image
Login / Sign Up

Tsamara: Kami Mengajak Diskusi Terbuka Ketimbang Bermain Diksi Odong-odong

Siswanto

Image

Maju sebagai calon anggota legislatif DPR RI, Tsamara Amany blusukan ke sudut-sudut Jakarta | Instagram/tsamaradki

AKURAT.CO Politikus Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany Alatas terbuka untuk diskusi dengan siapapun, termasuk politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu. Pernyataan Tsamara Amany Alatas merespon serangan terhadap PSI setelah pidato Grace Natalie menyentil partai nasionalis.

‏"Kami tidak pernah merendahkan siapapun. Kami mengajak diskusi terbuka. Ketimbang bermain diksi odong-odong, bukankah menarik berdiskusi? Apa sikap partai dan calegnya terhadap isu perempuan, isu anti korupsi, kebijakan pro pluralisme?" kata Tsamara Amany Alatas melalui akun Twitter @TsamaraDKI.

Istilah odong-odong sebelumnya disampaikan oleh Masinton Pasaribu yang ditujukan kepada PSI.

baca juga:

Tsamara Amany Alatas mengatakan diskusi itu jauh lebih baik.

"Yuk kita diskusi tentang bagaimana track record partai dalam pemberantasan korupsi, apa tawaran mereka dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi. Debat itu sehat," kata dia.

"Dalam berpolitik, kritik itu biasa dan bahkan diperlukan untuk mengedukasi publik. Cara terbaik melawan kritik bukan dengan menyuruh orang bungkam. Tapi dengan menjawab kritik tersebut dengan sanggahan yang tepat," Tsamara Amany Alatas menambahkan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai langkah Grace Natalie yang menyerang partai berbasis nasionalis, merupakan upaya partai itu untuk mengambil suara PDI Perjuangan.

"PSI bisa saja ingin mengambil suara pemilih PDIP karena ceruk suara mereka sama. Strategi menghantam lawan dan memenangkan diri sendiri," kata Ujang sebagaimana laporan Antara.

Dia menilai PSI cemburu dengan PDIP karena selalu unggul dalam setiap survei dan diprediksi menang di pemilu 2019.

Menurut dia PSI berdasarkan survei berbagai lembaga, terancam tidak lolos ambang batas parlemen 4 persen. Karena itu, kata dia, PSI cemburu kepada PDIP yang selalu disebutkan menang di pemilu 2019.

"PSI memang cenderung menyalahkan partai lain, termasuk menyalahkan PDIP seolah-oleh PSI yang paling benar," ujarnya.

Ujang menilai tidak etis dan elok apabila PSI menyalahkan partai lain dan diduga strategi PSI menyalahkan PDIP merupakan bagian dari upaya mendongkrak popularitas dan elektabilitas suara di pemilu 2019.

Menurut dia meskipun kedua partai itu berada dalam koalisi pemenangan Jokowi-Ma'ruf, namun keduanya tidak bersatu untuk kepentingan pemilu legislatif karena masing-masing mengamankan suara partai.

"Mereka satu perahu di pilpres namun tidak di pileg karena harus berjuang masing-masing mengamankan suaranya," katanya.

Ujang menyebut sikap PSI yang menyerang PDIP berpotensi merusak soliditas koalisi Jokowi-Ma'ruf sehingga harus ditertibkan karena harus menjaga etika koalisi.

Menurut dia, antar-partai koalisi harus bisa saling menjaga dan menghormati serta tidak saling menyalahkan.

Grace Natalie di Medan, Senin (11/3/2019), menyebut partai yang dipimpinnya berbeda dengan partai nasionalis lain yang menurutnya lebih banyak diam terkait dengan kasus-kasus intoleransi dan diskriminasi belakangan ini.

Grace dalam pidatonya menyatakan hanya PSI yang peduli ketika 13 Januari lalu terjadi persekusi atas jemaat GBI Philadelpia yang sedang beribadah di Labuhan Medan. Juga ketika nisan kayu salib dipotong dan prosesi doa kematian seorang warga Katolik ditolak massa. []

Editor: Siswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Guntur: Bung Masinton Kapan Layani Tsamara? Jangan sampai Terkesan Truk Takut Odong-odong

Image

News

Dukung PSI, Erwin: Awas Jangan Khianati Saya dan Keluarga Besar Saya

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Masinton Sebut PSI 'Cheerleaders' dalam Koalisi, Rian Ernest: Kami Siap Jadi Cheerleaders untuk Menangkan Jokowi

Image

News

Tanggapi Kritikan Grace, Airlangga: Golkar Tak Paksakan Isu untuk Cari Popularitas

Image

News

Golkar: Pidato Ketum PSI Upaya Cari Perhatian Publik untuk Lolos Parlemen

Image

News

Ingatkan PSI, Nasdem: Tak Elok Kerdilkan Partai Lain, Agar Partai Sendiri Juara Pertama

Image

News

Kritik Partai-partai Nasionalis, Golkar: PSI Lagi Cari Perhatian

Image

News

Kesabaran Jeorista Saat Disepelekan Orang Bikin PSI Bangga: Tetap Sopan Meski Disambut Ongkang-ongkang Kaki

Image

News

Tanggapi Candaan Prabowo Soal Gimana Mau Dapat Pacar Kalau Nganggur, Guntur: Ini Curcol Apa Ya?

komentar

Image

1 komentar

Image
Desy Selviany

Ribut sama kampret aja udh capek Eh skrng sesama cebong ribut!

terkini

Image
News

Dirut PT WKE Didakwa Menyuap 4 Pejabat Kementerian PUPR Rp4 Miliar

Terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dengan memberi atau menjanjikan sesuatu pada pegawai Kementerian PUPR.

Image
News

Kecam Teror Selandia Baru, Tokoh Agama Indonesia: Itu Berlawanan dengan Ajaran Agama Apapun

Kami mengecam sekeras-kerasnya tindak teror ini.

Image
News

Dari Afrika hingga Selandia Baru, Inilah 4 Aksi Penembakan Massal di Tahun 2019

Yang terbaru, penembakan massal terjadi di Belanda

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Survei Litbang Kompas Berpolitik? Ini Analisis Denny JA

Kompas menggambarkan Jokowi belum di angka psikologis 50 persen (elektabilitas yang tidak diekstrapolasi).

Image
News

Kasus Pengeroyokan, Polisi Ringkus 13 Anggota Geng Motor Tiga Serangkai

Empat orang korban mengalami luka berat.

Image
News

Buntut Pernyataan Mahfud di ILC, Rektor UIN Syarief Hidayatullah Didemo Mahasiswa

"Kita mendorong rektor menggagalkan e-voting, dan mengulang pemilihan dengan persetujuan ulang," ujar pendemo

Image
News

TKN: Kampanye Hitam Jadi Penyebab Elektabilitas Jokowi Turun

Kampanye hitam dengan menyebar berita bohong jelas dilarang dalam Undang-undang Pemilu.

Image
News

Minta Dipindah ke Lapas Kedungpane, Taufik Kurniawan Diduga Hendak Pengaruhi Saksi

Sejumlah saksi dalam perkara Taufik Kurniawan diketahui sedang menjalani hukuman di Lapas Kedungpane

Image
News

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Batal Isi Jabatan di Kemenag

Saya berhasil meningkatkan akreditasi universitas dari B ke A.

Image
News

Sehari, Dua Bayi Dibuang di Jakarta

Bayi pertama ditemukan di tempat pembuangan sampah di kawasan Pejaten Barat, dan satu bayi lagi ditemukan di TPU Kober, Tanah Abang

trending topics

terpopuler

  1. Seri 737 Max 8 Masih Bermasalah, Boeing Diam-diam Rilis Pesawat Terpanjang

  2. Tunjuk Gusti Randa, PSSI Bisa Dihukum FIFA Lagi

  3. Jadi Bahan Bully Karena Wajah yang Meme-able, Jones: Tidak Apa-Apa

  4. Wapres Sebut Teknologi Indonesia Belum Bisa Buat KTP Elektronik Jadi 'Kartu Sakti'

  5. Silakan Nikmati karena Tidak akan Ada Pemain seperti Messi Lagi

  6. 5 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Tubuh, Bantu Turunkan Kolesterol!

  7. 5 Aksi Solidaritas Menyentuh untuk Korban Terorisme Selandia Baru

  8. Indikator Politik: Debat Tak Berpengaruh Terhadap Elektabilitas Capres

  9. Komunitas Gothic China Bersatu Setelah Insiden Penolakan di Subway

  10. Tessa Mariska Ingatkan Nikita Mirzani Bersiap Masuk Penjara

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi