image
Login / Sign Up

Dalam Forum ASEAN-Korea, Sultan Bagikan Pengalaman Sebagai Pemda Terbaik se-Indonesia

Wean Guspa

Image

Sri Sultan Hamengkubuwono X menjadi narasumber utama dalam acara International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali Kamis (14/3/2019). | AKURAT.CO/Wean Guspa

AKURAT.CO, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi salah satu narasumber utama dalam acara International Reform Policy Symposium and Regional Workshop 2019 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali Kamis (14/3/2019).

Simposium forum ASEAN-Korea ini diselenggarakan oleh Kementerian PAN-RB RI dan Korean Research Institute University of New Southwales. Ini merupakan pertemuan yang membahas tentang reformasi birokrasi tingkat regional. Dengan menghadirkan 65 narasumber dari 11 negara, dan diikuti 1.000 peserta dari kalangan akademisi dan praktisi pemerintahan.

Dalam acara yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ini, Sultan memaparkan perjalanan reformasi birokrasi di Pemda DIY. Ia menegaskan pentingnya berkomitmen menjalankan reformasi birokrasi. Sehingga Pemda DIY berhasil menjadi satu-satunya instansi pemerintah yang meraih Predikat AA dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

baca juga:

“Perubahan merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi. Oleh karenanya pelaksanaan reformasi tidak mungkin berhenti dan harus terus dilakukan untuk menjawab tuntutan zaman,” kata Sultan saat mengawali paparannya.

Sultan menjelaskan, bahwa pihaknya melakukan perbaikan di berbagai bidang sesuai dengan perubahan paradigma administrasi publik yang menjadi result oriented government. 

Ia menyebut, ada enam poin utama perubahan yang dijalankan di Pemda DIY diantaranya memperbaiki sistem perencanaan dan akuntabilitas, merestrukturisasi kelembagaan pemerintah daerah, memperbaiki manajemen SDM, melakukan reorientasi pengelolaan keuangan daerah, melakukanperbaikan sistem pengawasan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Keenam area perubahan ini selanjutnya menjadi mainstream reformasi di DIY yang dikenal dengan Reformasi Terpadu Pelayanan Publik atau Integrated Civil Service Reform,” jelas Sri Sultan.  

Tidak hanya itu, untuk perbaikan sistem perencanaan dan akuntabilitasPemda DIY melakukan beberapa hal. Diantaranya adalah perencanaan kinerja yang harus mampu menjawab kejelasan tujuan (clarity of objectives),keterhubungan’ melalui logika cascade, penetapan indikator kinerja yang tepat, dan keterukuran target yang akan dicapai.

Mulai dari penyusunan perencanaan kinerja, kemudian diperjanjikan, dilakukan pengukuran secara berkaladilaporkan dan dilakukan evaluasi untuk perbaikan perencanaan, serta pelaksanaan,” kata Sultan.

Sultan juga menjelaskan, poses restrukturisasi kelembagaan diletakkan dalam perspektif visi-misi pemerintah daerah atau sering disebut vision driven organizationPerspektif ini membuat struktur organisasi pemerintah yang adaptif terhadap pencapaian visi misi, dengan postur yang tepat fungsi (right sizing).

Dengan begitu organisasi pemerintah daerah tidak bisa dilepaskan dari strategi pencapaian hasil (result). Bahkan, dalam upaya mewujudkan SDM profesional, Pemda DIY membuat terobosan program talent pool yang telah dirintisuntuk mempersiapkan jenjang karier yang tepat (on the right man on the right job).[]

Editor: Melly Kartika Adelia

Sumber:

berita terkait

Image

Hiburan

Petugas Bandara Jogja saat Lihat Member TVXQ dan SUJU: Kok Tua Banget?

Image

News

Usai Longsor di Bantul Kemungkinan Ada Relokasi

Image

News

Proses Pencarian Korban Tertimbun Longsor Kembali Dilanjutkan

Image

News

Angel Prostitusi Online Tak Ditahan karena Hamil Delapan Bulan

Image

News

Hujan Sehari Penuh, 5 Fakta Banjir dan Longsor di Bantul Yogyakarta

Image

News

Hujan Lebat di Yogya dan Dampaknya

Image

News

Enam Jam Terakhir, Gunung Merapi Alami 16 Kali Gempa Guguran

Image

Ekonomi

Dampak Pembangunan Underpass Kentungan, Banyak Jalan Kabupaten Rusak Parah

Image

News

Kisah Pemda Yogyakarta Peroleh Predikat Tertinggi Kinerja Instansi Pemerintah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dari Afrika hingga Selandia Baru, Inilah 4 Aksi Penembakan Massal di Tahun 2019

Yang terbaru, penembakan massal terjadi di Belanda

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Survei Litbang Kompas Berpolitik? Ini Analisis Denny JA

Kompas menggambarkan Jokowi belum di angka psikologis 50 persen (elektabilitas yang tidak diekstrapolasi).

Image
News

Kasus Pengeroyokan, Polisi Ringkus 13 Anggota Geng Motor Tiga Serangkai

Empat orang korban mengalami luka berat.

Image
News

Buntut Pernyataan Mahfud di ILC, Rektor UIN Syarief Hidayatullah Didemo Mahasiswa

"Kita mendorong rektor menggagalkan e-voting, dan mengulang pemilihan dengan persetujuan ulang," ujar pendemo

Image
News

TKN: Kampanye Hitam Jadi Penyebab Elektabilitas Jokowi Turun

Kampanye hitam dengan menyebar berita bohong jelas dilarang dalam Undang-undang Pemilu.

Image
News

Minta Dipindah ke Lapas Kedungpane, Taufik Kurniawan Diduga Hendak Pengaruhi Saksi

Sejumlah saksi dalam perkara Taufik Kurniawan diketahui sedang menjalani hukuman di Lapas Kedungpane

Image
News

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Batal Isi Jabatan di Kemenag

Saya berhasil meningkatkan akreditasi universitas dari B ke A.

Image
News

Sehari, Dua Bayi Dibuang di Jakarta

Bayi pertama ditemukan di tempat pembuangan sampah di kawasan Pejaten Barat, dan satu bayi lagi ditemukan di TPU Kober, Tanah Abang

Image
News

Di Belakang Suami, Istri Nyambi Jualan Sabu

Kalau yang laki-laki ini kurir dia. Kita juga dapatkan barang bukti 1 sachet sabu," katanya.

Image
News

Bamsoet Ajak Anggota DPR RI Taat Lapor Pajak dan LHKPN

DPR RI dan pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.786,4 triliun.

trending topics

terpopuler

  1. Seri 737 Max 8 Masih Bermasalah, Boeing Diam-diam Rilis Pesawat Terpanjang

  2. Tunjuk Gusti Randa, PSSI Bisa Dihukum FIFA Lagi

  3. Jadi Bahan Bully Karena Wajah yang Meme-able, Jones: Tidak Apa-Apa

  4. Wapres Sebut Teknologi Indonesia Belum Bisa Buat KTP Elektronik Jadi 'Kartu Sakti'

  5. Silakan Nikmati karena Tidak akan Ada Pemain seperti Messi Lagi

  6. 5 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Tubuh, Bantu Turunkan Kolesterol!

  7. 5 Aksi Solidaritas Menyentuh untuk Korban Terorisme Selandia Baru

  8. Indikator Politik: Debat Tak Berpengaruh Terhadap Elektabilitas Capres

  9. Komunitas Gothic China Bersatu Setelah Insiden Penolakan di Subway

  10. Terjerat Skandal Sex, Bos Warner Bros Putuskan Mundur

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi