinya hanya agenda kelompok kecil, akhirnya meluas menjadi agenda yang lebih besar," kata Alissa.

Dia mengingatkan bahaya atas pengaruh dan sentimen kelompok-kelompok tersebut terhadap keberlangsungan proses demokrasi di Indonesia.

"Kalau kelompok ini berkuasa, maka dengan sistem sentimen yang dibangun, maka akan menghilangkan kesetaraan dalam berbangsa, sehingga yang muncul adalah pengelompokan-pengelompokan berdasar agama," kata dia. []

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Pemilu 2019

Anak Gus Dur: yang Menang Berbesar Jiwa Merangkul, yang Kalah Menerima Kekalahan

Image

News

Alissa Wahid: Para Politisi Itu Manusia Biasa, Punya Kebaikan dan Kelemahan, yang Sedang-sedang Saja

Image

News

Ryamizard: Saya Netral, Walaupun Prabowo Itu Kawan Saya Satu Leting Sama Susilo Bambang Yudhoyono

Image

News

Isu Jual Beli Kursi, Mahfud MD: Kalau Saya Sih Sudah Selesai, Kau Dia Mau Apa Silakan

Image

News

Yenny Wahid Ajak Masyarakat untuk Jangan Golput

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Jelang Pemilu, Sekda Provinsi Sumut Kembali Ingatkan Soal Netralitas ASN

Image

News

Aksi Dorong Anak dari Dalam Mobil Viral, Si Ibu Ngaku Khilaf dan Minta Maaf

Image

News

Respon Alissa Wahid terkait Viral Video Anak SD Didorong dan Diusir dari Mobil

Image

News

Lihat Kepemerintahan Jokowi, Yenny Wahid: Ingat Sosok Gus Dur

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tema Paskah di Katedral, Uskup: Tahun Ini, Kami Angkat Tema dari Sila Keempat Pancasila

"Pemilu telah usai, kita kembali menjadi satu bangsa," kata Jonan.

Image
News
Pemilu 2019

Menyikapi Polemik Proses Penghitungan Suara

Semua pihak diharapkan tidak melakukan aksi berkebihan (lebai) dalam proses penghitungan suara saat ini.

Image
News

Cihuy, Istri Ganjar Pranowo Naik Sepeda Pakai Kebaya Peringati Hari Kartini

Para pesepeda kumpul di Wisma Perdamaian sejak pukul 05.00 WIB kemudian bersepeda berkeliling ke sejumlah destinasi wisata.

Image
News
Pemilu 2019

Paranormal: 2024 Nanti, Jokowi dan Prabowo Gak Usah Nyapres Lagi, Bikin Pusing Doang Diajakin

Jokowi dan Prabowo sebelumnya pernah bertarung di pemilu 2014 yang kemudian dimenangi Jokowi.

Image
News

Jubir Timses Prabowo: Coba Tanya Polisi Kira-kira Laporan BPN Prabowo Jalan Gak

"Jadi kalau kami melaporkan kembali rasa kami ya buang-buang waktu."

Image
News
Pemilu 2019

Rekapitulasi Berjenjang, TKN Optimistis Jokowi-Ma'ruf Menang Pilpres

BPN dan Partai Gerindra hingga saat ini belum menunjukkan dapur data tersebut.

Image
News

Meski Dihina, BPN Takkan Laporkan Postingan Istri Andre Taulany ke Polisi

Fokus BPN saat ini adalah mengawal suara hasil pencoblosan.

Image
News
Pemilu 2019

Ponsel Jurnalis The Sydney Morning Herald Disikat Orang Saat Meliput Prabowo di Masjid Al Azhar

Barang berharga yang dicuri dari Amilia berupa telepon seluler Samsung Galaxy Note 9 dan S8+

Image
News

Data Real Count KPU 21 April Pukul 11,45: Golkar dan Gerindra Bersaing Rebut Posisi Kedua

Parpol dengan perolehan suara teratas masih PDIP.

Image
News
Pemilu 2019

Petugas Pemilu Banyak yang Meninggal, Paranormal: Masih Berani-beraninya Adu Domba

Mbah Mijan mengajak semua untuk sama-sama doakan agar mereka semua yang tutup usia di pemilu presiden kemarin diampuni.

trending topics

terpopuler

  1. Prosesi Semana Santa di NTT dipadati Ribuan Peziarah dan Wisatawan

  2. Paranormal Jelaskan Pertanyaan Benarkah KPU Curang?

  3. Pasang Bendera Bamusi, Harris Lee Didatangi FPI

  4. Yakin Gerindra Jadi Pemenang Pemilu, M Taufik Ingin Jadi Ketua DPRD DKI

  5. Syarif: Itu Dagelan Nggak Berkelas, Sudah Membingkai Seakan Sandiaga akan Kembali Jadi Wagub

  6. Rustam: Jangan Kecil Hati PSI! PKS Pertamakali Ikut Pemilu 1999 Juga Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

  7. Ingin Jadi Oposisi di DPRD DKI, Bestari Barus Sebut Caleg PSI 'Keliru'

  8. Formula Rahasia Kemenangan PKS di Negara Kaya Raya Penghasil Minyak

  9. Merasa Jadi Pemenang, Priyo: Bersama Presiden Prabowo, Kami Lima Partai Koalisi Adil Makmur

  10. Gerindra Tuding Ada Kecurangan Quick Count Pilpres di DKI, Bestari Sarankan Lapor Bawaslu

fokus

Pemilu 2019
Revolusi Museum
Angkutan Tempoe Doeloe

kolom

Image
Aji Dedi Mulawarman

Jangan Percaya Prediksi

Image
Ujang Komarudin

Pilpres Kita

Image
Sunardi Panjaitan

Merawat Indonesia Kita

Image
Achmad Fachrudin

Merayakan Puncak Ritual Politik 2019

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Fitness dan Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Video

VIDEO Jurus Sehat ala Augie Fantinus

Image
Hiburan

Seru Abis! Nongkrong Bareng Augie Fantinus

Sosok

Image
News

Pemilu 2019

Paranormal Jelaskan Pertanyaan Benarkah KPU Curang?

Image
News

5 Potret Ganteng Cakra Yudi, Politisi Muda yang Jarang Tersorot Media

Image
News

7 Potret Kemesraan Pengantin Baru Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Suami